Beredar Video Kamaruddin Simanjuntak Blak-blakan Sebut Hukum di Era Jokowi Paling Rusak, Usul Lakukan Ini

Dany Garjito | Elvariza Opita | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 15:51 WIB
Beredar Video Kamaruddin Simanjuntak Blak-blakan Sebut Hukum di Era Jokowi Paling Rusak, Usul Lakukan Ini
Pengacara keluarga mendiang Brigadir J, Kamaruddin Simanjunrak menemui awak media di area rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo saat rekonstruksi digelar di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nama Kamaruddin Simanjuntak ikut menjadi sorotan publik setelah menjadi kuasa hukum Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat yang meregang nyawa di tangan atasannya sendiri, yakni Ferdy Sambo.

Belakangan semakin banyak pernyataan Kamaruddin yang menuai perhatian publik. Usai menggulirkan isu aliran dana 300 triliun untuk capres 2024, sekarang beredar video Kamaruddin yang menyebut hukum di era Presiden Joko Widodo paling rusak.

Akun Instagram @tante.rempong.official menjadi salah satu platform yang memviralkan video tersebut. Tampak pria yang diduga Kamaruddin di video itu sedang diwawancara dan blak-blakan menyebut saat ini Indonesia seperti berubah menjadi negara otoriter.

"Jadi bukan negara hukum lagi, tapi negara otoriter, negara kekuasaan. Rusak sudah hukum ini, sudah," ujar Kamaruddin, seperti dikutip Suara.com, Jumat (2/9/2022).

"Pokoknya di tangan pemerintahan Jokowi hukum paling rusak, di era beliau," tegasnya melanjutkan. Bahkan ia berkali-kali terlihat menggelengkan kepala, seolah menegaskan bahwa tatanan hukum di Indonesia saat ini sudah begitu buruk.

Meski begitu, tak ada konteks jelas di balik pendapat Kamaruddin mengenai sistem hukum Indonesia tersebut. Hanya saja publik mengaitkannya dengan penyelesaian kasus penembakan Brigadir J yang telah bergulir nyaris dua bulan lamanya.

Namun bukan cuma mengkritik, Kamaruddin rupanya juga memberikan sejumlah saran untuk Jokowi untuk memperbaiki masalah yang ada.

Yakni dengan mengesampingkan terlebih dahulu proses pembangunan infrastruktur dan fokus untuk membangun sumber daya manusianya.

"Makanya selalu saya bilang kepada Pak Jokowi, sudahlah dulu membangun infrastruktur itu, bangunlah dulu SDM-nya. Karena percuma dibangun infrastrukturnya, nanti rusak juga bangunan (oleh SDM-nya)," usul Kamaruddin.

"Tolonglah Pak Jokowi, sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, dibinalah mereka ini," imbuh Kamaruddin. "Melalui saluran-saluran yang resmi, diadakan pelatihan, penyegaran, diajarkan hukum acara gitu ya, bagaimana cara menegakkan hukum materi."

Tak ada keterangan jelas di mana dan kapan sang pengacara menyampaikan hal tersebut. Namun potongan wawancara ini telah menuai sorotan banyak pihak.

Kebanyakan pihak rupanya menyepakati apa yang disampaikan Kamaruddin tersebut, bahkan memujinya pemberani karena bernyali mengungkap pendapat seperti itu.

"Mau heran tapi ada faktanya," komentar warganet, seolah membenarkan apa yang disampaikan Kamaruddin.

"Kalo aku sih 'yes'," ujar warganet.

"Gagah dan pemberani," puji warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ditahan Istri Ferdy Sambo Alasan Punya Bayi, Polri: Putri Tidak Bisa ke Mana-mana

Tak Ditahan Istri Ferdy Sambo Alasan Punya Bayi, Polri: Putri Tidak Bisa ke Mana-mana

News | Jum'at, 02 September 2022 | 15:08 WIB

Yakini Dugaan Kekerasan Seksual dalam Kasus Brigadir J, Putri Candrawathi sebut lebih Baik Mati

Yakini Dugaan Kekerasan Seksual dalam Kasus Brigadir J, Putri Candrawathi sebut lebih Baik Mati

| Jum'at, 02 September 2022 | 14:58 WIB

Sumber A1 Sebut Jokowi Senang Prabowo Koalisi dengan Cak Imin, Gerindra-PKB Optimis Menang

Sumber A1 Sebut Jokowi Senang Prabowo Koalisi dengan Cak Imin, Gerindra-PKB Optimis Menang

News | Jum'at, 02 September 2022 | 14:22 WIB

Korban Zavilda TV Bermunculan, Akui Ditolak Saat Minta Takedown Video Gegara Viewers Sudah Banyak

Korban Zavilda TV Bermunculan, Akui Ditolak Saat Minta Takedown Video Gegara Viewers Sudah Banyak

News | Jum'at, 02 September 2022 | 14:15 WIB

Penasihat Kapolri Soal Komnas HAM Ungkit Lagi Dugaan Kekerasan Seksual Brigadir J ke PC: Kebablasan!

Penasihat Kapolri Soal Komnas HAM Ungkit Lagi Dugaan Kekerasan Seksual Brigadir J ke PC: Kebablasan!

News | Jum'at, 02 September 2022 | 14:14 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB