Musang Digendong Simpanse, Bagaimana Nasibnya?

Siswanto | BBC | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 13:22 WIB
Musang Digendong Simpanse, Bagaimana Nasibnya?
BBC

Suara.com - Ella HamblyBBC News Iklim dan Sains

Momen kasih sayang atau justru mengerikan?

Gambar ini menunjukkan seekor bonobo (jenis simpanse) yang memeluk seekor musang kecil seperti hewan peliharaan kesayangan. Tapi mungkin saja simpanse ini baru selesai memakan ibu dari musang itu, dan menyimpan anaknya sebagai menu makan malam.

Namun, memangsa bukan hal yang biasa karena makanan utama bonobo adalah buah-buahan, dan mereka hanya sesekali saja berburu.

Kelakuan menarik bonobo dengan musang kecil ini diabadikan lewat kamera Christian Ziegler di Republik Demokratik Kongo.

Hasil bidikannya yang menarik telah dipilih sebagai gambar 'Sangat Dipuji' dalam lomba ke 58 London Natural History Museum (NHM), kompetisi foto satwa liar, Wildlife Photographer of the Year (WPY).

Daftar foto-foto yang terpilih telah diumumkan pada awal September, dan oleh NHM pada Oktober mendatang.

Christian telah lama mengamati kelompok bonobo melewati "hutan rawa setinggi dada" di Taman Nasional Salonga selama berhari-hari. Ia melihat bonobo jantan memegang luwak kecil di tangannya.

"Saya sangat terkejut melihat bagaimana dia membawa luwak itu dengan hati-hati. Saya segera mulai mengikutinya dan mendokumentasikannya," katanya kepada BBC News.

Simpanse itu memegang dan membelai luwak kecil itu selama lebih dari satu jam, katanya.

Tapi ia memperkirakan simpanse itu mungkin akan memakannya.

Di saat bonobo menangkap buruannya, mereka tidak langsung membunuhnya.

Tapi dimakan hidup-hidup, kata Dr Barbara Fruth, direktur Proyek LuiKotale Bonobo, yang telah mengamati hewan ini lebih dari 20 tahun.

Namun terkadang, kalau makan malamnya terlalu banyak dan simpanse ini sudah kenyang, ia akan memperlakukan mangsanya itu seperti hewan peliharaan. Biasanya, mangsanya itu akan dimakan belakangan.

Dr Fruth percaya bahwa gambar yang diambil oleh Christian kemungkinan akan terjadi seperti dugaannya.

Baca Juga:

Fruth juga menyoroti bahwa bonobo dikenal dengan sifatnya yang lembut, empati dan damai.

"Kami tahu dari penangkaran bahwa bonobo merawat hewan lain, selain dari spesies mereka sendiri," katanya. Di alam liar, kecil kemungkinan bonobo akan memelihara spesies lain sebagai hewan peliharaan jangka panjang, tambahnya.

Tapi dia tidak mengesampingkan teori bahwa simpanse akan menyimpan binatang lain sebagai aksesori untuk menarik minat kelompok lainnya, untuk mengingkatkan statusnya.

Dengan teori ini, luwak kecil itu akan berakhir bahagia - bonobo akan melepaskannya, dan pergi tanpa cedera.

Misteri di balik foto ini adalah bagian dari daya tarik para juri di kontes NHM London.

Peneliti senior di museum tersebut, Dr Natalie Cooper dengan juri lainnya telah menyortir 40.000 foto dari 20 kategori.

"Kami mencari gambar yang secara teknis benar-benar cemerlang - gambar yang Anda lihat sekali, tapi besoknya masih terngiang di ingatan Anda," katanya.

WPY telah menjadi salah satu kompetisi paling bergengsi di antara kejuaraan sejenis.

Karya foto yang masuk berasal dari 93 negara untuk kejuaraan tahun ini. Kategori dan pemenang utama akan diumumkan di NHM London pada 11 Oktober. Museum kemudian akan membuka pameran tahunan foto terbaik pada 14 Oktober.

Paus Sikat oleh Richard Robinson, Selandia Baru

Dalam gambar Richard Robinson, ia dan kameranya menjadi objek yang menarik bagi Paus Sikat muda ini. Pertemuan itu berlangsung selama 30 menit, di mana paus itu mengitarinya, berenang pergi, lalu kembali lagi.

Paus diburu hingga hampir punah pada abad ke-19 dan 20, tetapi populasi Paus Sikat di selatan yang dikenal sebagai 'tohor' dalam bahasa Mori, saat ini sudah pulih setelah perburuannya dilarang.

Kategori - Potret Hewan

Negeri bawah air oleh Tiina Trmnen, Finlandia

Tiina Trmnen mengambil gambar sekumpulan ikan di sebuah danau di Posio, Lapland dengan cara menyelam.

Awan yang tampak dari foto tersebut merupakan alga yang tumbuh pesat, merupakan hasil dari perubahan iklim dan peringatan bagi negeri bawah air. Hal ini bisa menyebabkan masalah bagi kehidupan hewan air, seperti mendapatkan oksigen dan sinar matahari.

Kategori - Bawah Air

Genangan yang hilang oleh Jasper Doest, Zambia

Fotografer asal Belanda, Jasper Doest mengabadikan Lubinda Lubinda, manajer stasiun Otoritas Sungai Zambezi, di rumah barunya (kanan) yang dibuat tidak setinggi rumah lamanya, karena air makin surut.

Perubahan iklim, penebangan hutan telah menyebabkan dataran Sungai Zambezi makin kering.

Perbincangan gambar ini, kata Natalie Cooper: "Kita bisa membicarakan tentang perubahan iklim sampai kita lelah. Sampai Anda melihat dampaknya di depan mata, maka akan sulit menghubungkannya dengan obrolan tersebut."

Bingkai Polar oleh Dmitry Kokh, Rusia

Lebih dari 20 beruang kutub mengambil alih Pulau Kolyuchin di Rusia yang telah terbengkalai sejak 1992. Beruang di sana mencari makan.

Perubahan iklim telah menekan jumlah es di lautan. Hal ini membuat beruang kutub makin sulit untuk berburu mangsa, mendorong mereka untuk makin dekat dengan permukiman warga untuk mengais makanan.

Sebuah pesawat tanpa awak bersuara-rendah digunakan untuk mengabadikan gambar ini.

Kategori - Potret Hewan

Pesta kolam renang katak pohon oleh Brandon Gell, Costa Rica

Di sini, fotografer berjibaku dengan air setinggi dada untuk menangkap hiruk pikuk perkembang biakan katak hijau saat fajar tiba.

Anda bahkan hampir bisa mendengar suara seruan kawin dari katak pohon jantan yang meluncur, ketika betina bertelur di daun palem - sekitar 200 telur sekali bertelur - yang kemudian jatuh ke air menjadi kecebong.Kategori - Amfibi dan Reptil

Rusa salju oleh Joshua Cox, 8 tahun, Inggris

Joshua sekarang berusia delapan tahun, tapi ia berusia enam tahun saat mengabadikan rusa jantan kharismatik ini selama hujan salju tebal di Richmond Park, London.

Dia mulai menggunakan kamera mainan saat balita, dan berkembang menjadi kamera saku tak lama sebelum gambar ini diambil.

"Rusa terlihat seperti mandi salju," kata Joshua.

Kategori - di bawah usia 10 tahun

Anda bisa melihat foto-foto yang meraih penghargaan Highly Commended photographs dari semua kategori di situs Natural History Museum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film Primate (2025): Teror Mencekam Simpanse Ganas Tanpa Efek CGI

Review Film Primate (2025): Teror Mencekam Simpanse Ganas Tanpa Efek CGI

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 14:56 WIB

Alur Cerita Terliar, Sinopsis Film Primate: Teror Simpanse Pembunuh

Alur Cerita Terliar, Sinopsis Film Primate: Teror Simpanse Pembunuh

Your Say | Kamis, 15 Januari 2026 | 10:25 WIB

Pelukan Simpanse Viral Itu Bukan untuk Pisang tapi untuk 'Ayah' yang Menyelamatkannya

Pelukan Simpanse Viral Itu Bukan untuk Pisang tapi untuk 'Ayah' yang Menyelamatkannya

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 13:50 WIB

Gegerkan Ilmuwan, Klaim Ini Sebut Manusia Adalah Campuran Babi dan Simpanse?

Gegerkan Ilmuwan, Klaim Ini Sebut Manusia Adalah Campuran Babi dan Simpanse?

Tekno | Senin, 10 Maret 2025 | 12:47 WIB

28 Tahun Hidup di Kandang, Ekspresi Simpanse Pertama Kali Lihat Langit Bikin Netizen Mewek

28 Tahun Hidup di Kandang, Ekspresi Simpanse Pertama Kali Lihat Langit Bikin Netizen Mewek

Lifestyle | Selasa, 04 Juli 2023 | 14:10 WIB

Simpanse Pukul Akar Pohon Layaknya Main Drum untuk Kirim Pesan Jarak Jauh

Simpanse Pukul Akar Pohon Layaknya Main Drum untuk Kirim Pesan Jarak Jauh

News | Sabtu, 17 September 2022 | 05:26 WIB

Benarkah Hewan Bisa Merasakan Sedih? Ini Penjelasan Para Ilmuwan

Benarkah Hewan Bisa Merasakan Sedih? Ini Penjelasan Para Ilmuwan

Your Say | Kamis, 08 September 2022 | 10:25 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB