Profil Ade Irma Suryani Jadi Korban G30S PKI, Putri Nasution Tertembak Tapi Tak Menangis

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 29 September 2022 | 17:01 WIB
Profil Ade Irma Suryani Jadi Korban G30S PKI, Putri Nasution Tertembak Tapi Tak Menangis
Ilustrasi Ade Irma Suryani dan keluarganya - profil Ade Irma Suryani (Wikipedia)

Suara.com - Profil Ade Irma Suryani tak luput menjadi perbincangan pada hari bersejarah G30S PKI. Gadis kecil usia 5 tahun ini salah satu korban tewas dalam peristiwa memilukan G30S (Gerakan 30 September).

Kematian Ade Irma pada peristiwa 30 September 1965 lalu membuat publik turut berduka. Oleh karena itu, jelang peringatan G30S PKI, mari kita kenang kembali gadis kecil korban G30S PKI ini. Untuk selengkapnya, berikut ini profil Ade Irma Suryani.

Profil Ade Irma Suryani

Ade Irma Suryani atau yang memiliki nama lengkap Ade Irma Suryani Nasution ini lahir pada tanggal 19 Februari 1960. Ade Irma adalah anak bungsu dari pasangan Jenderal Besar AH Nasution atau Dr. Abdul Harris Nasution dan Johanna Sunarti.  

Ade Irma menjadi salah satu korban tewas pasukan Tjakrabirawa saat akan membawa AH Nasution di rumahnya di Jln. Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Saat peristiwa tersebut terjadi, Ade Irma sedang tidur bersama sang ibu dan ayah di kamarnya.

Tiba-tiba suara tembekan terdengar berasal dari rumahnya. Jenderal AH Nasution lekas keluar kamar dan kabur melalui dinding belakang.  Ade Irma yang sedang tidur lelap eketika terbangun dan langsung memeluk kaki sang ibu. Kemudia Ia digendong oleh bibinya, Mardiah (adik Jenderal AH Nasution) untuk menyelamatkan diri.

Namun rupanya Mardina salah membuka pintu sehingga punggung Ade Irma tertembak oleh pasukan Tjakrabirawa. Tubuhnya yang berlumur darah langsung dipeluk oleh sang ibu.

Tertembak Tapi Tidak Menangis

Meski tertembak, gadis kecil tersebut tak menangis.  Setelah pasukan Tjakrabirawa meninggalkan rumah mereka, ibu Johan lekas membawa putri kecilnya ke rumah sakit.

Selama perawatan di rumah sakit, Ade Irma tak pernah menangis maupun mengeluh. Gadis kecil ini sempat mendapat perawatan selama 6 hari di RS Pusat Angkatan Darat Jakarta.

Namun pada tanggal 6 Oktober 1965, nyawanya tak terselamatkan karena luka tembakan sebanyak tiga peluru di punggungnya Ade Irma kemudian dimakamkan di kawasan Kebayoran Baru, tepat di sebelah Kantor Walikota Jakarta Selatan. Di makam tersebut tertulis kalimat mengharukan dari sang ayah yang berbunyi sebagai berikut:

 "Anak saya yang tercinta, engkau telah mendahului gugur sebagai perisai ayahmu,"  untuk mengenangnya, nama Ade Irma Suryani digunakan untuk nama jalan, nama panti asuhan, dan nama monumen yang ada di sekitar makamnya.

Demikian ulasan mengenai profil Ade Irma Suryani, puteri dari Jenderal AH Nasution yang jadi korban tewas tertembak oleh pasukan Tjakrabirawa pada peristiwa G30S PKI.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Pierre Tendean, Ajudan Jenderal Blasteran Prancis Si Pelindung Keluarga AH Nasution

Profil Pierre Tendean, Ajudan Jenderal Blasteran Prancis Si Pelindung Keluarga AH Nasution

News | Kamis, 29 September 2022 | 14:36 WIB

Profil AH Nasution dari Guru ke Militer, Pak Nas Malah Jadi Target Serangan G30S PKI

Profil AH Nasution dari Guru ke Militer, Pak Nas Malah Jadi Target Serangan G30S PKI

News | Kamis, 29 September 2022 | 13:14 WIB

Apa Benar PKI Bunuh Jenderal? Komika Rispo Kutip Ucapan Kakek Murad Aidit: Ada Narasi dari Inisial SO

Apa Benar PKI Bunuh Jenderal? Komika Rispo Kutip Ucapan Kakek Murad Aidit: Ada Narasi dari Inisial SO

| Kamis, 29 September 2022 | 12:02 WIB

Terkini

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:37 WIB

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:29 WIB

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:59 WIB

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:54 WIB

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:36 WIB

Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo

Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:32 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:23 WIB

Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap

Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:20 WIB