Jubir Pemerintah Ungkap Masih Ada Provinsi yang Belum Bentuk Satgas, Padahal Masuk Zona Merah PMK

Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 26 Juli 2022 | 17:47 WIB
Jubir Pemerintah Ungkap Masih Ada Provinsi yang Belum Bentuk Satgas, Padahal Masuk Zona Merah PMK
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan PMK Prof Wiku Adisasmito saat menyampaikan situasi PMK di Indonesia, Selasa (26/7/2022). (YouTube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan masih adanya sejumlah wilayah yang tertular penyakit mulut dan kuku (PMK) namun belum membentuk satuan tugas (satgas) penanganannya. Bahkan ada beberapa wilayah yang sudah masuk zona merah PMK masih belum juga membentuk satgas.

Wiku mengatakan daerah yang kabupaten/kotanya termasuk setingkat provinsinya sudah membentuk satgas ialah Jawa Tengah. Selain provinsi tersebut, ada Provinsi Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebagian kabupaten/kota-nya sudah membentuk Satgas PMK.

Akan tetapi, Wiku mencatat masih ada wilayah yang juga belum membentuk Satgas PMK.

"Masih terdapat wilayah-wilayah tercatat kasus PMK yang belum sepenuhnya membentuk satgas PMK baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (26/7/2022).

Wilayah yang dimaksud ialah Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Barat, Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Wilayah tersebut belum membentuk Satgas PMK baik di level kabupaten/kota maupun provinsi.

Padahal wilayah tersebut masuk ke dalam kategori zona merah. Adapun Bangka Belitung yang masuk zona kuning juga belum membentuk Satgas PMK untuk level kabupaten/kotanya.

"Sedangkan Provinsi Jabar yang merupakan zona merah, pembentukan satgas baru dilakukan di tingkat kabupaten/kota tepatnya di Kabupaten Garut," ucapnya.

Wiku menyampaikan bahwa perlu menjadi perhatian bagi wilayah-wilayah khususnya yang terdampak kasus PMK yang belum membentuk Satgas PMK seperti Sumatera Barat dan Kalimantan Tengah.

Atas situasi tersebut, maka Wiku mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk satgas PMK sebagai upaya percepatan penanganan penyakit menular hewa ternak tersebut.

baca juga

"Padahal saat ini kita berada dalam situasi darurat dan pembentukan satgas tersebut adalah langkah penting dalam mengendalikan wabah," ucapnya.

"Maka dari itu kami menegaskan kepada pemerintah daerah provinsi serta kabupaten/kota yang wilayahnya terkonfirmais tertular PMK dan belum membentuk satgas PMK untuk segera melakukan pembentukan satgas sebagai upaya percepatan penanganan PMK."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penumpang Asal Indonesia yang Tiba di Perth Harus Lintasi Keset Sanitasi Terlebih Dulu

Penumpang Asal Indonesia yang Tiba di Perth Harus Lintasi Keset Sanitasi Terlebih Dulu

Bali | Selasa, 26 Juli 2022 | 15:51 WIB

Bandara Perth Mulai Uji Coba Keset Sanitasi untuk Penumpang dari Indonesia

Bandara Perth Mulai Uji Coba Keset Sanitasi untuk Penumpang dari Indonesia

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:01 WIB

PM Australia Tak Akan Tutup Perbatasan dengan Indonesia Akibat Wabah PMK

PM Australia Tak Akan Tutup Perbatasan dengan Indonesia Akibat Wabah PMK

News | Senin, 25 Juli 2022 | 17:35 WIB

Hindari Penyakit Mulut dan Kuku, Begini Cara Mengolah Daging yang Benar

Hindari Penyakit Mulut dan Kuku, Begini Cara Mengolah Daging yang Benar

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 11:14 WIB

Seribuan Ternak di Agam Terkonfirmasi PMK

Seribuan Ternak di Agam Terkonfirmasi PMK

Sumbar | Sabtu, 23 Juli 2022 | 13:40 WIB

Pemotongan Hewan Terjangkit PMK Akan Digencarkan di Bali, Perlu Negosiasi Dengan Petani

Pemotongan Hewan Terjangkit PMK Akan Digencarkan di Bali, Perlu Negosiasi Dengan Petani

Bali | Sabtu, 23 Juli 2022 | 09:53 WIB

Terkini

Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?

Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Mengenal Nonchalant Core: Tren Bersikap 'Bodo Amat' ala Gen Z, Sehatkah Secara Mental?

Mengenal Nonchalant Core: Tren Bersikap 'Bodo Amat' ala Gen Z, Sehatkah Secara Mental?

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu

Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta

Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Perbedaan Sunscreen vs Sunblock, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Sensitif?

Perbedaan Sunscreen vs Sunblock, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Sensitif?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing

9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Harga Sunblock Water Resistant, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Anti Luntur!

Harga Sunblock Water Resistant, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Anti Luntur!

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:11 WIB

PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga 8 Persen

PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga 8 Persen

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW

ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

×