PKS Sebenarnya Ingin Deklarasikan Anies Bareng NasDem, Tapi Urung Dilakukan Gegara Kasus-kasus Tertentu

Rabu, 05 Oktober 2022 | 16:55 WIB
PKS Sebenarnya Ingin Deklarasikan Anies Bareng NasDem, Tapi Urung Dilakukan Gegara Kasus-kasus Tertentu
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Suara.com/Ria Rizki)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengungkapkan, sebenarnya partainya ingin bersama-sama dengan NasDem mengumumkan atau mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024.

Hanya saja, lantaran ada kasus-kasus tertentu, salah satunya pengusutan dugaan kasus korupsi Formula E di KPK, membuat PKS harus mengikhlaskan NasDem lebih dulu mendeklarasikan Anies.

"Apresiasi sama NasDem, tetapi PKS masih terus bermusyawarah. Maunya kan barengan, tapi ada kasus-kasus tertentu yang membuat kita mengikhlaskan biar NasDem duluan," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Mardani pun menjelaskan, soal kasus-kasus tertentu yang membuat PKS mengikhlaskan NasDem lebih dulu mendeklarasikan Anies.

"Ya sebagaimana berita-berita tidak pasti, yang pasti kan penetapan dulu kalau sudah ditetapkan plus ya jangan lagi ada upaya-upaya kriminalisasi yang tidak ada dasar begitu," ungkapnya.

Kendati begitu, Anggota Komisi II DPR RI tersebut mengatakan, PKS tidak juga bergantung pada kejelasan dugaan-dugaan kasus hukum yang membelit Anies.

Menurutnya, PKS sedang melakukan musyawarah soal capres-cawapres.

"Kita lagi musyawarah lagi mencari yang terbaik. Karena maunya kita pertama koalisi 20 persen dulu, abis itu capres cawapres jangan capresnya aja gitu," tuturnya.

"Kan kalau masih cuman capres bahasanya belum undangannya belom resmi hehe mau nikahnya dengan siapa gitu loh. Maunya PKS alon-alon asal kelakon tapi tetap hubungan dengan mas Anies bagus," sambungnya.

Baca Juga: Siapa Wakil yang Akan Duet dengan Anies Baswedan? Sosok dengan Kriteria Ini Dinilai Pantas

Deklarasi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI