Profil Pierre Tendean, Ajudan Jenderal Blasteran Prancis Si Pelindung Keluarga AH Nasution

Rifan Aditya

Kamis, 29 September 2022 | 14:36 WIB
Profil Pierre Tendean, Ajudan Jenderal Blasteran Prancis Si Pelindung Keluarga AH Nasution
Profil Pierre Tendean, Ajudan Jenderal Blasteran Prancis Si Pelindung Keluarga AH Nasution - Pierre Tendean. [Instagram]

Suara.com - Pierre Tendean adalah ajudan Jenderal AH Nasution dan menjadi korban G30 SPKI. Profil Pierre Tendean pun menjadi perhatian lantaran peringatan peristiwa Gerakan 30 September tidak lama lagi dilakukan. 

Bernama lengkap Pierre Andries Tendean, ia menjabat sebagai Lettu ketika bekerja sebagai ajudan Jenderal AH Nasution. Pierre Tendean dinobatkan sebagai Pahlawan Revolusi. Profil Pierre Tendean secara lebih lengkap dapat disimak di bawah ini.

Berdarah Perancis

Pierre Tendean terkenal berdarah Prancis karena ia sang ibu adalah orang Belanda berdarah Prancis. Pierre Tendean merupakan anak kedua dari Dr. AL Tendean, dokter berdarah minahasa yang menikahi Maria Elizabeth Cornet, wanita Belanda berdarah Perancis. Pierre Tendean lahir pada 21 Februari 1939. 

Pendidikan Pierre Tendean

Lulus sekolah Pierre Tendean mendaftarkan diri ke Akademi TNI Angkatan Darat. Keputusan tersebut sempat bertentangan dengan pendapat orang tuanya yang menginginkan Pierre melanjutkan pendidikan ke fakultas teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) atau ke fakultas kedokteran Universitas Indonesia (UI) untuk mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter. 

Akan tetapi Pierre tetap dalam pendiriannya, memutuskan untuk masuk ke Akademi TNI Angkatan Darat. Pada Agustus 1958, Pierre mengikuti serangkaian tes masuk Akademi TNI Angkatan Darat.

Pierre berhasil lolos seleksi tahap akhir sebagai calon Taruna bersama 155 pemuda dari seluruh Indonesia. Selain itu, Pierre Tendean juga sempat menjalani pendidikan intelijen di Sekolah Intelijen di Bogor dan membuatnya bekerja di Dinas Pusat Intelijen Angkatan Darat (DIPIAD).

Karier Pierre Tendean

baca juga

Lulus dari akademi TNI, Pierre Tendean segera bekerja sebagai Komandan Peleton Batalyon Zeni Tempur 2 Komando Daerah Militer II/Bukit Barisan di Medan. Setelah itu, Letda Pierre ditugaskan memimpin kelompok sukarelawan melakukan penyusupan ke Malaysia.

Sepulang dari Malaysia, Pierre Tendean digadang-gadang menjadi ajudan oleh tiga jenderal, antara lain Jenderal AH Nasution, Jenderal Hartawan, dan Jenderal Dendi Kadarsan. Pada akhirnya, Pierre Tendean terpilih untuk menjadi ajudan Jenderal AH Nasution.

Peristiwa G30S PKI

Pada hari meletus Gerakan 30 September PKI. Pasukan Cakrabirawa datang ke rumah Nasution dengan tujuan menculik sang jenderal. Tembakan dilepaskan membangunkan Tendean yang tinggal di kompleks perumahan sang jenderal.

Saat itu rumah dalam keadaan gelap, Tendean ditangkap oleh pasukan karena dikira sebagai Jenderal Nasution. Sementara itu, Jenderal Nasution sendiri mampu melarikan diri dalam kebingungan. Pierre Tendean pun digadang-gadang sebagai pelindung keluarga AH Nasution.

Tendean dibawa ke Lubang Buaya bersama dengan enam perwira tinggi tentara. Dia ditembak mati, dan tubuhnya dilemparkan ke dalam sumur tua bersama orang-orang dari tawanan lainnya. Tubuhnya termasuk di antara mereka yang ditemukan dari sumur. 

Pada 5 Oktober 1965, Presiden Sukarno menyebut Pierre Tendean sebagai pahlawan nasional atas dedikasi dan pengorbanannya kepada bangsa. Dia secara anumerta dipromosikan ke pangkat Kapten dan dimakamkan di Pemakaman Pahlawan Kalibata.

Anak bungsu kedua dari 8 bersaudara ini baru berusia 26 tahun pada saat terbunuh. Demikian itu informasi tentang profil Pierre Tendean.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil AH Nasution dari Guru ke Militer, Pak Nas Malah Jadi Target Serangan G30S PKI

Profil AH Nasution dari Guru ke Militer, Pak Nas Malah Jadi Target Serangan G30S PKI

News | Kamis, 29 September 2022 | 13:14 WIB

Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022 untuk Diunggah ke Sosial Media

Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022 untuk Diunggah ke Sosial Media

News | Rabu, 28 September 2022 | 15:29 WIB

Fakta Lubang Buaya dan Kaitannya dengan G30S PKI dan Propaganda Politik

Fakta Lubang Buaya dan Kaitannya dengan G30S PKI dan Propaganda Politik

News | Selasa, 27 September 2022 | 20:22 WIB

Profil Kolonel Untung Syamsuri, Dalang Peristiwa Berdarah G30S PKI

Profil Kolonel Untung Syamsuri, Dalang Peristiwa Berdarah G30S PKI

News | Selasa, 27 September 2022 | 15:21 WIB

Terkini

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:25 WIB

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:24 WIB

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

×