Langgam Sunan Kalijaga di Kajian Sayyid Ahmad

Farah Nabilla | Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Selasa, 26 Juli 2022 | 20:46 WIB
Langgam Sunan Kalijaga di Kajian Sayyid Ahmad
Gerbang Pesantren Al Maliki. [Dok MCH 2022]

Ada dua buku yang dibedah siang itu: Shofwatut Tafasar dan Ihya ulumiddin. Sejujurnya kami memiliki kendala bahasa. Namun, kami mengetahui, yang dirapalkan santri itu merupakan Surat Hujurat. Saban santri yang paling depan membacakan ayat, Sayyid Ahmad pun memberikan komentar, melontarkan tafsir terhadap surat itu.

Namun, ada satu momen dalam kajian tersebut yang membuat kami merinding. Momen itu ketika Muhammad Badri, salah seorang santri asal Indonesia di pesantren, mengalunkan tembang Sluku Sluku Bathok, shawalatan Sunan Kalijaga.

Suara Badri nan merdu membuat kami bergetar. Kami merinding. Ketika dia bershalawat, Sayyid Ahmad terlihat melempar senyum sambil memandang kami dan para santrinya. Kami pun kelu. Mata kami berkaca-kaca. Shalawat tersebut mengingatkan kami dengan kampung halaman, rumah kami, Tanah Air yang kami tinggali untuk bertugas.

Sungguh perasaan yang benar-benar membuat campur aduk. Betapa tidak, tembang itu dilantunkan di kajian seorang ulama besar dan terpandang di Makkah. Momen yang jarang terjadi. Seolah, tembang itu sebagai bentuk sambutan yang sungguh hangat untuk kami, rombongan dari Indonesia.

Sluku-Sluku Bathok
Bathoke Ela Elo
Si Rama Menyang Solo
Oleh-Olehe Payung Mutho

Mak Jenthit Lolo Lo Bah
Yen Mati Ora Obah
Yen Obah Medeni Bocah
Yen Urip Goleko Duwit

Allahumma sholli wa sallim..
‘ala Sayyidina Muhammadin..
Wa 'ala Ali Sayyidina Muhammad..
Allahumma sholli wa sallim ‘ala

Sayyidina Muhammadin
‘Adada ma bi’ilmillahi sholatan
Daimatan bidawami mulkillahi
Sholatan Daimatan bidawami mulkillahi

Tembang ini merupakan lagu jawa yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga saat menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Memang, lirik lagu ini seperti lagu dolanan untuk anak-anak.

Meski begitu, Sluku Sluku Bathok sejatinya merupakan tembang dakwah. Maknanya pun sangat dalam. Tembang tersebut mengingatkan umat manusia untuk selalu beriman kepada Allah SWT untuk berserah diri.

Jamuan dan kehangatan yang tak ada habisnya

Sebatang siwak mengawali kehangatan bertubi-tubi yang dilimpahkan oleh Sayyid Ahmad kepada kami. Tak lama kemudian, seorang santri tampak memberikan senampan buah Aloo Bukhara kepada Sayyid Ahmad. Usai mengambil satu buah, Sayyid Ahmad meminta santri itu menawarkan ke kami.

Santri itu menyambangi kami. Sambil membawa nampan berisi buah Aloo Bukhara, dia mempersilakan kami mengambil satu per satu. Sembari mendengarkan kajian, kami lahap menyantap buah Aloo Bukhara. Teksturnya bak buah plum, bentuknya bak buah ceri, namun rasanya manis bagai anggur.

Tak lama kemudian, santri lain membawa nampan berisi beberapa gelas teh. Lagi, kami dipersilakan mengambil. Belum selesai teh dibagikan, santri lain membawakan sekardus kurma ajwa. Satu per satu kurma diberikan kepada kami. Entah kenapa siang itu, teh dicampur dengan kurma memiliki rasa yang sungguh nikmat.

Secara berturut-turut saat kajian, para santri membawakan sejumlah makanan bergantian. Sama seperti kurma dan ceri, dua makanan, yakni bolu dan roti diberikan terlebih dahulu ke Sayyid Ahmad. Kemudian, santri membawanya ke hadapan kami. Kami dipersilakan mengambil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Cegah Masalah Pernapasan pada Jemaah Haji, Jangan Kendor Pakai Masker

Tips Cegah Masalah Pernapasan pada Jemaah Haji, Jangan Kendor Pakai Masker

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 19:09 WIB

Pengalaman Jemaah Naik Bus Shalawat: Setia Antarkan ke Masjidil Haram

Pengalaman Jemaah Naik Bus Shalawat: Setia Antarkan ke Masjidil Haram

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 06:14 WIB

Gadis Usia 25 Tahun Jadi Pemimpin KBIHU: Kali Pertama Berhaji, Bawa Puluhan Jemaah

Gadis Usia 25 Tahun Jadi Pemimpin KBIHU: Kali Pertama Berhaji, Bawa Puluhan Jemaah

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 06:02 WIB

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 26 Juli 2022, Ini Daftar Kloternya

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 26 Juli 2022, Ini Daftar Kloternya

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 05:53 WIB

Kisah Zurni Jemaah Haji dengan Alat Kruk di Lintasan Shafa Marwah

Kisah Zurni Jemaah Haji dengan Alat Kruk di Lintasan Shafa Marwah

News | Senin, 25 Juli 2022 | 14:12 WIB

60 Persen Gelombang Pertama Pulang ke Tanah Air, 73 Jemaah Wafat sampai Hari ke-52 Operasional Haji

60 Persen Gelombang Pertama Pulang ke Tanah Air, 73 Jemaah Wafat sampai Hari ke-52 Operasional Haji

News | Senin, 25 Juli 2022 | 14:06 WIB

Cara Dapatkan Tasreh untuk Masuk Raudhah di Madinah, Jemaah Haji Wajib Tahu

Cara Dapatkan Tasreh untuk Masuk Raudhah di Madinah, Jemaah Haji Wajib Tahu

News | Senin, 25 Juli 2022 | 07:42 WIB

Penerbangan BDJ 1 Ditunda, Dua Kloter Jemaah Haji Ini Bakal Kena Imbas

Penerbangan BDJ 1 Ditunda, Dua Kloter Jemaah Haji Ini Bakal Kena Imbas

News | Senin, 25 Juli 2022 | 07:37 WIB

Terkini

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:45 WIB

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:44 WIB

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:40 WIB

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:36 WIB

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:34 WIB

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:27 WIB

Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh

Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:25 WIB

Lasarus PDIP: Pintu Kereta Api Jadi Akar Masalah, Harus Diurus Pemerintah Pusat

Lasarus PDIP: Pintu Kereta Api Jadi Akar Masalah, Harus Diurus Pemerintah Pusat

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:22 WIB

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:18 WIB

Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?

Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB