Temuan Baru Komnas HAM Di Kasus Kematian Brigadir J, Sebut Penyelidikan Makin Terang

Bangun Santoso, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 02 Agustus 2022 | 08:49 WIB
Temuan Baru Komnas HAM Di Kasus Kematian Brigadir J, Sebut Penyelidikan Makin Terang
Anggota Komnas HAM, M. Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Komnas HAM menyatakan mendapatkan temuan baru terkait kasus kematian Brigadir J yang diduga ditembak oleh Bharada E, rekannya sesama anggota polisi. Peristiwa penembakan terjadi di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Temuan Komnas HAM itu berupa hasil PCR dan dokumentasi foto di Magelang.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menyebut, hasil PCR diperoleh, meski tenaga kesehatan yang melakukan tes PCR tidak datang memenuhi agenda pemeriksaan Komnas HAM pada Senin (1/8) kemarin.

"Memang kami mendapatkan hasil PCR walaupun petugas PCR-nya pada kesempatan tadi belum sempat untuk datang. Kami hubungi memang dia swasta, bukan anggota kepolisian," kata Anam di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022).

Beberapa saat sebelum peristiwa penembakan terjadi, Putri istri dari Ferdy Sambo bersama dengan Brigadir J, Bharada E dan ajudan lainnya melakukan tes PCR di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, yang masih berada di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Tes PCR mereka lakukan seusai perjalanan mereka dari Mangelang. Hasil PCR tersebut dianggap penting karena diklaim menguatkan waktu demi waktu kontruksi peristiwa yang telah didapat Komnas HAM.

"Yang pasti membuktikan semua sekuens-skuens yang ada dalam konstruksi peristiwa, konstruksi peristiwa dalam kasus ini. Salah satunya muncul juga terkait ada tidaknya PCR, dan kita memang atensi publik juga ngomong soal itu, dan kita memang melacak sampai situ," jelas Anam.

Ketika dicecar pertanyaan, hasil tes PCR itu juga ditujukan untuk mengkonfirmasi Ferdy Sambo di dalamnya, Anam enggan menjawab.

Dari laporan polisi, saat Brigadir J diduga tembak, Ferdy Sambo tidak berada di rumah dinasnya atau tempat kejadian perkara (TKP).

baca juga

"Soal Pak Ferdy Sambo nanti ketika pemeriksaan Pak Ferdy sambo," kata Anam.

Mengenai foto dokumentasi di Magelang, diperoleh Komnas HAM usai pemeriksaan terhadap asisten rumah tangga (ART) dan satu ajudan Ferdy Sambo yang sebelumnya tidak memenuhi agenda pemeriksaan. Namun Anam tidak merinci dokumen itu diperoleh dari ajudan atau ART.

Dokumentasi foto itu juga diklaim menguatkan kontruksi peristiwa penembakan. Anam mengaku belum dapat membeberkan siapa-siapa saja yang ada dalam foto, karena masih perlu dikonfirmasi ulang.

"Terkait apa yang terjadi di Magelang. Kami ditunjukkan dokumen foto, tidak bisa kamu tampilkan, karena itu harus kami verifikasi. Terus kami juga diperkaya dengan cerita-cerita yang terkait di Magelang," kata Anam.

Pada pemeriksaan Senin (1/8) kemarin, dihadiri empat ART dan satu ajudan Ferdy Sambo yang sebelumnya tidak hadir. Sementara untuk tenaga kesehatan, tidak datang memenuhi agenda pemeriksaan Komnas HAM.

Pemeriksaan berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.15 WIB atau sekitar tujuh jam. ART dan ajudan, diperiksa dengan sejumlah pertanyaan mengenai peristiwa penembakan, termasuk menguji kembali keterangan yang sudah dikantongi dari sejumlah pihak lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Jabatan Ferdy Sambo Sebagai Kepala Kasatgassus Polri, Kompolnas: Kami akan Kroscek Dulu ke Polri

Soal Jabatan Ferdy Sambo Sebagai Kepala Kasatgassus Polri, Kompolnas: Kami akan Kroscek Dulu ke Polri

Bekaci | Selasa, 02 Agustus 2022 | 08:20 WIB

Komnas HAM Temukan Bukti Tambahan Di Kasus Kematian Brigadir J, Apa Itu?

Komnas HAM Temukan Bukti Tambahan Di Kasus Kematian Brigadir J, Apa Itu?

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 06:25 WIB

Komnas HAM: Tangisan Brigadir J, Ancaman dan Komunikasi Terakhir Memiliki Konteks Berbeda-beda

Komnas HAM: Tangisan Brigadir J, Ancaman dan Komunikasi Terakhir Memiliki Konteks Berbeda-beda

Lampung | Selasa, 02 Agustus 2022 | 06:35 WIB

Komnas HAM Agendakan Permintaan Keterangan Uji Balistik Terkait Kematian Brigadi J

Komnas HAM Agendakan Permintaan Keterangan Uji Balistik Terkait Kematian Brigadi J

Kalbar | Selasa, 02 Agustus 2022 | 06:50 WIB

Valentina Minta Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Istri Sambo Tak Dilupakan: Istri Seorang Jenderal pun Bisa Menjadi Korban

Valentina Minta Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Istri Sambo Tak Dilupakan: Istri Seorang Jenderal pun Bisa Menjadi Korban

Kalbar | Selasa, 02 Agustus 2022 | 05:55 WIB

Komnas HAM: Soal Forensik Sebaiknya Ditanyakan ke Pihak Berwenang

Komnas HAM: Soal Forensik Sebaiknya Ditanyakan ke Pihak Berwenang

Kalbar | Senin, 01 Agustus 2022 | 21:29 WIB

Komnas HAM Temukan Bukti Tambahan Kasus Penembakan Brigadir J, Apa Itu?

Komnas HAM Temukan Bukti Tambahan Kasus Penembakan Brigadir J, Apa Itu?

Bekaci | Senin, 01 Agustus 2022 | 21:08 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×