Hidup Muchdi PR Harusnya Adem Ayem di Tahun Kadaluarsa Kasus Munir, Tapi Bjorka Merusaknya

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 08:33 WIB
Hidup Muchdi PR Harusnya Adem Ayem di Tahun Kadaluarsa Kasus Munir, Tapi Bjorka Merusaknya
Muchdi PR, ketika masih menjabat sebagai Deputi V BIN, tiba di Pengadilan Jakarta Selatan untuk menjalani sidang pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib pada 31 Desember 2008. [AFP/Adek Berry]

Suara.com - Muchdi PR seharusnya sedang menikmati masa tenangnya di kursi teras rumah. Sayangnya, ketenangan itu harus terusik ketika namanya masuk daftar pencarian populer di media sosial.

Tepat pada 7 September tahun ini, kasus pembunuhan Munir yang menyeret namanya resmi kadaluarsa. Empat belas tahun lalu, Muchdi PR menjadi salah satu pesakitan yang  dituding terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM tersebut.

Tak disangka, dua hari setelah masa kadaluarsa kasus Munir, nama Muchdi PR justru jadi sorotan lagi ketika hacker Bjorka kembali mengangkatnya ke publik. Sang peretas mengunggahnya melalui tulisan berjudul "Who Killed Munir?" dalam grup Telegram yang ramai jadi perbincangan sampai Twitter.

Bjorka Si Peretas sebenarnya tak langsung menjadikan Muchdi PR sasaran. Target akun anonim itu adalah pemerintahan Indonesia yang masih kacau balau menangani kebocoran data. Hasilnya, data pribadi Muchdi PR pun jadi salah satu umpannya.

Informasi yang dimuat dalam tulisan Bjorka itu mencakup data pribadi Muchdi PR mulai dari NIK, nomer telepon, email, nomor KK hingga alamat. Simak profil Muchdi PR yang sedang ramai dibahas karena disebut oleh hacker Bjorka berikut ini.

Profil Muchdi PR

Muchdi PR yang punya nama lengkap Muchdi Purwoprandjono ini lahir di Yogyakarta, 15 April 1949. Muchdi menjadi Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Berkarya periode 2017-2022 menggantikan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).

Sebelumnya, Muchdi PR adalah purnawirawan perwira tinggi militer Indonesia dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Lulusan Akabri tahun 1970 ini juga sempat menjabat sebagai Panglima Kodam Tanjungpura di Kalimantan sebagai Komandan Jenderal Kopassus Ke-16.

Riwayat Jabatan Muchdi PR

Muchdi PR punya jabatan menterang di dunia militer. Ia mempunyai riwayat jabatan di antaranya:

  • Komandan Peleton Taruna (1971-1972)
  • Komandan Peleton Parako (1972-1974)
  • Komandan Kompi Parako (1974-1979)
  • Komandan Karsa Yudha (1979-1988)
  • Komandan Kompi 1701/Jayapura (1988-1995)
  • Kepala Staf Korem 173/Praja Vira Braja (1993-1995)
  • Komandan Korem 042/Garuda Putih/Jambi (1995-1996)
  • Kasdam V/Brawijawa (1996-1997)
  • Asisten Ops Kodam IX/UDY (1997)- Pangdam VI/Tanjung Pura (1997-1998)
  • Danjen Kopassus (1998-1999)
  • Pati Mabes TNI (1999-2001)
  • Deputi V BIN/Penggalangan (2001-2005)
  • Agen BIN (2005-2006)

Pengalaman Organisasi Muchdi PR

Muchdi adalah sosok yang aktif berorganisasi. Ia juga sempat terjun ke dunia politik. Ia tercatat pernah tergabung dalam organisasi berikut ini.

  • Alumni Pelajar Islam Indonesia (PII)
  • Pengusaha Pertambangan (Batu Bara) di Kalimantan
  • Ketua Harian PB IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) 2007-2011
  • Anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Pusat
  • Wakil Ketua Umum Partai Gerindra (2008)

Muchdi PR dalam Kasus Pembunuhan Munir

Nama Muchdi PR ternyata bukan pertama kalinya terlibat dalam kasus pembunuhan Munir. Muchdi PR resmi ditahan pada 19 Juni 2008 lalu dan sempat disebut sebagai otak pembunuhan aktivis HAM itu. Namun Muchdi PR dinyatakan bebas murni dari segala dakwaan melalui putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 31 Desember 2008.

Munir Said Thalib meninggal dunia dalam penerbangan dari Jakarta ke Amsterdam, Belanda. Ia dinyatakan tewas pada 7 September 2004 karena diracun menggunakan arsenik.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Badan Siber Klaim Serangan Bjorka Masih Intensitas Rendah

Kepala Badan Siber Klaim Serangan Bjorka Masih Intensitas Rendah

Riau | Rabu, 14 September 2022 | 08:31 WIB

Terpopuler: Prabowo Subianto Didoakan Ridwan Kamil Jadi Presiden, Hacker Bjorka di Tasikmalaya Bentangkan Spanduk

Terpopuler: Prabowo Subianto Didoakan Ridwan Kamil Jadi Presiden, Hacker Bjorka di Tasikmalaya Bentangkan Spanduk

Jabar | Rabu, 14 September 2022 | 08:28 WIB

Terpopuler: Bjorka Bikin Ketar Ketir Pemerintah, Bentangkan Spanduk Bertuliskan Jokowi Turun di Tasikmalaya

Terpopuler: Bjorka Bikin Ketar Ketir Pemerintah, Bentangkan Spanduk Bertuliskan Jokowi Turun di Tasikmalaya

Bogor | Rabu, 14 September 2022 | 08:18 WIB

Tanggapi Serangan Hacker Bjorka, Kepala BSSN: Masih Intensitas Rendah

Tanggapi Serangan Hacker Bjorka, Kepala BSSN: Masih Intensitas Rendah

| Rabu, 14 September 2022 | 07:48 WIB

Bikin Ketar Ketir Pemerintah, Kepala BSSN Sebut Sedang Telusuri Latar Belakang Bjorka

Bikin Ketar Ketir Pemerintah, Kepala BSSN Sebut Sedang Telusuri Latar Belakang Bjorka

Bogor | Selasa, 13 September 2022 | 23:13 WIB

Lumrah Kasus Pencurian Data Marak di Indonesia, Ternyata Ini Biang Keroknya

Lumrah Kasus Pencurian Data Marak di Indonesia, Ternyata Ini Biang Keroknya

News | Selasa, 13 September 2022 | 22:33 WIB

Tenang! BSSN Sebut Serangan Siber Bjorka Kategori Rendah, Ini Penjelasannya

Tenang! BSSN Sebut Serangan Siber Bjorka Kategori Rendah, Ini Penjelasannya

Jawa Tengah | Rabu, 14 September 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB