Rusia Yang Makin Terisolasi, Negara Tetangga Kompak Tutup Pintu

Bangun Santoso

Selasa, 20 September 2022 | 12:15 WIB
Rusia Yang Makin Terisolasi, Negara Tetangga Kompak Tutup Pintu
Ilustrasi peta Rusia. [Shutterstock]

Suara.com - Empat dari lima negara Uni Eropa yang berbatasan dengan Rusia mulai menolak masuk wisatawan Rusia pada hari Senin (19/9/2022). Alasannya, bahwa mereka tidak boleh bepergian saat negara mereka (Rusia) tengah berperang dengan Ukraina.

Polandia, Estonia, Latvia dan Lithuania memberlakukan langkah-langkah pembatasan baru tersebut, sementara Finlandia memutuskan untuk tetap membuka pintunya bagi turis Rusia, meski sudah mengurangi jumlah janji temu konsuler bagi pelancong Rusia yang mendaftar visa.

Itu adalah langkah terbaru dari serangkaian sanksi dan langkah lain yang diambil Uni Eropa atau negara anggotanya semenjak Rusia menginvasi Ukraina 24 Februari lalu dalam apa yang disebut Moskow sebagai “operasi militer khusus.”

Uni Eropa telah melarang seluruh penerbangan dari Rusia dan hanya menyisakan jaringan transportasi kereta api dan jalur darat. Bulan ini, UE setuju untuk membatasi penerbitan visa zona Schengen gratis.

Pada hari Minggu (18/9) di Narva, kota perbatasan Estonia dengan lebih dari 90 persen penduduknya berbahasa Rusia, warga Rusia bergegas memasuki wilayah Estonia sebelum larangan masuk itu berlaku.

Peraturan baru yang berlaku mulai Senin itu menyasar para wisatawan, namun mengecualikan warga Rusia yang membangkang pemerintahan Moskow dan mencari perlindungan di Uni Eropa, serta para pengemudi truk, pencari suaka, penduduk tetap negara-negara Uni Eropa, dan mereka yang ingin mengunjungi keluarga mereka.

Kurang dari sepersepuluh dari total 4.000 warga Rusia yang memasuki wilayah Estonia sehari-hari yang kehilangan hak mereka di bawah peraturan baru, menurut pejabat.

Isu mengenai hak bepergian ke Uni Eropa itu telah memecah blok tersebut, dengan beberapa ibu kota di UE, seperti Berlin dan Paris, berargumen bahwa larangan bepergian bagi warga Rusia biasa akan kontraproduktif – sebuah langkah yang disokong Ukraina.

Finlandia, yang perdana menterinya, Sanna Marin, pernah menyatakan bahwa wisatawan Rusia tidak boleh bepergian ke Uni Eropa selama perang, mengatakan bahwa larangan seperti itu dapat bertentangan dengan perjanjian zona Schengen bahwa semua negara menghormati visa yang dikeluarkan oleh negara lain di zona tersebut.

baca juga

Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas mengungkapkan rasa frustrasinya atas perpecahan di dalam UE. Ia memperingatkan bahwa banyak pelancong Rusia yang sekarang akan menuju perbatasan mereka dengan Finlandia.

Kallas mengatakan kepada Reuters, “Tentu saja ada celah, dan celah itu adalah Finlandia, benar… Larangan ini tidak sepenuhnya efektif apabila Finlandia tidak bergabung, benar, namun ini tetap lebih baik daripada tidak sama sekali. Dan terkait keamanan, saya rasa dengan menghentikan arus wisatawan di perbatasan, situasi keamanan kami sudah lebih baik ketimbang tidak melakukannya. Dua pertiga wisatawan Rusia memasuki wilayah Eropa melalui Finlandia dan Estonia. Jadi, jelas dengan kami memberlakukan larangan masuk, maka tekanan itu akan dirasakan Finlandia. Saya benar-benar berharap mereka mau bergabung.”

Sementara bagi Mikhail Ivanov, warga Rusia berusia 35 tahun yang berkereta dari St Petersburg di Rusia ke kota Tallinn di Estonia, mengunjungi teman-temannya yang tinggal di Estonia mungkin akan menjadi lebih rumit.

“Saya tetap bisa masuk ke Estonia lewat negara Uni Eropa lain di mana saya masih punya akses, jadi saya tidak melihatnya sebagai masalah besar. Saya sudah mengunjungi Estonia sejak tahun 2008-2009. Teman-teman saya tinggal di sini dan saya sendiri sering mengikuti berbagai ajang olahraga di sini, tapi sekarang saya harus menunggu,” tutur Ivanov.

Sementara itu, Maria Onikina, warga yang bekerja di bidang pemasaran, menyayangkan larangan tersebut. “Sangat disayangkan masalah ini sampai menyentuh masyarakat biasa yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan situasi ini,” keluhnya.

Rusia mengatakan akan membalas pembatasan akses masuk warganya ke wilayah Uni Eropa tersebut, namun mengaku tidak akan menutup diri dari blok itu. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peraturan Uni Eropa Terkait Deforestasi Disebut Untungkan Petani Sawit Indonesia

Peraturan Uni Eropa Terkait Deforestasi Disebut Untungkan Petani Sawit Indonesia

Riau | Selasa, 20 September 2022 | 06:55 WIB

Viral Pengeroyokan Bule Rusia di Kuta, Ternyata Karena Ini

Viral Pengeroyokan Bule Rusia di Kuta, Ternyata Karena Ini

Denpasar | Senin, 19 September 2022 | 19:32 WIB

Uni Eropa Gelar Pekan Diplomasi Iklim, Anak Muda Diminta Ikut Dalam Aksi Iklim

Uni Eropa Gelar Pekan Diplomasi Iklim, Anak Muda Diminta Ikut Dalam Aksi Iklim

Tantrum | Senin, 19 September 2022 | 12:12 WIB

Negara yang Paling Banyak Punya Nuklir, Amerika Nomor Dua

Negara yang Paling Banyak Punya Nuklir, Amerika Nomor Dua

Selebtek | Senin, 19 September 2022 | 06:44 WIB

Samsung Diyakini Kembali Beroperasi di Rusia Mulai Oktober

Samsung Diyakini Kembali Beroperasi di Rusia Mulai Oktober

Tekno | Minggu, 18 September 2022 | 16:33 WIB

Ulasan A Russian Affair: Kumpulan Cerpen Romantis Anton Chekhov

Ulasan A Russian Affair: Kumpulan Cerpen Romantis Anton Chekhov

Your Say | Minggu, 18 September 2022 | 15:08 WIB

Kuburan Masal Ditemukan di Kharkiv, Ukraina Kembali Tuduh Rusia

Kuburan Masal Ditemukan di Kharkiv, Ukraina Kembali Tuduh Rusia

Selebtek | Minggu, 18 September 2022 | 13:50 WIB

Terkini

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:32 WIB

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Sumut | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:18 WIB

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:17 WIB

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Sumbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:30 WIB

×