Kader Berbondong-bondong Mundur Imbas Deklarasi Anies Baswedan, Nasdem: Wajar

Farah Nabilla Suara.Com
Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:45 WIB
Kader Berbondong-bondong Mundur Imbas Deklarasi Anies Baswedan, Nasdem: Wajar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kedua kanan) saat pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024 di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Deklarasi Anies Baswedan sebagai bakal dalon presiden pada Pilpres 2024 oleh Partai Nasdem beberapa waktu lalu, berbuntut panjang.

Pencalonan tersebut menimbulkan dinamika di internal partai besutan Surya Paloh tersebut. Setelah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024, sejumlah pengurus dan kader Partai Nasdem di sejumlah daerah memilih untuk mengundurkan diri.

Pengunduran diri sejumlah kader tersebut menjadi ironi, sebab setelah deklarasi, Ketua Umum Partai Nasdem meminta para kader dan pengurus partai ikut mengawal pencapresan Anie Baswedan hingga 2024 mendatang.

Ni Luh Djelantik

Kader Partai Nasdem yang pertama kali menyatakan mundur dari kepengurusan partai tersebut adalah Ni Luh Djelantik.

Ni Luh yang menjabat sebagai Ketua DPP Partai Nasdem Bidang UMKM tersebut mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun instagram pribadinya pada Senin lalu (3/10/2022).

Selamat tinggal NasDem, Pengumuman resmi menyusul. Rapatkan barisan Kesayangan. Berjuang dengan integritas dan hati nurani untuk rakyat termarjinalkan. NILUH DJELANTIK,” demikian tulis Ni Luh dalam akun sosial medianya.

Sehari setelah mengumumkan pengunduran diri melalui Instagram, Ia menyatakan dengan tegas kalau keputusannya itu berkaitan dengan keputusan partainya mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Meski begitu, Ni Luh tidak menjelaskan dengan rinci alasan dirinya menolak Anies Baswedan.

Baca Juga: Merasa Mendapat Dukungan, Hillary Brigita Lasut di 'Prank' 3 Komika Bergaya Satire

"Anies Baswedan berada di seberang kami, kami tidak ada masalah dengan beliau pribadi, karena pada saat beliau jadi jubir capres Pak Jokowi itu kami menyambut dengan sangat baik," kata Niluh kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).

Kader DPW Nasdem Bali dan Sulawesi Utara

Setelah Ni Luh memutuskan mundur, Wakil Ketua Bidang Hubungan Eksekutif DPW Partai Nasdem Bali Anak Agung Ngurah Panji Astika juga memutuskan untuk hengkang dari Partai Nasdem.

Sama dengan Ni Luh, alasan ia mundur dari Nasdem juga disebabkan karena Partainya tersebut mencalonkan Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024.

Tak hanya di Bali, kader Partai Nasdem di Sulawesi Utara juga mengikuti jejak Ni Luh dan Anak Agung untuk mundur.

Mantan Ketua DPW Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (Garpu_ NasDem Sulawesi Utara Fredriek ‘Didi Roa’ Lumalente juga mundur dengan alasan tidak sepakat dengan pencalonan Anies Baswedan oleh Partai Nasdem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI