Jadi Sarang Mafia, Pengacara Brigadir J Usul ke Presiden Jokowi Gaji Polisi di Atas Rp100 Juta

Chandra Iswinarno | Rakha Arlyanto | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:44 WIB
Jadi Sarang Mafia, Pengacara Brigadir J Usul ke Presiden Jokowi Gaji Polisi di Atas Rp100 Juta
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ketika memenuhi panggilan Bareskrim Polri. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Pengacara Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamarudddin Simajuntak mengusulkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkan gaji personel Polri. Sebab, dia menilai institusi rentan dijadikan sarang mafia.

Ihwalnya, Kamaruddin bercerita perihal proses autopsi jenazah Brigadir J yang dilakukan oleh tim dokternya. Anehnya, saat itu Kamaruddin menerangkan, hasil autopsi itu tidak diterima oleh penyidik kepolisian.

"Ini loh hasil pengamatan dua dokter kami, yang mereka sendiri meminta," kata Kamaruddin dalam seminar berjudul 'Selamatkan NKRI dari Mafia di Tubuh Polri' di Jakarta Pusat pada Rabu (24/8/2022).

Kamaruddin meyakini tindakan penyidik tersebut dipengaruhi oleh adanya kepentingan mafia di kepolisian.

"Ini kan aneh ngurus negara macam begini. maka saya semakin yakin ini pengaruh mafia terlalu banyak makan uang haram. Maka saya berpikir, kenapa polisi begini? kita harus rebut kepolisian tidak boleh lagi macam begini, saya rindu polisi yg humanis yang dekat dengan rakyat," ungkapnya.

Maka dari itu, Kamruddin mengusulkan ke Jokowi untuk menaikkan gaji para personel Polri. Sebab, menurutnya para petinggi Polri disinyalir telah menerima sejumlah uang dari para mafia.

"Lebih baik kita berikan gaji polisi. Saya udah usulkan ke Pak Jokowi minimal 25 juta sebulan, jenderalnya 100 juta lebih, daripada dia mengabdi kepada mafia dapat triliunan," ujar Kamaruddin.

"Mereka ini banyak yang punya mobil mewah misalnya Rubicorn, Lexus, tapi itu tak ada atas namanya. Belum rumah dimana-mana, tanah dimana-mana. Pertanyaannya berapa sih gaji jenderal? Cocok nggak kira-kira, ada terima dari mafia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motif Ferdy Sambo Habisi Brigadir J karena Marah dan Emosi, Kapolri: Lebih Jelasnya Nanti di Pengadilan

Motif Ferdy Sambo Habisi Brigadir J karena Marah dan Emosi, Kapolri: Lebih Jelasnya Nanti di Pengadilan

Jakarta | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:36 WIB

Rapat Dengar Pendapat Bersama Komisi III DPR RI, Kapolri Ungkap Soal Motif Pembunuhan Brigadir J

Rapat Dengar Pendapat Bersama Komisi III DPR RI, Kapolri Ungkap Soal Motif Pembunuhan Brigadir J

Jogja | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:28 WIB

Komnas HAM Akui Nakal ke Polri  Kasus Kematian Brigadir J: Agar Mereka On The Track

Komnas HAM Akui Nakal ke Polri Kasus Kematian Brigadir J: Agar Mereka On The Track

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:25 WIB

Terkini

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB