Kronologi Pendaki Gunung Slamet Meninggal Dunia di Jalur Bambangan

M Nurhadi

Minggu, 27 Juli 2025 | 07:51 WIB
Kronologi Pendaki Gunung Slamet Meninggal Dunia di Jalur Bambangan
Tim SAR gabungan yang dikoordinasi Basarnas Cilacap mengevakuasi jenazah seorang pendaki yang meninggal dunia karena sakit di Pos 5 jalur pendakian Gunung Slamet untuk dibawa ke View Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2025) malam. ANTARA/HO-Basarnas Cilacap

Suara.com - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang dikoordinasi oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang meninggal dunia saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Bambangan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Kepala KPP/Basarnas Cilacap, M Abdullah, menyampaikan bahwa jenazah pendaki bernama Yuswandi (46), warga Kampung Kebon Pala I, Desa Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tiba di View Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, pada Minggu (27/7) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

"Setelah dievakuasi oleh tim SAR gabungan, jenazah pendaki atas nama Yuswandi (46) ... tiba di View Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, tengah malam tadi, pukul 00.30 WIB," kata Abdullah di Purbalingga, dikutip dari Antara.

Sesampainya di Dukuh Bambangan, jenazah Yuswandi menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga, sebelum akhirnya dibawa ke RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk dipulangkan ke rumah duka di Sukabumi.

Kronologi Kejadian dan Operasi Evakuasi 

Abdullah menjelaskan, kronologi kejadian ini berawal dari laporan seorang porter yang diterima oleh petugas Pos Pendakian Gunung Slamet di Bambangan pada Sabtu (26/7) pukul 16.30 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya seorang pendaki yang mengalami sakit di Pos 5 jalur pendakian. Namun, sekitar pukul 17.45 WIB, Yuswandi dinyatakan meninggal dunia oleh salah satu pendaki lain yang kebetulan berprofesi sebagai dokter.

Atas laporan tersebut, yang kemudian diteruskan ke KPP/Basarnas Cilacap, tim penolong segera diberangkatkan. Tim dari Unit Siaga SAR Banyumas berangkat menuju Bambangan pada pukul 18.45 WIB, disusul oleh tim penolong dari KPP/Basarnas Cilacap yang berangkat pada pukul 19.56 WIB.

Operasi SAR ini melibatkan tim gabungan yang dibagi ke dalam tiga search and rescue unit (SRU) dengan perlengkapan lengkap. Mereka mulai mendaki melalui jalur Bambangan pada pukul 17.45 WIB. Sekitar pukul 21.11 WIB, tim tiba di Pos 4 dan bertemu dengan porter yang memberikan informasi lebih lanjut. Evakuasi dilakukan sepanjang malam hingga akhirnya jenazah Yuswandi tiba di View Slamet pada Minggu dini hari, pukul 00.30 WIB. "Dengan telah dievakuasinya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing," pungkas Abdullah.

Gunung Slamet merupakan gunung terbesar di Pulau Jawa dan tertinggi di Jawa Tengah dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut. Gunung ini dikenal memiliki medan yang cukup berat bagi para pendaki, sehingga insiden semacam ini menjadi pengingat akan pentingnya persiapan fisik dan mental yang matang sebelum melakukan pendakian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evakuasi Dramatis: Pendaki Terluka di Gunung Rinjani, Helikopter Dikerahkan

Evakuasi Dramatis: Pendaki Terluka di Gunung Rinjani, Helikopter Dikerahkan

Video | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:00 WIB

Rinjani 'Makan Korban' Lagi, Giliran Pendaki Perempuan Belanda Terjatuh, Tim SAR Kerahkan Helikopter

Rinjani 'Makan Korban' Lagi, Giliran Pendaki Perempuan Belanda Terjatuh, Tim SAR Kerahkan Helikopter

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:35 WIB

Pendaki Swiss Jatuh di Rinjani: Evakuasi Dramatis dengan Helikopter!

Pendaki Swiss Jatuh di Rinjani: Evakuasi Dramatis dengan Helikopter!

Video | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:50 WIB

Detik-Detik Evakuasi Dramatis Pendaki Swiss yang Terjatuh di Gunung Rinjani

Detik-Detik Evakuasi Dramatis Pendaki Swiss yang Terjatuh di Gunung Rinjani

Video | Rabu, 16 Juli 2025 | 21:15 WIB

Lagi, Pendaki Swiss Jatuh ke Jurang di Gunung Rinjani! Evakuasi Dramatis Dilakukan

Lagi, Pendaki Swiss Jatuh ke Jurang di Gunung Rinjani! Evakuasi Dramatis Dilakukan

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:46 WIB

Viral! Bocah Bule Sendirian Taklukkan Gunung Rinjani, Netizen Sindir Tragedi Pendaki Brasil

Viral! Bocah Bule Sendirian Taklukkan Gunung Rinjani, Netizen Sindir Tragedi Pendaki Brasil

Lifestyle | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:20 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB