Survei SMRC: Mayoritas Pemilih PKS dan PAN Tidak Tahu BBM Disubsidi Pemerintah

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 10 September 2022 | 16:06 WIB
Survei SMRC: Mayoritas Pemilih PKS dan PAN Tidak Tahu BBM Disubsidi Pemerintah
Bidik layar--Hasil survei SMRC menyebut tidak banyak warga yang tahu BBM disubsidi oleh pemerintah.

Suara.com - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC memperlihatkan bahwa tidak begitu banyak warga yang mengetahui kalau BBM itu ada yang disubsidi pemerintah. Itu juga berlaku pada mayoritas pemilih partai PKS dan PAN.

Dari hasil survei SMRC terlihat sebanyak 32 persen warga tahu kalau harga dari beberapa jenis BBM itu merupakan hasil subsidi dari pemerintah. Sementara untuk warga yang tidak mengetahui itu mencapai 68 persen.

"Itu agak mengherankan buat saya karena dugaan saya masyarakat tahu, karena beli bensin ke tempat penjualan bensin dan tidak sadar harga itu tidak sesuai dengan harga pasar yang sesungguhnya," kata founder SMRC, Saiful Mujani saat memaparkan hasil survei melalui tayangan YouTube SMRC TV pada Sabtu (10/9/2022).

Kemudian SMRC mencoba melihat pengetahuan para pemilih partai terhadap subsidi BBM. Hasilnya banyak pemilih PKS dan PAN yang tidak tahu kalau harga BBM itu sudah disubsidi oleh pemerintah.

Dilihat dari hasil survei, sebanyak 37 pemilih PKS mengaku tahu dan 63 persen lainnya mengaku tidak tahu. Sementara untuk pemilih PAN sebanyak 34 pemilih PAN tahu dan 66 persen lainnya mengaku tidak tahu.

Saiful menilai kalau hasil survei tersebut cukup menarik. Sebabnya, sepanjang pengetahuan dirinya, para pemilih PKS dan PAN cukup memahami akan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

"Saya menganggap pemilih PAN itu cukup banyak yang terpelajar, ternyata mayoritas tidak tahu BBM disubsidi," ujarnya.

Lebih lanjut, ada 58 persen massa pemilih PKB yang tidak tahu BBM disubsidi, Demokrat 59 persen, PKS 63 persen, PDIP 63 persen, PAN 66 persen, Gerindra 71 persen, Golkar 72 persen, dan PPP 79 persen. Sedangkan pemilih Nasdem, yang tahu dan tidak tahu sama-sama 50 persen.

Survei dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. Response rate sebesar 1053 atau 86 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Parpol dan Presiden Tak Tahu Harga BBM Disubsidi

Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Parpol dan Presiden Tak Tahu Harga BBM Disubsidi

News | Sabtu, 10 September 2022 | 15:53 WIB

Update Harga Tiket Kapal Feri Tanjungpinang, Karimun dan Batam

Update Harga Tiket Kapal Feri Tanjungpinang, Karimun dan Batam

Batam | Sabtu, 10 September 2022 | 10:46 WIB

Dear Warga Serang, Pemerintah Kucurkan Anggaran Rp 5,7 Miliar Untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM

Dear Warga Serang, Pemerintah Kucurkan Anggaran Rp 5,7 Miliar Untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM

Banten | Jum'at, 09 September 2022 | 20:18 WIB

Terkini

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB