Tancap Gas! Ini Strategi Kader PDIP Demi Ambisi Menang Pemilu Untuk Ketiga Kalinya

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 19:45 WIB
Tancap Gas! Ini Strategi Kader PDIP Demi Ambisi Menang Pemilu Untuk Ketiga Kalinya
Logo PDI Perjuangan. [dok]

Suara.com - PDIP mulai tancap gas untuk mempersiapkan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Hal ini dikatakan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, I Made Urip.

I Made Surip menyatakan bahwa seluruh kader PDIP akan bersiap menaikkan elektabilitas partai mereka demi memenangkan Pemilu untuk ketiga kalinya. PDIP bahkan menargetkan kemenangan 1 hingga 2 persen lebih besar dari pemilu sebelumnya.

"Target spesifik kalau kita ingin memenangkan Pemilu ketiga kalinya yaitu sekarang setiap daerah pemilihan (dapil) harus bisa naik 1-2 persen dibandingkan Pemilu kemarin," kata I Made Urip saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III di Bandarlampung, Jumat (2/9/2022).

Dalam kesempatan ini, ia juga mengingatkan para kader hingga simpatisan agar terus meningkatkan elektabilitas partai menjelang Pemilu 2024. Di antaranya dengan mengambil suara petani, nelayan hingga peternak.

"Elektabilitas partai harus ditingkatkan, kerja konkret ini ada di daerah pemilihan. Petani, nelayan, UMKM, peternak ini semua memiliki hak suara jadi perlu diperhatikan pula," katanya.

Dia menjelaskan dengan menaikkan tingkat keterpilihan partai dengan menggaet ketertarikan publik, menjadi tugas bagi setiap kader di dalam partai politik.

Tanggapan serupa juga dikatakan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Sudin.

"Targetnya di atas 50 persen untuk kursi dari setiap daerah, sekarang sudah ada lima kepala daerah dari PDIP jadi untuk mencapai 50 persen hanya butuh dua lagi jadi ini pasti tercapai," ujar Sudin.

Ia melanjutkan untuk DPRD Provinsi sebelumnya ada 19 kursi target ke depan akan menjadi 22 kursi, selanjutnya untuk DPRD Kabupaten dan Kota dengan jumlah awal sembilan kursi kedepannya minimal 13-14 kursi.

"Jadi harus optimis meningkatkan ini semua serta elektabilitas partai, dan nanti kami akan berkonsolidasi kembali sehingga arahan ketua umum partai pun dapat ditindaklanjuti lebih baik oleh setiap daerah," katanya lagi. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Rencana Naikkan Harga BBM Bersubsidi, Hasto PDIP: Itu Opsi Terakhir, Harus Konfrontasi Dulu ke Parpol

Isu Rencana Naikkan Harga BBM Bersubsidi, Hasto PDIP: Itu Opsi Terakhir, Harus Konfrontasi Dulu ke Parpol

News | Jum'at, 02 September 2022 | 19:14 WIB

KPU Kulon Progo Targetkan Partisipasi Pemilih Pemilu Sekitar 85 Persen

KPU Kulon Progo Targetkan Partisipasi Pemilih Pemilu Sekitar 85 Persen

Jogja | Jum'at, 02 September 2022 | 18:59 WIB

Tak Terima Elektabilitas Puan Disebut Rendah karena Statusnya Belum Jelas, PDIP Beri Jawaban Menohok ke Effendi Simbolon

Tak Terima Elektabilitas Puan Disebut Rendah karena Statusnya Belum Jelas, PDIP Beri Jawaban Menohok ke Effendi Simbolon

News | Jum'at, 02 September 2022 | 18:12 WIB

Legislator PDIP: Jakarta Berpuluh Tahun Tidak Bisa Temukan Akar Persoalan Tawuran

Legislator PDIP: Jakarta Berpuluh Tahun Tidak Bisa Temukan Akar Persoalan Tawuran

Jakarta | Jum'at, 02 September 2022 | 18:02 WIB

Tak Hanya di Tasikmalaya, Catut NIK oleh Parpol Juga Dialami Warga Bandung

Tak Hanya di Tasikmalaya, Catut NIK oleh Parpol Juga Dialami Warga Bandung

Jabar | Jum'at, 02 September 2022 | 18:02 WIB

Ketimbang Ganjar atau Puan, PKB Lebih Legawa PDIP Boyong Azwar Anas jika Gabung Koalisi Gerindra

Ketimbang Ganjar atau Puan, PKB Lebih Legawa PDIP Boyong Azwar Anas jika Gabung Koalisi Gerindra

News | Jum'at, 02 September 2022 | 17:47 WIB

Terkini

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:00 WIB

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB