Sejumlah 13 Nelayan Merauke Ditangkap Tentara Papua Nugini, Kedubes Indonesia Minta Akses untuk Bertemu

Chandra Iswinarno

Minggu, 28 Agustus 2022 | 23:55 WIB
Sejumlah 13 Nelayan Merauke Ditangkap Tentara Papua Nugini, Kedubes Indonesia Minta Akses untuk Bertemu
Ilustrasi kapal nelayan. [ANTARA/HO/Dokumen Pribadi]

Suara.com - Pemerintah Papua Nugini diminta untuk membuka akses agar perwakilan Pemerintah Indonesia bisa bertemu dengan 13 nelayan asal Merauke yang ditangkap tentara Papua Nugini (PNGDF).

Permintaan tersebut disampaikan Kedutaan Besar Indonesia di Papua Nugini yang disampaikan Dubes Andriana Supandi.

Dubes Andriana mengemukakan, telah mengirim surat resmi untuk meminta diberikannya akses kepada 13 nelayan asal Merauke yang ditangkap saat menangkap ikan di perairan PNG.

Sedangkan dari Informasi yang diterima, sejumlah 13 nelayan tersebut kini dalam perjalanan dari Daru (wilayah PNG yang berbatasan dengan Merauke) menuju Port Moresby.

"Sesaat setelah ditangkap, para nelayan tidak dibawa ke darat hingga akhirnya pemerintah PNG memerintahkan agar kapal beserta nelayan dibawa ke Moresby, " kata Dubes Andriana kepada Antara di Jayapura, Minggu (28/8/2022).

Meski begitu, belum diketahui kapan kapal nelayan itu tiba, karena dari laporan yang diterima saat ini, cuaca di Perairan PNG tidak bersahabat.

Nantinya, setibanya kapal beserta 13 anak buah kapal di Port Moresby, pihak Kedubes Indonesia akan melakukan pendampingan dan memberikan bantuan yang dibutuhkan, termasuk membantu memberi akses agar bisa berkomunikasi dengan keluarga di Merauke.

"Kedubes masih menunggu informasi lanjut dari pemerintah PNG," kata Dubes Andriana.

Untuk diketahui, 13 nelayan kapal motor nelayan Arsyla 77 yang ditangkap Tentara Papua Nugini tersebut, yakni:

  1. Sarif Casiman (32 th/nahkoda),
  2. Riki Heni Setiawan (38 th),
  3. Farid Sasole (32),
  4. Feli Puswaskor (22),
  5. Joni (46),
  6. Ceno Jelafui (28),
  7. Rohman (43),
  8. Joni (51),
  9. Amin Nurul Mustofa (21),
  10. Nuriadi (42),
  11. Beni Wasel (26),
  12. Fernando Tuwok (22), dan
  13. Laode Darsan (40 th).

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Melaut Lagi Gegara BBM Mau Naik, Legislator PKS Sebut 2 Ribu Kapal Nelayan Kini Nganggur

Tak Melaut Lagi Gegara BBM Mau Naik, Legislator PKS Sebut 2 Ribu Kapal Nelayan Kini Nganggur

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2022 | 15:52 WIB

Komunitas Nelayan di Makassar Ingin Dapat Asuransi Bila Ganjar Pranowo Jadi Presiden

Komunitas Nelayan di Makassar Ingin Dapat Asuransi Bila Ganjar Pranowo Jadi Presiden

Sulsel | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 08:00 WIB

Miris, Nelayan di Aceh Bayar BBM Subsidi Lebih Mahal dari Harga Normal Akibat Ulah 'Mafia'

Miris, Nelayan di Aceh Bayar BBM Subsidi Lebih Mahal dari Harga Normal Akibat Ulah 'Mafia'

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 19:20 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×