Membedah Dugaan Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 14 September 2022 | 17:32 WIB
Membedah Dugaan Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Ilustrasi Ferdy Sambo. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Kasus pembunuhan Brigadir J masih terus bergulir. Pasangan suami istri Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang menewaskan ajudan mereka.

Selama proses penyelidikan berlangsung, masalah kejiwaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi juga beberapa kali disinggung. Bahkan, Ferdy Sambo juga disebut sempat terguncang setelah mengetahui kejadian di Magelang.

Adapun masalah kejiwaan Ferdy Sambo juga diakui oleh Ketua Komisi Hak Asasi Manusia, Ahmad Taufan Damanik. Ia menduga perihal tersebutlah yang mendorong Ferdy Sambo melakukan pembunuhan kepada Brigadir J.

Masalah kejiwaan tersebut adalah sifat superpower karena jabatan Sambo sebagai Kadiv Propam Polri dan Ketua Satgasus Merah Putih.

“Bisa jadi psikopat, tapi ini bisa karena superpower itu. Dia bisa meyakinkan dirinya, siapa yang bisa bongkar kejahatan saya, saya bisa suruh-suruh ini semua,” kata Taufan di Gedung Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022).

Menurut Taufik, sifat superpower itu bisa mendorong pelaku untuk membunuh langsung korban. Apalagi dengan kedudukan Ferdy Sambo, Taufik menilai mestinya mudah membunuh orang.

Jabatan Ferdy Sambo membuat dirinya mudah untuk memerintahkan anak buah membunuh Brigadir J, tanpa repot-repot mengotori tangannya. 

Sosok Sambo juga dinilai memiliki masalah kejiwaan melebihi abuse of power. Ini karena aksi mantan Kadiv Propam itu yang bisa mengerahkan puluhan anggota kepolisian untuk memuluskan rencananya, sehingga mereka terlibat perkara obstruction of justice.

"Abuse of power, artinya seseorang menggunakan kekuasaan diatas otoritasnya, untuk kepentingan apa yang dia mau. Artinya kekuasaan di lingkaran dia," kata Taufan saat dihubungi Suara.com, Rabu (14/9/2022).

baca juga

"Dia (Sambo) merasa, dia bisa gerakkkan semua. Kan memang dia lakukakan kan obstruction of justice itu. Dia kan melakukan itu semua," lanjutnya.

Walau begitu, Taufik tetap mempertanyakan aksi Ferdy Sambo yang tidak menggunakan cara mudah, dan justru membunuh Brigadir J di rumah dinasnya.

"Kenapa saya bilang nggak disuruh naik motor ke Depok terus ditabrak, misalnya gitu. Ini kan nggak, ini dia lakukan di rumah dinas sendiri," ujarnya.

"Jadi psikologi orang bekuasa yang sangat besar itu, yang menyebabkan dia (Ferdy Sambo) nggak khawatir melakukan eksekusi itu di rumah dinasnya," sambung Taufan.

Sebelum bunuh Brigadir J, Ferdy Sambo terguncang dan menangis

Saat Putri Candrawathi menyampaikan pengakuan tentang peristiwa yang terjadi di Magelang, Ferdy Sambo sempat terguncang dan menangis. Ferdy Sambo pun marah dan berencana menghabisi nyawa Brigadir J.

Kondisi kejiwaan Ferdy Sambo yang terguncang juga disaksikan oleh Bripka RR, di mana sang ajudan mengamati kemarahan Ferdy Sambo. Ia melihat Ferdy Sambo yang mendadak berubah tidak seperti biasanya, menangis dan terguncang.

Dalam pengaruh emosi, Ferdy Sambo memerintahkan Bripka RR menembak mati Brigadir J. Bripka RR pun menolak karena tak sanggup dan disuruh memanggil Bharada E.

Sementara itu mengenai kondisi kejiwaan Putri Candrawathi sempat disinggung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebulan yang lalu. Ini berdasarkan hasil pemeriksaan medis berupa tes psikiatri dan psikologis pada Selasa (9/8/2022)

Wakil Ketua LPSK Susilaningtias menjelaskan bahwa dalam hasil itu, Putri Candrawathi mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).

PTSD adalah gangguan kejiwaan yang berupa stress karena suatu peristiwa dan menyebabkan trauma mendalam. Meski demikian, Susi tidak menemukan bukti trauma akibat pelecehan seksual.

Atas gangguan kejiwaan tersebut LPSK tidak dapat memberikan perlindungan karena permohonannya tidak sesuai laporan dari Putri Candrawathi.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nestapa Bripka RR, Ikut Skenario Sambo Demi Sekolah Perwira, Malah Terancam Mati

Nestapa Bripka RR, Ikut Skenario Sambo Demi Sekolah Perwira, Malah Terancam Mati

News | Rabu, 14 September 2022 | 17:23 WIB

Gaya dan Posisi Istri Ferdy Sambo Saat Diperdaya Brigadir J, Pasrah dan Terdengar Mendesah hingga Dilihat Susi

Gaya dan Posisi Istri Ferdy Sambo Saat Diperdaya Brigadir J, Pasrah dan Terdengar Mendesah hingga Dilihat Susi

Tasikmalaya | Rabu, 14 September 2022 | 16:46 WIB

Analisa Gayus Lumbuun Nilai Ferdy Sambo Bisa Lolos Jeratan Pembunuhan, Jika Skenario Ini Terbukti saat Sidang

Analisa Gayus Lumbuun Nilai Ferdy Sambo Bisa Lolos Jeratan Pembunuhan, Jika Skenario Ini Terbukti saat Sidang

Cianjur | Rabu, 14 September 2022 | 16:15 WIB

Komnas HAM Sebut Kekuasaan Ferdy Sambo Melebihi Abuse of Power

Komnas HAM Sebut Kekuasaan Ferdy Sambo Melebihi Abuse of Power

News | Rabu, 14 September 2022 | 16:10 WIB

Jadi Sorotan, Anak Ferdy Sambo Punya Ajudan Berpangkat Bripka sampai Dijamin Menteri PPPA

Jadi Sorotan, Anak Ferdy Sambo Punya Ajudan Berpangkat Bripka sampai Dijamin Menteri PPPA

News | Rabu, 14 September 2022 | 15:48 WIB

Irma Hutabarat Heran Baru Ditemukan Peluru 'Tak Bertuan' di Rumah Ferdy Sambo: Tim Uji Balistik Ngapain Aja?

Irma Hutabarat Heran Baru Ditemukan Peluru 'Tak Bertuan' di Rumah Ferdy Sambo: Tim Uji Balistik Ngapain Aja?

Hits | Rabu, 14 September 2022 | 15:59 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×