Sejarah Garuda Pancasila yang Jadi Lambang Negara Indonesia

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:52 WIB
Sejarah Garuda Pancasila yang Jadi Lambang Negara Indonesia
Ilustrasi pancasila - sejarah garuda pancasila (freepik)

Suara.com - Sebagai warga negara Indonesia, sudah sepatutnya kita mengetahui lambang Indonesia. Adapun lambang Indonesia yaitu Garuda Pancasila. Mungkin masih banyak yang belum tahu mengenai sejarah Garuda Pancasila. Bagi yang belum tahu, mari simak berikut ini sejarahnya.

Garuda Pancasila ini merupakan lambang Indonesia yang makna di dalamnya dan juga semboyan semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika'. Penatapan Garuda Pancasila sebagai simbol negara Indonesia memiliki sejarah panjang.

Untuk selengkapnya, berikut ini sejarah Garuda Pancasila yang dihimpun dari situs Perpustakaan Peradaban, Rabu (10/8/2022).

Sejarah Garuda Pancasila

Desain simbol garuda pancasila  pertama kali dicetuskan oleh Sultan Hamid II selaku menteri zonder porto folio pada era pemerintahan RIS (Republik Indonesia Serikat). Selain itu, ada pula tokoh-tokoh kemerdekaan lainnya yang turut terlibay dalam perumusan simbol negara Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara dan M. Yamin.

Alasan pemilihan burung garuda sebagai lambang Indonesia karena dalam mitologi Hindu, Garuda dalam kisahnya berhasil membebaskan sang ibunda dari cengkraman perbudakan.

Sebagai informasi, garuda adalah kendaraan Dewa Wisnu di dalam agama Hindu. Burung garuda ini digambarkan bertubuh emas, memiliki wajah putih, serta memiliki sayap merah.

Selain itu, digambarkan sayap dan paruh Garuda mirip elang dan tubuhnya seperti manusia. Garuda memiliki ukuran besar, saking besarnya hingga bisa menutupi matahari.

Menurut M. Yamin, dalam bukun 6000 Tahun Sang Merah Putih (1951), disebutkan bahwa orang-orang Nusantara mendengar kabar burung garuda sebagai kendaraan Dewa Wisnu sejak abad kelima.

baca juga

Pada masa itu, kerajaan Hindu Tarumanegara, diketahui dipimpin oleh raja bernama Purnawarman. Raja Purnawarman ini penganut agama Hindu aliran Wisnu. Pada masa kerajaan inilah orang-orang mulai mengetahui garuda.

Sejak itu, Simbol Garuda mulai dikenal secara luas. Bahkan, simbol Garuda ditemukan juga dalam arca hingga relief candi-candi Hindu seperti pada candi Prambanan, Sojiwan, Mendut, Penataran, Sukuh, Belahan, dan Cetho.

Diketahui juga bahwa simbol Garuda dijadikan lambang sejumlah kerajaan Hindu pada masa lampau. Adapun kerajaan-kerajaan tersebut yakni kerjaan Airlangga abad ke-11 Masehi dan kerajaan Janggala.

Itulah asal usul dikenalnya burung garuda di nusantara. Burung Garuda yang memiliki makna mendalam dalam mitologi Hindu ini pun kemudian dipilih sebagai lambang negara Indonesia. Karena Indonesia dianggap mempunyai kemiripan nasib dengan Garuda yakni untuk membebaskan rakyat Indonesia dari penjajahan maupun penindasan.

Adapun proses ditetapkannya Garuda Pancasila menjadi Lambang Negara Indonesia yakni terjadi pada tahun 1949-1951.

Demikian informasi mengenai sejarah garuda pancasila. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan mapun pengetahuan tentang lambang negara Indonesia.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Tentang Brimob dari Sejarah hingga Tugasnya

Fakta Tentang Brimob dari Sejarah hingga Tugasnya

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:46 WIB

Begini Masing-masing Arti Lambang Garuda Pancasila

Begini Masing-masing Arti Lambang Garuda Pancasila

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:11 WIB

Fakta-fakta Bhayangkari, Organisasi Istri Anggota Polri, Begini Sejarah Terbentuknya

Fakta-fakta Bhayangkari, Organisasi Istri Anggota Polri, Begini Sejarah Terbentuknya

Lifestyle | Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:44 WIB

Mengetahui Fakta PSHT Mulai dari Sejarah hingga Tujuannya

Mengetahui Fakta PSHT Mulai dari Sejarah hingga Tujuannya

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Sejarah Konferensi Asia Afrika, Tujuan dan Hasilnya

Sejarah Konferensi Asia Afrika, Tujuan dan Hasilnya

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:24 WIB

Contoh Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat

Contoh Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 08:10 WIB

Terkini

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:41 WIB

×