Kenapa Mie Sedaap Ditarik dari Pasaran Hong Kong? Ada Bahan Kimia Penyebab Kanker

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 30 September 2022 | 17:26 WIB
Kenapa Mie Sedaap Ditarik dari Pasaran Hong Kong? Ada Bahan Kimia Penyebab Kanker
Mie sedaap rasa korean spicy chicken ditarik di Hong Kong (Dok. CFS Hong Kong)

Suara.com - Belakangan, warganet sedang dihebohkan dengan Mie Sedaap, mie instan asal Indonesia yang ditarik peredarannya dari pasaran Hong Kong. Banyak yang belum tahu alasannya, kenapa Mie Sedaap ditarik. Merangkum berbagai sumber, berikut penjelasannya.

Dalam berita sebelumnya, dijelaskan bahwa Centre for Food Safety (CFS) Hong Kong menemukan kandungan etilen oksida, yaitu zat kimia yang membahayaka kesehatan di salah satu varian Mie Sedaap. 

Produk yang ditarik adalah Mie Instan Goreng Rasa Ayam Pedas Ala Korea merek Sedaap atau Sedaap Korean Spicy Chicken Flavour Fried Noodle dan pestisida ditemukan pada mie kering, bubuk cabe dan bumbu dalam produk mi instan.

"CFS mengambil sampel dari supermarket di Lok Fu sebagai bagian dari pengujian rutin. Hasil tes menunjukkan adanya kandungan pestisida etilen oksida pada mie, kemasan bumbu dan kemasan cabai," tulis CFS dalam rilisnya pada Selasa (27/9/2022).

Sementara itu hal ini sudah dikonfirmasi oleh Media Relations Executive Wings Group Indonesia, Andini Mardiani.

“Iya (itu) ditujukan ke Mie Sedaap, akan ada beberapa hal yang akan diinfokan tanggapan resminya, ditunggu ya,” ujarnya pada Senin (28/9/2022).

Sementara itu, BPOM mengatakan produk mie dari pabrikan yang sama, yang beredar di Indonesia sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Berdasarkan penelusuran BPOM, produk mi instan yang ditarik di Hong Kong berbeda dengan produk bermerek sama yang beredar di Indonesia. Produk yang beredar di Indonesia memenuhi persyaratan yang ada," ujar Kepala BPOM, Penny K. Lukito.

Menurut Health Line, etilen oksida atau oksiran adalah bahan kimia yang digunakan untuk produksi bahan kimia lainnya. 

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) dan Badan Perlindungan Amerika Serikat (EPA) memasukkan zat ini sebagai karsinogen atau bahan kimia yang menyebabkan kanker.

Leukemia dan limfoma adalah kanker yang paling sering dikaitkan dengan paparan etilen oksida kronis, sebut Institut Kanker Nasional. 

Etilen oksida digunakan untuk membuat bahan kimia yang digunakan dalam produk antibeku, deterjen, perekat, obat-obatan, busa poliuretan, kosmetik sampo dan pembersih rumah tangga.

Etilen oksida juga digunakan sebagai pestisida dan bahan pensteril peralatan medis yang tidak dapat disterilkan dengan uap suhu tinggi. 

Itulah alasan kenapa Mie Sedaap ditraik dari pasaran Hong Kong. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata BPOM RI Soal Mie Sedaap Ditarik Pemerintah Hongkong karena Mengandung Pestisida, Produk di Indonesia Aman?

Kata BPOM RI Soal Mie Sedaap Ditarik Pemerintah Hongkong karena Mengandung Pestisida, Produk di Indonesia Aman?

Health | Kamis, 29 September 2022 | 19:25 WIB

Heboh Mie Sedaap Korean Spicy Chicken Ditarik di Hong Kong, Berikut Fakta-fakta yang Harus Diketahui

Heboh Mie Sedaap Korean Spicy Chicken Ditarik di Hong Kong, Berikut Fakta-fakta yang Harus Diketahui

Lifestyle | Kamis, 29 September 2022 | 18:40 WIB

Apa Itu Etilen Oksida? Zat yang Bikin Mie Sedaap Ditarik di Hongkong

Apa Itu Etilen Oksida? Zat yang Bikin Mie Sedaap Ditarik di Hongkong

News | Kamis, 29 September 2022 | 16:29 WIB

Terkini

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB