Survei Charta Politika: Cuman 31 Persen Publik yang Setuju Duet Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024, Mayoritas Menolak

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 22 September 2022 | 17:47 WIB
Survei Charta Politika: Cuman 31 Persen Publik yang Setuju Duet Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024, Mayoritas Menolak
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto. (Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbaru dinamika politik jelang Pilpres 2024. Hasil survei menunjukkan mayoritas responden menyatakan tak setuju jika wacana duet Prabowo Subianto dengan Joko Widodo atau Jokowi untuk Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menjelaskan, pihaknya tidak hanya melakukan survei untuk mengukur elektoral capres-cawapres atau partai politik jelang Pemilu 2024, tapi juga soal isu terkini yang menjadi wacana.

Wacana yang sedang ramai memang soal isu Prabowo Subianto bakal berduet dengan Jokowi untuk Pilpres 2024. Namun, dalam survei mayoritas responden atau publik tidak setuju dengan hal itu.

"Ternyata mayoritas, 57 persen dari responden menyatakan menolak (wacana duet Prabowo-Jokowi)," kata Yunarto dalam paparannya diterima Suara.com, Kamis (22/9/2022).

Hasil survei Charta Politika. [Tangkapan layar]
Hasil survei Charta Politika. [Tangkapan layar]

Yunarto menilai dengan tingginya angka penolakan terhadap duet tersebut, justru jika duet dipaksakan malah akan menjadi sia-sia.

"Menurut saya kemungkinan besar akan kalah. Berat dengan angka penolakan sebesar 57 persen," tuturnya.

Lebih lanjut, Yunarto meminta agar pihak yang melontarkan wacana duet Prabowo-Jokowi agar mencari isu-isu lain yang lebih menarik.

"Jadi coba lah cari isu lain yang lebih menarik, karena isu yang kongkrit Prabowo-Jokowi ini pun ternyata tidak menarik bagi sebgain besar responden, lebih banyak yang menolak," tuturnya.

Adapun dari responden yang menyatakan setuju hanya 31,2 persen. Sementara itu ada 11,7 persen responden tidak jawab atau menyatakan tidak tahu.

baca juga

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 6 September hingga 13 September 2022 dengan cara tatap muka. Responden merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah memiliki hak pilih dalam Pemilu, yakni WNI berusia minimal 17 tahun.

Dalam proses pengumpulan data digunakan metode Multistage Random Sampling dengan jumlah sebanyak 1.220 responden. Adapun, Margin of error survei ini sebesar 2,82 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Duet Puan- Anies Kalah dari Prabowo-Cak Imin, SMRC: Harus Realistis, Kalau Puan Maju Jadi nomor 1 Terlalu Berat

Survei Duet Puan- Anies Kalah dari Prabowo-Cak Imin, SMRC: Harus Realistis, Kalau Puan Maju Jadi nomor 1 Terlalu Berat

News | Kamis, 22 September 2022 | 15:42 WIB

Survei SMRC: Jika Puan Maharani Jadi Cawapres Prabowo, Pasangan Anies-AHY Berpotensi Menang

Survei SMRC: Jika Puan Maharani Jadi Cawapres Prabowo, Pasangan Anies-AHY Berpotensi Menang

Surakarta | Kamis, 22 September 2022 | 13:54 WIB

Bukan Anies Baswedan Apalagi AHY, Aktivis Jaringan Islam Liberal Sebut Tokoh Potensial Pilpres 2024 Ganjar Pranowo

Bukan Anies Baswedan Apalagi AHY, Aktivis Jaringan Islam Liberal Sebut Tokoh Potensial Pilpres 2024 Ganjar Pranowo

Bekaci | Kamis, 22 September 2022 | 13:51 WIB

Terkini

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish

3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish

Entertainment | Senin, 20 Juli 2026 | 21:11 WIB

Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas

Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:07 WIB

Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta

Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:07 WIB

×