Kata Dirjen PHU, Ini Konsekuensi Jika Penerbangan Pulang Jemaah Molor

Ruth Meliana Dwi Indriani, Rendy Adrikni Sadikin

Sabtu, 30 Juli 2022 | 06:53 WIB
Kata Dirjen PHU, Ini Konsekuensi Jika Penerbangan Pulang Jemaah Molor
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief di Kantor Urusan Haji, Jeddah, Jumat (29/7/2022). [Dok. MCH 2022]

Suara.com - Sejumlah konsekuensi mengintai ketika ada keterlambatan penerbangan jemaah haji terutama di fase pemulangan. Kementerian Agama menyebut efek domino dari keterlambatan penerbangan ini mempengaruhi akomodasi, konsumsi hingga transportasi.

"Untuk pemulangan tak terlalu banyak masalah besar, kecuali kalau ada keterlambatan. Ada konseksuensi ke jadwal, masa tinggal jemaah di hotel, konsumsi katering," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Kantor Urusan Haji, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (29/7/2022).

Menurut Hilman Latief, pihaknya terus berkomunikasi tentang masalah jadwal secara internsif dengan mitra penerbangan, baik dari maskapai Saudi Airlines maupun Garuda. Keduanya merupakan maskapai yang digandeng Kementerian Agama untuk penyelenggaraan ibadah haji 2022.

Pun Hilman Latief mengaku sudah menyampaikan konsekuensi terhadap Garuda Indonesia perihal keterlambatan dua kloter pemulangan jemaah haji, yakni BDJ (Banjarmasin) 1 dan KNO (Kualanamu/Medan) 6 melalui Bandara Jeddah. Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan Garuda.

"Dalam kontrak, jelas tertuang. Kalau ada konsekuensi tersebut, maskapai provider harus ikut bertanggung jawab. Alhamdulillah untuk di Jeddah kemarin, yang terlambat disediakan hotelnya oleh Garuda, makanannya pun juga sama," terang Hilman.

Walau begitu, Hilman berharap keterlambatan penerbangan yang cukup lama tidak terjadi lagi di fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua. Sebab hal ini juga berimbas terhadap keluarga jemaah di Tanah Air.

"Tapi bukan hanya soal mengganti saja. Kami ingin lebih smooth, agar tidak ada banyak kendala. Karena bukan hanya di sini, di Indonesia juga sama (terganggu) kalau keterlambatan lebih dari setengah hari atau satu hari."

Sebab, banyak keluarga jemaah yang sudah bersiap menyambut di Tanah Air, Namun dengan adanya keterlambatan, hal ini juga akan cukup mengganggu para keluarga jemaah di Tanah Air.

"Kami ingin memastikan jadwal 'terkunci' dengan baik."

baca juga

Sekadar informasi, pemulangan jemaah haji gelombang pertama sudah memasuki fase 50 persen. Kementerian Agama bakal mengawal pemulangan jemaah haji gelombang ke-dua melalui Bandar Udara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi.

Langkah-langkah antisipatif tersebut dibahas melalui rapat evaluasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat dan Arab Saudi yang digelar di Kantor Urusan Haji (KUH), Jeddah, Jumat (29/7/2022).

"Alhamdulillah, pada siang sampai sore hari ini, dari PPIH Pusat dan Arab Saudi melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, khususnya di tahapan akhir," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief yang memimpin rapat evaluasi.

Dalam rapat evaluasi itu, salah satu agenda utama membahas soal pemulangan jemaah yang kini sudah masuk 50 persen. Karena itu, Kementerian Agama akan mengawal proses pemulangan jemaah haji yang bakal terus berjalan hingga pertengahan Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang 2 Jemaah Pulang via Madinah, Kemenag: Jangan Sampai Ada Kendala Lagi

Gelombang 2 Jemaah Pulang via Madinah, Kemenag: Jangan Sampai Ada Kendala Lagi

News | Sabtu, 30 Juli 2022 | 06:42 WIB

Kemenag Kota Taman Antisipasi Persebaran Covid-19 Jelang Kedatangan 71 Jemaah Haji

Kemenag Kota Taman Antisipasi Persebaran Covid-19 Jelang Kedatangan 71 Jemaah Haji

Kaltim | Jum'at, 29 Juli 2022 | 20:19 WIB

Keberangkatan Lima Kloter Tandai Dimulainya Fase Pemulangan Jemaah Haji Gelombang Kedua

Keberangkatan Lima Kloter Tandai Dimulainya Fase Pemulangan Jemaah Haji Gelombang Kedua

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 18:51 WIB

Dua Kloter Pulang Dini Hari Nanti, Pemulangan Jemaah Haji Gelombang Pertama Segera Berakhir

Dua Kloter Pulang Dini Hari Nanti, Pemulangan Jemaah Haji Gelombang Pertama Segera Berakhir

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 18:40 WIB

496 Jemaah Haji Asal Maluku Dijadwalkan Tiba di Ambon 7 Agustus 2022

496 Jemaah Haji Asal Maluku Dijadwalkan Tiba di Ambon 7 Agustus 2022

Sulsel | Jum'at, 29 Juli 2022 | 15:04 WIB

Busana Jemaah Haji Perempuan Asal Sulawesi Selatan Menarik Perhatian

Busana Jemaah Haji Perempuan Asal Sulawesi Selatan Menarik Perhatian

Sulsel | Jum'at, 29 Juli 2022 | 10:39 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×