Sumbangan Wajib Jutaan Rupiah di Madrasah Aliyah? Dedi Mulyadi Semprot Praktik Janggal MAN 1 Cianjur

Sumarni, Ismail

Minggu, 27 Juli 2025 | 10:04 WIB
Sumbangan Wajib Jutaan Rupiah di Madrasah Aliyah? Dedi Mulyadi Semprot Praktik Janggal MAN 1 Cianjur
Dedi Mulyadi Semprot Praktik Janggal MAN 1 Cianjur (Instagram)

Suara.com - Sebuah surat edaran mendarat di tangan para wali murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur, membawa pesan yang sekilas tampak mulia, sebuah ajakan untuk melakukan sumbangan sukarela.

Namun, saat mata mereka menelusuri isi surat, kening pun berkerut. Kata sukarela itu terasa janggal, karena di bawahnya tertera pilihan nominal yang sudah ditentukan, mencapai angka fantastis hingga Rp3 juta.

Surat ini bukan lagi sekadar ajakan, melainkan sebuah tagihan terselubung yang memicu kegelisahan dan perlawanan.

Kegaduhan ini akhirnya menemukan jalannya ke telinga orang nomor satu di Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi.

Alih-alih memberikan respons normatif, ia justru membongkar logika terbalik di balik praktik ini, mempertanyakan sebuah simpul masalah yang seringkali menjadi duri dalam daging dunia pendidikan.

Bagi para orang tua siswa, ini adalah dilema yang memusingkan. Seorang wali murid yang memilih bungkam identitasnya, dengan tegas menolak untuk mengisi surat pernyataan tersebut.

"Saya belum bayar karena menolak mengisi surat pernyataan yang mencantumkan nominal sumbangan. Katanya sukarela, tapi kenapa nilainya ditentukan?" ujarnya.

Kecurigaan semakin dalam saat ia mengingat pungutan sebelumnya untuk pembangunan boarding school sebesar Rp3,5 juta yang pertanggungjawabannya terasa buram.

Ia tidak sendirian, orang tua lain mengeluhkan beban yang sama, di mana sumbangan itu disebut untuk menalangi 20 program sekolah yang tak ter-cover dana BOS.

baca juga

"Kalau dihitung, rata-rata sekitar Rp200 ribu per bulan. Ini cukup memberatkan," ujar wali murid lainnya. Ini adalah potret nyata di lapangan, di mana kata "sukarela" kehilangan maknanya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan. [ANTARA/Ricky Prayoga]
Dedi Mulyadi Semprot Praktik Janggal MAN 1 Cianjur. [ANTARA/Ricky Prayoga]

Dedi Mulyadi, yang mengaku terus-menerus menerima laporan ini, langsung membedah argumen pihak sekolah.

Ia paham bahwa MAN secara administratif berada di bawah Kementerian Agama. Namun, ia menusuk langsung ke jantung persoalan sumber pendanaan.

"Saya sebagai gubernur perlu sampaikan, bahwa BOS MAN dan SMA Negeri sama, juga BPMU sama," tutur Dedi, menyoroti fakta bahwa dana yang mengalir ke kedua jenis sekolah itu berasal dari sumber yang sama dengan nilai yang setara.

Dari sanalah, ia melontarkan pertanyaan maut yang membungkam banyak pihak.

"Namun pertanyaannya adalah mengapa kalau di SMA Negeri tidak ada pungutan, tapi MAN ada pungutan?" tanyanya retoris.

Pertanyaan ini bukan hanya ditujukan untuk MAN 1 Cianjur, melainkan sebuah kritik tajam terhadap sistem yang seolah menciptakan kasta berbeda di antara sekolah-sekolah yang sama-sama dibiayai negara.

Meskipun memahami bahwa setiap sekolah punya target capaian, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa ambisi tersebut harusnya diwujudkan dengan memaksimalkan anggaran yang ada, bukan dengan menciptakan beban baru bagi orang tua.

Seruannya untuk kesetaraan di seluruh sekolah Jawa Barat menjadi penutup yang kuat, mengubah kasus lokal di Cianjur ini menjadi cermin bagi masalah yang lebih besar.

Memastikan pendidikan benar-benar bisa diakses tanpa ada biaya-biaya tersembunyi yang mencekik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi Soroti Siswi yang Berhenti Sekolah di Labusel, Singgung Larangan Study Tour

Dedi Mulyadi Soroti Siswi yang Berhenti Sekolah di Labusel, Singgung Larangan Study Tour

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:31 WIB

Dicap Ego 'Superman', JPPI Ungkap 5 'Dosa' Dedi Mulyadi Imbas Atur Sendiri soal Pendidikan di Jabar

Dicap Ego 'Superman', JPPI Ungkap 5 'Dosa' Dedi Mulyadi Imbas Atur Sendiri soal Pendidikan di Jabar

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 10:50 WIB

Dana BOS Sama, Tapi Masih Pungut Biaya? Dedi Mulyadi Pertanyakan Alasan MAN 1 Cianjur

Dana BOS Sama, Tapi Masih Pungut Biaya? Dedi Mulyadi Pertanyakan Alasan MAN 1 Cianjur

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 07:28 WIB

Ambu Anne Klarifikasi Absen Nikahan Anak Dedi Mulyadi, Ngaku Tak Dapat Undangan

Ambu Anne Klarifikasi Absen Nikahan Anak Dedi Mulyadi, Ngaku Tak Dapat Undangan

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 20:04 WIB

Nama Dedi Mulyadi Terseret, Polisi Akhirnya Jawab Teka-teki Keberadaannya di Pesta Rakyat Maut Garut

Nama Dedi Mulyadi Terseret, Polisi Akhirnya Jawab Teka-teki Keberadaannya di Pesta Rakyat Maut Garut

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 19:26 WIB

Ambu Anne Bongkar Fitnah Perceraian! Ini Alasan Tak Hadir di Pernikahan Putra Dedi Mulyadi

Ambu Anne Bongkar Fitnah Perceraian! Ini Alasan Tak Hadir di Pernikahan Putra Dedi Mulyadi

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 18:45 WIB

Terkini

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

×