Keanehan Ferdy Sambo Susah-susah Bunuh Brigadir J di Rumah Dinas, Komnas HAM: Kan Bisa ke Depok

Rabu, 14 September 2022 | 18:03 WIB
Keanehan Ferdy Sambo Susah-susah Bunuh Brigadir J di Rumah Dinas, Komnas HAM: Kan Bisa ke Depok
Ilustrasi Ferdy Sambo. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap kejanggalan dari pembunuhan berencana Brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo. Kejanggalan ini mengenai lokasi pembunuhan yang justru dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo, alih-alih tempat lain.

Mengenai keanehan itu, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik memiliki dugaannya tersendiri. Ini tak lain karena kekuasaan Ferdy Sambo sudah melampaui abuse of power

"Abuse of power artinya seseorang menggunakan kekuasaan di atas otoritasnya untuk kepentingan apa yang dia mau. Artinya kekuasaan di lingkaran dia," jelas Taufan saat dihubungi Suara.com, Rabu (14/9/2022).

"Dia Kadiv Propam menggunakan kekuasaan dan otoritasnya di propam untuk kepentingan dia, kemauaannya dia. Sambo melebihi itu (abuse of power) saya bilang. Dia bahkan bisa menggerakkan kelompok lain di luar Propam," lanjutnya.

Taufan mencontohkan sosok Sambo seharusnya dengan mudah menculik dan membunuh Brigadir J di tempat lain. Taufan menyebut Sambo bisa menyuruh Brigadir J ke Depok lalu ditabrak.

"Kenapa saya bilang nggak disuruh naik motor ke Depok terus ditabrak? Ngapain dia susah-susah bunuh (Brigadir J) sendiri apalagi di rumah dinasnya sendiri lagi. Kan misalnya gitu. Ini kan nggak. Ini yang aneh menurut saya," kata Taufan.

Namun, Sambo justru memilih jalan lain yang lebih rumit, seolah ingin menonjolkan kekuasaannya. Ia melakukan aksi pembunuhan di rumah dinasnya sendiri.

Menurut Taufan, itu menunjukkan Ferdy Sambo yang memiliki masalah superpower. Psikologi kekuasaan Sambo begitu besar sehingga ia sama sekali tidak takut melakukan eksekusi di kediamannya. 

"Jadi psikologi orang bekuasa yang sangat besar itu, yang menyebabkan dia (Ferdy Sambo) nggak khawatir melakukan eksekusi itu di rumah dinasnya," kata Taufan.

Baca Juga: Najwa Shihab Minta Masyarakat Jangan Mau Ditakuti Polisi: Suruh Urus Dulu Tuh Ferdy Sambo!

Terbukti pasca pembunuhan, Ferdy Sambo sanggup menggerakkan puluhan anggota kepolisian untuk ikut menutupi aksi pembunuhannya. Mereka semua digerakkan sebagai pelaku obstruction of justice.

"Dia merasa bisa gerakkan semua. Kan memang dia lakukakan obstruction of justice itu. Dia kan melakukan itu semua," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI