Tak Diundang ke Konsolidasi Pemenangan PDIP, Ganjar Pranowo Seperti Anak Kos di Partai Sendiri

Dany Garjito, Fita Nofiana

Rabu, 21 September 2022 | 13:27 WIB
Tak Diundang ke Konsolidasi Pemenangan PDIP, Ganjar Pranowo Seperti Anak Kos di Partai Sendiri
Kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM ke rumah dinas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Absennya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam konsolidasi pemenangan PDI Perjuangan di Semarang mengundang perhatian.

Padahal acara yang dihadiri Puan Maharani itu dihadiri oleh kepala daerah di Jawa Tengah yang diusung oleh PDIP.

Dalam hal ini, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebutkan absennya Ganjar untuk kesekian kalinya di acara PDIP adalah tanda dia tak diperlakukan adil oleh partai.

Dia bahkan mengumpamakan Ganjar bak anak kos-kosan di partainya sendiri.

"Tentu sangat tidak rasional [Ganjar tak diundang] bagi orang yang melihat ini dari jauh, Ganjar adalah Gubernur yang otoritatif bagaimana memenangkan di Jawa Tengah Ganjar bisa hadir dalam setiap konsolidasi," Ungkap Adi pada wawancara Metro TV yang tayang di YouTube Selasa (20/9/2022).

Ganjar Pranowo dan Puan Maharani
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani

Menurutnya tak munculnya Ganjar terkit dengan perseteruan Ganjar dan elit PDIP.

"Ganjar dianggap kemajon, mendahului, berlebihan, terutama bagi elit PDIP yang ingin Puan maju," kata Adi.

"Ini babak lanjut dari celeng versus banteng, Mas Ganjar tetap dianggap anak kos-kosan di partainya sendiri," imbuhnya.

Lebih lanjut Adi menyebutkan bahwa semakin dianaktirikan, Ganjar malah akan semakin mendapatkan respon baik dari publik.

baca juga

"Hati-hati semakin diperlakukan tidak adil maka respons positif malah berdatangan," ujar Adi.

Adi kemudian menyarankan bahwa PDIP mustinya lebih berpikir bagaimana menaikan elektabilitias Puan Maharani sebagai pemegang golden tiket Pilpres 2024.

Relawan Ganjar Wanti-wanti PDIP

Ketua Relawan Ganajar Pranowo Mania, Immanuel Ebenezer malah mewanti-wanti PDIP agar tidak membuat keputusan yang salah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kalau PDIP salah mengambil kebijakan dan keputusan nanti berdampak ke elektoral," ujar Immanuel dalam wawancara Sapa Indonesia Malam Kompas TV Selasa (20/9/2022).

Ditanya apakah pernyataan Imannuel adalah sebuah ancaman untuk PDIP jika tak mengusung Ganjar, dia hanya tersenyum.

"Tidak mau mengancam sih tapi mengingatkan, kita kan berharap demokrasi ke depan lebih matang walaupun Mbak Puan menunjukkan keterkaitan perempuan penting," kata Immanuel.

"Tapi kan Mas Ganjar sudah dicintai rakyat ya, itu secara genuine mendukung Ganjar," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Mulus Jalan Puan Maharani Nyapres, Munculnya Dewan Kolonel Jegal Ganjar Maju Pilpres 2024?

Bikin Mulus Jalan Puan Maharani Nyapres, Munculnya Dewan Kolonel Jegal Ganjar Maju Pilpres 2024?

News | Rabu, 21 September 2022 | 13:01 WIB

Rombongan Korpri Panik, Satu Minibus Dicegat OTK Diduga Bawa Senjata

Rombongan Korpri Panik, Satu Minibus Dicegat OTK Diduga Bawa Senjata

Hits | Rabu, 21 September 2022 | 12:45 WIB

Ridwan Saidi ke Habib Rizieq Shihab: Pemimpin Ideal, Satria Piningit yang Ditunggu-tunggu

Ridwan Saidi ke Habib Rizieq Shihab: Pemimpin Ideal, Satria Piningit yang Ditunggu-tunggu

News | Rabu, 21 September 2022 | 12:48 WIB

Terkini

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 19:40 WIB

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:39 WIB

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 19:38 WIB

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

×