Jaksa AS Tuduh 47 Orang Selewengkan Dana Bansos COVID-19

Diana Mariska | Suara.com

Rabu, 21 September 2022 | 16:31 WIB
Jaksa AS Tuduh 47 Orang Selewengkan Dana Bansos COVID-19
Gedung Departemen Kehakiman Amerika Serikat. (Stefani Reynolds / AFP)

Suara.com - Jaksa penuntut umum di Amerika Serikat (AS) menyebut 47 orang terlibat dalam kasus penyelewengan dana bantuan sosial yang ditujukan untuk anak-anak yang terdampak pandemi COVID-19.

Para tersangka disebut mencuri 250 juta dolar AS dari program bantuan pemerintah yang berfokus untuk menyediakan makanan untuk anak-anak membutuhkan di negara itu selama masa pandemi.

Seperti dilaporkan oleh BBC, mereka disebut menggunakan dana tersebut untuk membeli properti, mobil, serta barang mewah lainnya.

Lembaga non-profit asal Minnesota, Feeding Our Future, disebut menyusun plot kejahatan ini, tetapi sang pendiri, Aimee Bock, membantah tuduhan tersebut.

“Kami telah menegaskan sejak hari pertama bahwa kami tidak bersalah,” ujar pengacara Bock. Ia menambahkan bahwa sangkaan itu "hanyalah awal dari proses hukum" dan mewakili "tuduhan belaka".

Direktur FBI, Christopher Wray, mengatakan "plot mengerikan" ini merupakan kasus terbesar dari jenisnya yang sudah pernah terkuak sejauh ini.

Para tersangka diduga membuat bill untuk makanan yang sebenarnya tidak mereka sajikan kepada anak-anak yang sebenarnya tidak ada, kata Departemen Kehakiman (DoJ) dalam sebuah pernyataan.

Mereka diduga melakukannya dengan memanfaatkan program pemerintah di mana restoran dapat mengklaim dana untuk mendistribusikan makanan di bawah dukungan organisasi nirlaba.

Terdakwa disebut menyuap karyawan Feeding Our Future untuk mensponsori banyak situs distribusi palsu.

Situs-situs ini mengklaim menyajikan makanan untuk ribuan anak setiap hari dalam beberapa hari atau minggu setelah dibentuk, kata DoJ.

Namun, mereka malah menyerahkan dokumen palsu dengan menggunakan nama anak-anak palsu, yang beberapa di antaranya diambil dari laman www.listofrandomnames.com.

Kelompok tersebut menggunakan hasil kejahatannya untuk membeli mobil mewah dan properti di AS, Kenya, dan Turki, serta untuk mendanai perjalanan internasional, DoJ mengungkapkan.

Para tersangka menghadapi tuduhan wire fraud, pencucian uang, dan penyuapan.

Jaksa Agung AS Merrick Garland mengatakan DoJ akan terus menindak mereka yang "mengeksploitasi pandemi untuk keuntungan pribadi".

Pada bulan Maret, DoJ mengatakan telah memproses lebih dari 1.000 kasus kriminal dengan total kerugian hingga 1,1 miliar dolar AS, serta terlibat dalam litigasi perdata terkait penipuan dalam pinjaman senilai lebih dari 6 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Amerika Serikat Sedang Resesi?

Apakah Amerika Serikat Sedang Resesi?

News | Rabu, 21 September 2022 | 16:27 WIB

Mekanik Ungkap Soal Logam Berharga yang Disematkan di Bagian Katalitik Konverter Mobil

Mekanik Ungkap Soal Logam Berharga yang Disematkan di Bagian Katalitik Konverter Mobil

Otomotif | Rabu, 21 September 2022 | 12:02 WIB

Amerika Serikat Bakal Terapkan Sistem Deteksi Alkohol untuk Mobil Baru

Amerika Serikat Bakal Terapkan Sistem Deteksi Alkohol untuk Mobil Baru

Otomotif | Rabu, 21 September 2022 | 11:01 WIB

Antony Blinken Mendorong Adanya Diplomasi Perdamaian Armenia-Azerbaijan

Antony Blinken Mendorong Adanya Diplomasi Perdamaian Armenia-Azerbaijan

Your Say | Selasa, 20 September 2022 | 16:13 WIB

Beda dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Jokowi Belum Bisa Putuskan Pandemi Berakhir

Beda dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Jokowi Belum Bisa Putuskan Pandemi Berakhir

Bekaci | Selasa, 20 September 2022 | 11:17 WIB

Ini Dia Penampakan Jersey Michael Jordan yang Terjual Seharga Rp 151 Milyar

Ini Dia Penampakan Jersey Michael Jordan yang Terjual Seharga Rp 151 Milyar

Foto | Senin, 19 September 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:05 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:43 WIB

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:36 WIB

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:27 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:15 WIB

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:35 WIB