Pangkostrad Jelaskan Awal Kronologis Prajurit TNI Aniaya Warga Salatiga hingga Tewas

Welly Hidayat, Rakha Arlyanto

Kamis, 15 September 2022 | 16:42 WIB
Pangkostrad Jelaskan Awal Kronologis Prajurit TNI Aniaya Warga Salatiga hingga Tewas
Pangkostrad TNI Marulli Simanjuntak di Mabesad, Jakarta Pusat, foto Rakha Kamis (15/9/2022).

Suara.com - Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan duduk perkara kasus pemukulan yang dilakukan oleh seorang prajurit TNI AD bernama Pratu Roni Waluyo di Salatiga, Jawa Tengah.

Maruli menjelaskan kronologis ketika itu Pratu Roni sedang berboncengan dengan istrinya menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba, motor yang dikendarai Pratu Roni terjatuh diserempet mobil korban.

"Ini kan ceritanya di dengan istrinya, istrinya lagi hamil sampai terjatuh," kata Maruli kepada wartawan di Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2022).

Lebih lanjut, kata Maruli, Pratu Roni terlibat ketegangan dengan korban. Pratu Roni juga dilaporkan mengalami pengeroyokan oleh korban bersama rekan-rekannya.

"Dia (Pratu Roni) dipukuli,"ungkap Maruli.

Merasa kesal, kata Maruli, Pratu Roni mengajak teman-temannya dari kesatuan TNI untuk mendatangi lokasi dan menangkap korban.

"Anak-anak emosi denger ada temannya dipukuli, dia datangi. Dia ambil orangnya dibawa ke satuan. Ya maksudnya biar kapok," ucap Maruli.

Maruli lanjut menjelaskan, korban kala itu sedang dalam kondisi mabuk sewaktu menabrak Pratu Roni dan istrinya. Seusai dibawa ke markas TNI, Pratu Roni bersama rekan-rekannya memukuli korban hingga tewas.

"Cuman saya lihat kondisi nya kan yang dipukuli itu, kondisi mabuk, mungkin memang badannya sudah payah, dipukul juga meninggal,"ungkap Maruli.

baca juga

Diketahui, satu warga sipil tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka setelah diduga dikeroyok anggota TNI Batalyon Infanteri 411 Kostrad, Kota Salatiga, Kamis (1/9/2022).

Korban meninggal dunia adalah Argo Wahyu Pamungkas (32) warga Dakaran, Kaloran, Kabupaten Temanggung.

Sementara empat warga yang mengalami luka-luka yakni Arif Fahrurozzi (22) warga Parakan Temanggung, Ari Suryo Saputro (23) warga Munding Kidul Temanggung, Yahya (22), warga Tlahap , Kledung Temanggung dan Ali Akbar (20) warga Candimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Magelang.

"Benar. Namun penyidikan dari TNI karena diduga pelaku adalah anggota TNI termasuk lokasi kejadiannya," kata Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Ketahanan Pangan, TNI AD dan PHR Kolaborasi Kelola Lahan 100 Hektare

Program Ketahanan Pangan, TNI AD dan PHR Kolaborasi Kelola Lahan 100 Hektare

Riau | Kamis, 15 September 2022 | 15:05 WIB

Anggota DPR Bergerak! Jenderal Dudung Dinilai Melawan, Kader PDIP Singgung Tongkat Komando

Anggota DPR Bergerak! Jenderal Dudung Dinilai Melawan, Kader PDIP Singgung Tongkat Komando

Tasikmalaya | Kamis, 15 September 2022 | 14:47 WIB

Apa yang Terjadi pada 17 Oktober 1952? Konflik Politisi Sipil dengan Militer Berujung Pengepungan Istana

Apa yang Terjadi pada 17 Oktober 1952? Konflik Politisi Sipil dengan Militer Berujung Pengepungan Istana

Lampung | Kamis, 15 September 2022 | 07:10 WIB

Viral Pukul PM TNI di Palembang, Anggota Biddokes Polda Sumsel Ditahan!

Viral Pukul PM TNI di Palembang, Anggota Biddokes Polda Sumsel Ditahan!

Sumsel | Rabu, 14 September 2022 | 18:36 WIB

Usai 2 Pekan Dihack Gambar Penguin, Akun Twitter TNI AD Kembali Normal

Usai 2 Pekan Dihack Gambar Penguin, Akun Twitter TNI AD Kembali Normal

Hits | Rabu, 14 September 2022 | 19:09 WIB

Heboh Polisi Pukul PM TNI di Palembang, Polda Sumsel: Oknum Bakal Diproses Disiplin Dan Pidana

Heboh Polisi Pukul PM TNI di Palembang, Polda Sumsel: Oknum Bakal Diproses Disiplin Dan Pidana

Sumsel | Rabu, 14 September 2022 | 16:33 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×