Dewan Kolonel Mau Tandingi Ganjarist? Ini Peluang Puan vs Ganjar di Pilpres 2024

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Kamis, 22 September 2022 | 13:12 WIB
Dewan Kolonel Mau Tandingi Ganjarist? Ini Peluang Puan vs Ganjar di Pilpres 2024
Kolase foto Puan Maharani dan Ganjar Pranowo. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Kemunculan Dewan Kolonel untuk mendukung Ketua DPR RI Puan Maharani di Pilpres 2024 telah menjadi sorotan publik. Terlebih, dukungan itu dinilai semakin membuat peluang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo semakin kecil untuk diusung PDIP sebagai capres.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Dewan Kolonel itu dicetuskan oleh Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Johan Budi Sapto Pribowo. Ia mengusulkan terbentuknya Dewan Kolonel sebagai loyalis Puan Maharani.

Meski demikian, Johan Budi menegaskan bahwa Dewan Kolonel bukan merupakan bentukan DPP ataupun Fraksi PDIP. Adapun tugas Dewan Kolonel adalah mempromosikan Puan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing dari anggotanya.

Promosi tersebut dilakukan dengan tujuan akhir menjadikan Ketua DPR tersebut sebagai calon presiden (capres) dari PDIP.

"Di fraksi PDIP itu, waktu itu saya lupa dua atau tiga bulan yang lalu lah," jelas Johan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

"Gimana nih kita yang mendukung Mbak Puan, gimana kalau kita bikin tim, tim yang ikut membantu Mbak Puan untuk jadi capres," sambungnya.

Pembentukan Dewan Kolonel tersebut tentu dinilai adanya persaingan keras di internal PDIP mengenai siapa sosok yang akan diusung sebagai capres 2024. Hal ini dikatakan oleh Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat.

Apalagi, sudah menjadi rahasia umum jika ada dua nama dari PDIP yang seolah bersaing memperebutkan kursi capres 2024. Mereka adalah Ketua DPR RI sekaligus putri Megawati, Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dua nama yang mengemuka dari internal PDIP sebagai Capres dari PDIP yaitu Puan Maharani Ketua DPR RI anak dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ganjar Pranowo, Kader PDIP, Gubernur Jawa Tengah saat ini,” kata Achmad melalui keterangan tertulis, Kamis (22/09/22).

Menurutnya, sosok Megawati tidak mau kecolongan untuk kedua kalinya dengan memberikan tiket capres ke kadernya, alih-alih garisnya.

Hal ini terlihat jelas bahwa Megawati Soekarnoputri Putri sendiri tidak mau kecolongan untuk kedua kalinya, di mana PDIP memberikan tiket capres kepada bukan garis Megawati sebagai Ketua Umum Partai tapi memberikan tiketnya kepada kader PDIP semata,” jelas Acmad.

Achmad menilai munculnya nama Ganjar dalam berbagai survei dengan elektabilitas tinggi membuat Megawati sebagai Ketua Umum Partai merasa tidak nyaman.

Hal ini terlihat dari sejumlah pernyataannya, di mana ia berkali-kali menyampaikan bahwa keputusan memilih capres adalah kewenangannya selaku Ketua Umum PDIP dan bukan oleh tekanan tekanan pihak eksternal. 

Lebih lanjut, Achmad menilai Megawati pasti akan memilih Puan untuk maju sebagai capres 2024 dari PDIP. Pembentukan Dewan Kolonel sendiri seolah menjadi upaya untuk menandingi relawan Ganjarist pendukung Ganjar.

Tentu saja Megawati akan lebih memilih Puan Maharani untuk maju sebagai capres dari PDIP. Dan pembentukan Dewan Kolonel ini bisa jadi adalah upaya untuk menandingi timses Ganjar Pranowo, Ganjarist untuk mendapatkan tiket 2024 mendatang,” tandasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewan Kolonel cuma Julukan agar Tunjukan Semangat, PDIP: Konsep Besarnya Bantu Puan Maharani

Dewan Kolonel cuma Julukan agar Tunjukan Semangat, PDIP: Konsep Besarnya Bantu Puan Maharani

News | Kamis, 22 September 2022 | 12:50 WIB

Didengar Gibran, Bobby hingga Ganjar, Begini Pesan Hasto PDIP saat Kumpulkan Kepala Daerah

Didengar Gibran, Bobby hingga Ganjar, Begini Pesan Hasto PDIP saat Kumpulkan Kepala Daerah

News | Kamis, 22 September 2022 | 12:48 WIB

Megawati Kaget Dengar Ada Dewan Kolonel Buat Dukung Anaknya Puan di Pilpres 2024

Megawati Kaget Dengar Ada Dewan Kolonel Buat Dukung Anaknya Puan di Pilpres 2024

News | Kamis, 22 September 2022 | 12:48 WIB

Penegakkan Hukum Terorisme Timbulkan Dampak Sosial, Ganjar: Densus Tidak Bisa Selesaikan Ini Sendirian

Penegakkan Hukum Terorisme Timbulkan Dampak Sosial, Ganjar: Densus Tidak Bisa Selesaikan Ini Sendirian

Jawa Tengah | Kamis, 22 September 2022 | 12:41 WIB

Tim Kampanye Puan Maharani Perlu Waspada! Ingat Lagi yang Dialami Megawati saat SBY Keluar dari Kabinet

Tim Kampanye Puan Maharani Perlu Waspada! Ingat Lagi yang Dialami Megawati saat SBY Keluar dari Kabinet

Hits | Kamis, 22 September 2022 | 13:00 WIB

Sekjen PDIP Klaim Pembentukan Dewan Kolonel hanya Guyonan Saja

Sekjen PDIP Klaim Pembentukan Dewan Kolonel hanya Guyonan Saja

Video | Kamis, 22 September 2022 | 12:40 WIB

Terkini

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:46 WIB

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:04 WIB

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:26 WIB

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB