Bak Adegan Film, Pria Bersenjata Di Lebanon Sandera Karyawan Bank, Gara-garanya Sepele

Bangun Santoso

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 13:11 WIB
Bak Adegan Film, Pria Bersenjata Di Lebanon Sandera Karyawan Bank, Gara-garanya Sepele
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Penyanderaan di sebuah bank di Beirut, Lebanon, hari Kamis (11/8), di mana seorang laki-laki bersenjata menuntut bank tersebut untuk mengizinkannya menarik tabungannya yang selama ini dibatasi, berakhir. Tidak ada yang cedera dalam insiden itu.

Pihak berwenang mengatakan Bassam Al-Sheikh Hussein, usia 42 tahun, memasuki bank itu dengan senjata dan tabung bensin. Ia melepaskan tiga tembakan peringatan dan mengunci bank itu bersama 10 sandera. Hussein mengancam akan membakar dirinya kecuali bank mengizinkannya menarik tabungannya.

Setelah perundingan selama beberapa jam, ia menerima tawaran bank untuk menarik sebagian tabungannya. Ia kemudian membebaskan para sandera dan menyerahkan diri pada pihak berwenang.

Seorang pengacara yang ikut serta dalam proses perundingan itu mengatakan sebenarnya Hussein tidak benar-benar menerima uang sepeser pun.

Setelah Hussein ditangkap aparat keamanan, istrinya, Mariam Chehadi, yang berdiri di luar bank itu, mengatakan kepada wartawan bahwa suaminya “melakukan apa yang harus dilakukannya.”

Drama penyanderaan di distrik Hamra yang ramai di kota Beirut itu merupakan babak menyakitkan terbaru dalam kemerosotan ekonomi Lebanon yang memasuki tahun ketiga. Bank-bank negara yang sejak tahun 2019 kekurangan uang telah memberlakukan pembatasan ketat pada penarikan aset mata uang asing sehingga jutaan orang tidak dapat mengakses tabungan mereka sendiri.

Kepala Bank Employees Syndicate George Al Haj mengatakan kepada media lokal bahwa tujuh atau delapan karyawan bank disandera bersama dua pelanggan lain.

Sang penyandera, Bassam Al-Sheikh Hussein, memiliki tabungan bernilai 21.000 dolar yang tidak bisa diambil di bank itu dan selama ini telah berjuang keras menarik uangnya untuk membayar tagihan medis ayahnya; demikian ujar Hassan Moghnieh, kepala kelompok advokasi Association of Depositors di Lebanon yang juga ikut serta dalam perundingan saat penyanderaan berlangsung.

Saudara laki-laki Hussein, Atef, yang berdiri di luar bank itu, mengatakan kepada Associated Press bahwa saudaranya akan bersedia menyerahkan diri jika pihak bank mengizinkannya menarik uang tabungannya untuk membayar tagihan dan pengeluaran keluarga lainnya.

baca juga

“Saudara saya bukan bajingan. Dia laki-laki yang baik,” ujar Atef Al Sheikh Hussein. “Dia ingin menarik uang miliknya sendiri untuk diberikan kepada orang lain (membayar tagihan.red).”

Tentara dan polisi dari Pasukan Keamanan Dalam Negeri Lebanon, bersama agen-agen intelijen mengepung daerah itu.

Sementara puluhan orang berdemonstrasi selama proses perundingan, meneriakkan slogan-slogan menentang pemerintah dan bank Lebanon. Para demonstran juga mendesak agar penyandera diperkenankan menarik tabungannya sendiri. Banyak pengamat memujinya sebagai pahlawan.

Lebanon menderita krisis ekonomi terburuk dalam sejarah modernnya. Tiga perempat dari populasi telah jatuh dalam kemiskinan dan nilai pound Lebanon telah anjlok lebih dari 90 persen terhadap dolar Amerika. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Korban Penyekapan di Kamboja; Tak Capai Target, Dipukul Hingga Disetrum

Cerita Korban Penyekapan di Kamboja; Tak Capai Target, Dipukul Hingga Disetrum

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 20:15 WIB

Data Terbaru WNI yang Disekap di Kamboja Bertambah Menjadi 60 Orang

Data Terbaru WNI yang Disekap di Kamboja Bertambah Menjadi 60 Orang

Purwokerto | Sabtu, 30 Juli 2022 | 07:42 WIB

Momen Perpisahan Istri Hamil Besar di Tinggal Tugas Suami ke Lebanon

Momen Perpisahan Istri Hamil Besar di Tinggal Tugas Suami ke Lebanon

Jogja | Jum'at, 29 Juli 2022 | 15:14 WIB

Pelatih Australia: Laga Final yang Ketat Jadi Ending yang Pas buat FIBA Asia Cup 2022

Pelatih Australia: Laga Final yang Ketat Jadi Ending yang Pas buat FIBA Asia Cup 2022

Sport | Senin, 25 Juli 2022 | 19:46 WIB

Panitia FIBA Asia Cup 2022 Benarkan Konflik Tim Yordania dan Lebanon

Panitia FIBA Asia Cup 2022 Benarkan Konflik Tim Yordania dan Lebanon

Sport | Senin, 25 Juli 2022 | 17:43 WIB

FIBA Asia Cup 2022: Terlibat Keributan, Pelatih Yordania Klaim Dapat Serangan Fisik dari Tim Basket Lebanon

FIBA Asia Cup 2022: Terlibat Keributan, Pelatih Yordania Klaim Dapat Serangan Fisik dari Tim Basket Lebanon

Sport | Senin, 25 Juli 2022 | 15:57 WIB

Top 5 Sport: Kalahkan Lebanon, Timnas Basket Australia Juara FIBA Asia Cup 2022

Top 5 Sport: Kalahkan Lebanon, Timnas Basket Australia Juara FIBA Asia Cup 2022

Sport | Senin, 25 Juli 2022 | 09:49 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×