Jejak Panjang Konflik Suksesi Di Tubuh PPP, Dari Kemelut Jaelani Naro Hingga Pencopotan Suharso

Bangun Santoso

Rabu, 14 September 2022 | 08:29 WIB
Jejak Panjang Konflik Suksesi Di Tubuh PPP, Dari Kemelut Jaelani Naro Hingga Pencopotan Suharso
Lambang PPP. [Antara]

Alhasil, perolehan suara masing-masing partai politik Islam tersebut tidak cukup untuk mengantar wakilnya ke parlemen, termasuk yang dialami PPP di sejumlah daerah pemilihan. Apalagi “harga” kursi di Jawa lebih “mahal” karena bilangan pembaginya jauh lebih besar dibanding di luar Jawa.

Berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga riset politik, posisi PPP pada Pemilu 2024 memang kurang cerah karena rata-rata masih di bawah 4 persen. Konflik terakhir yang menyebabkan Suharso tersingkir dikhawatirkan memperburuk kinerja partai guna mendongkrak perolehan suara pada Pemilu 2024.

Salah satu harapan tambahan perolehan suara PPP, mungkin dari DKI Jakarta menyusul kembalinya keluarga Haji Lulung atau Abraham Lunggana ke partai tersebut setelah hengkang dan memberikan dukungan pada PAN pada Pemilu 2019.

PAN DKI Jakarta yang pada Pemilu 2014 hanya mendapat tiga kursi DPRD, melesat menjadi sembilan kursi pada 2019, sedangkan PPP pada periode sama anjlok, dari 10 kursi pada 2014 tinggal menyisakan satu kursi pada 2019.

Haji Lulung memang memiliki jaringan hingga akar rumput di Ibu Kota Jakarta. Setelah Haji Lulung meninggal pada Desember 2021, jaringan akar rumput itulah yang bakal kembali digarap oleh anaknya untuk memberi dukungan kepada PPP pada Pemilu 2024.

Namun, berdasarkan perolehan suara Pemilu 2019, secara nasional posisi PPP memang tidak bisa disebut aman karena partai berlambang Kakbah ini hanya meraup 6.323.147 atau 4,52 persen, sedikit di atas ambang batas parlemen 4 persen.

Perolehan suara sebanyak itu pada Pemilu 2019 hanya mampu mengantarkan 19 wakilnya di DPR RI, terjun bebas dibanding hasil Pemilu 2014 sebanyak 39 kursi di DPR RI.

Konflik yang baru saja terjadi bisa saja makin menggerogoti perolehan suara PPP pada pemilu mendatang bila tidak ada perlakuan (treatment) yang jitu setelah konflik belakangan ini.

Oleh karena itu, Mardiono yang hanya memiliki waktu sekitar 1,5 tahun sebelum Pemilu 2024 digelar, harus bergerak cepat dan tepat. Pengurus PPP harus segera melakukan konsolidasi internal agar dalam menghadapi Pemilu 2024 tidak lagi disibukkan mengatasi gesekan di internal partai setelah konflik tersebut.

baca juga

Pilihannya memang tidak mudah karena konsolidasi tersebut bisa memakan korban bila menempuh cara dengan membersihkan para loyalis Suharso dari tubuh partai. Opsi ini juga berisiko, karena para loyalis Suharso – sedikit atau banyak -- juga memiliki jaringan di akar rumput yang selama ini bekerja untuk mengumpulkan suara.

Alternatif lain melakukan konsolidasi dengan mengakomodasi kubu Suharso dengan cara islah. Akan tetapi, langkah ini juga bukan perkara gampang karena kubu Suharso sampai saat ini masih menganggap penggusurannya melalui mukernas di Serang itu inkonstitusional.

Dalam kondisi apa pun, PPP harus mampu mempertahankan basis dukungan tradisional. Mereka adalah para pemilih ideologis yang berada di perdesaan dan kaum marjinal perkotaan. Rasanya sulit bagi partai ini merebut pemilih pemula, kecuali Mardiono mampu menggandeng para vote getter yang mampu menjelaskan pentingnya memilih PPP bagi remaja dan anak muda.

Apa pun pilihannya, Mardiono tetap harus melihat Pemilu 2024 sebagai pertaruhan reputasi dirinya sebagai orang nomor satu di PPP.

Jika perolehan suara partai tersebut pada Pemilu 2024 di bawah ambang batas parlemen, sejarah bakal mencatat sebagai ketua umum pertama PPP yang gagal menempatkan wakilnya di DPR RI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mardiono Pastikan PPP Tidak Pecah, Meski ada Pergantian Kepemimpinan Jelang Pemilu 2024

Mardiono Pastikan PPP Tidak Pecah, Meski ada Pergantian Kepemimpinan Jelang Pemilu 2024

Surakarta | Rabu, 14 September 2022 | 07:44 WIB

Klaim Bersahabat dengan Suharso Manoarfa, Plt Ketum Mardiono Bantah PPP Pecah: Tidak Ada Keributan!

Klaim Bersahabat dengan Suharso Manoarfa, Plt Ketum Mardiono Bantah PPP Pecah: Tidak Ada Keributan!

Sumut | Rabu, 14 September 2022 | 07:11 WIB

Adakan Pertemuan Dengan Suharso, Plt Ketum PPP Mardiono Tegaskan Tak Ada Islah: Islah Itu Kalau Ada Konflik

Adakan Pertemuan Dengan Suharso, Plt Ketum PPP Mardiono Tegaskan Tak Ada Islah: Islah Itu Kalau Ada Konflik

News | Rabu, 14 September 2022 | 07:08 WIB

Ajak Suharso Monoarfa Gabung ke Majelis PPP, Mardiono: Beliau Belum Berkenan

Ajak Suharso Monoarfa Gabung ke Majelis PPP, Mardiono: Beliau Belum Berkenan

News | Selasa, 13 September 2022 | 23:21 WIB

Jadi Plt Ketua Umum PPP, Mardiono Ajukan Permohonan Untuk Bertemu Jokowi

Jadi Plt Ketua Umum PPP, Mardiono Ajukan Permohonan Untuk Bertemu Jokowi

News | Selasa, 13 September 2022 | 22:48 WIB

Pengubahan SK Kemenkumham Soal Ketum PPP yang Baru Dikebut, Mardiono Bantah Ada Campur Tangan Istana

Pengubahan SK Kemenkumham Soal Ketum PPP yang Baru Dikebut, Mardiono Bantah Ada Campur Tangan Istana

News | Selasa, 13 September 2022 | 22:14 WIB

Akhirnya Bertemu Empat Mata Bahas Nasib PPP, Begini Pesan yang Diselipkan Suharso ke Mardiono

Akhirnya Bertemu Empat Mata Bahas Nasib PPP, Begini Pesan yang Diselipkan Suharso ke Mardiono

News | Selasa, 13 September 2022 | 18:47 WIB

Terkini

Skuter Listrik Indomobil eMotor Sprinto Perkuat Komitmen Berkelanjutan

Skuter Listrik Indomobil eMotor Sprinto Perkuat Komitmen Berkelanjutan

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 14:37 WIB

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 14:34 WIB

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:32 WIB

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:30 WIB

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

×