Nabi Muhammad Membelah Bulan dengan Jari, Kenapa Tak Ada di Catatan Selain Al Quran?

Rifan Aditya

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:58 WIB
Nabi Muhammad Membelah Bulan dengan Jari, Kenapa Tak Ada di Catatan Selain Al Quran?
Mukjizat Nabi Muhammad, Nabi Muhammad Membelah Bulan dengan Jari, Kenapa Tak Ada di Catatan Selain Al Quran? - Ilustrasi bulan (pixabay.com)

Suara.com - Membaca kisah Nabi Muhammad SAW pada momen Maulid Nabi 2022 adalah kegiatan yang positif. Salah satunya tentang mukjizat Nabi Muhammad yang membelah bulan dengan jari. Namun kenapa kisah ini tak ada di catatan selain Al Quran?

Sebelum mulai meragukan keajaiban yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad tersebut. Mari disimak baik-baik kisahnya.

Mukjizat Nabi Muhammad membelah bulan dengan jari tercantum dalam Surat Al Qomar dan hadist shahih.

Suatu ketika, orang-orang kafir Quraisy menantang Nabi Muhammad SAW di depan umat-umatnya untuk melakukan hal yang diluar nalar. Tujuannya untuk mempermalukan Nabi.

"Kalau memang engkau adalah seorang nabi, maka tunjukkanlah satu mukjizat kepada kami. Belahlah bulan purnama yang kini tengah temaram menjadi dua bagian, dan letakkan yang sebelah di atas bukit Abu Qubais, serta letakkan yang sebelahnya lagi di atas bukit Qaiqa'an (dua bukit di Makkah)".

Nabi Muhammad SAW lalu berkata, "Jika aku sanggup menjawab tantangan itu, apakah kalian akan percaya jika aku memang diutus oleh Allah SAW untuk menunjukkan jalan kebenaran pada kalian?"

Kemudian beliau berdoa memohon kepada Allah SWT untuk menjawab tantangan dari orang-orang kafir Quraisy. Atas izin Allah SWT, Nabi Muhammad SAW menunjuk bulan dengan jarinya kemudian satelit bumi itu terbelah menjadi dua bagian.

Lalu diletakkan dua bagian bulan yang terbelah oleh Nabi Muhammad SAW tepat di atas kedua bukit yang diminta para kafir Quraisy.

“Dari Anas, ia berkata: ‘Penduduk Makkah meminta Nabi agar menunjukkan suatu bukti kenabian pada mereka, maka Nabi Muhammad menunjukkan terbelahnya bulan’” (HR Bukhari).

baca juga

Meskipun begitu, kafir Quraisy masih belum puas dan tidak percaya dan menganggap kejadian itu sebagai sihir.

Keesokan harinya, para kafir Quraisy masih ingin membuktikan kebenaran. Mereka lantas bertanya kepada para musafir.

Sebab menurut ahli sihir, ketika itu sihir hanya tampak di depan mata yang melihatnya, namun tidak akan terlihat di tempat lain.

Akan tetapi para musafir bersaksi bahwa mereka melihat kejadian bulan yang terbelah ketika diperjalanannya.

Nah, dari kejadian itu Allah SWT menurunkan ayat Al-Quran: "Sungguh, telah dekat hari kiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, mereka pun ingkar lagi berpaling seraya berkata, 'Ini adalah sihir yang terus-menerus', dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap", (QS Al Qomar 54: 1–2).

Kenapa hanya tercatat di Al Quran dan hadist?

Membelah bulan adalah sesuatu hal yang sangat ajaib. Pastinya, fenomena bulan terbelah ini juga akan disaksikan oleh manusia lain di berbagai belahan bumi.

Bahkan mungkin rotasi bumi akan terpengaruh karena kejadian luar biasa itu. Akan tetapi, kisah bulan terbelah menjadi dua ini hanya diceritakan dalam Al Quran saja.

Padahal cerita mukjizat Nabi Musa yang membelah lautan juga disebutkan dalam Alkitab, selain Al Quran. Namun mengapa mukjizat Nabi Muhammad yang dianggap lebih besar ini tidak terdapat di catatan lainnya?

Menurut Ustadz Abdul Wahab Ahmad, dikutip dari islam.nu.or.id, setidaknya ada 4 alasan yang bisa menjawab pertanyaan tersebut.

1. Minim catatan sejarah di masa lalu

Catatan kejadian dari empat belas abad yang lalu mungkin tidak direkam dengan baik. Sehingga dapat dimaklumi.

"Saat itu tak semua hal dicatat oleh masyarakat. Kebanyakan hanya berupa cerita dari mulut ke mulut yang kebanyakan hilang ditelan zaman," tulis Ustadz Abdul Wahab Ahmad.

2. Tidak semua orang di bumi saat itu melihat bulan

Bisa jadi saat itu bulan tak berada pada ketinggian yang cukup untuk dilihat di daerah yang sangat jauh, sehingga bangsa lain tak melihat kejadian itu.

Artinya manusia yang waktu itu mengalami siang hari tentu tidak bisa melihat mukjizat Nabi Muhammad membelah bulan.

3. Bisa jadi bulan terbelah saat larut malam

Sehingga kebanyakan orang di berbagai negeri sudah tertidur. Atau, bisa jadi saat itu langit terhalang awan bagi bangsa-bangsa di luar Makkah.

4. Bisa jadi kejadian ini sengaja ditutupi

Bukan hal yang mustahil bahwa kisah tersebut sengaja ditutupi dan dihilangkan dari sejarah. Meskipun banyak orang yang menyaksikannya.

Sebab, jika ditemukan catatan sejarah bahwa bulan penah terbelah akan menjadi bukti bahwa kenabian Nabi Muhammad adalah benar.

"Demikianlah mukjizat Nabi Muhammad berupa terbelahnya bulan jauh lebih menakjubkan dibanding “sekadar” membelah laut. Namun tetap semua mukjizat para Nabi adalah hal luar biasa yang tak bisa ditiru. Wallahua’lam," tulis Ustadz Abdul Wahab Ahmad.

Itulah alasan kenapa mukjizat Nabi Muhammad membelah bulan tidak terdapat dalam catatan sejarah lainnya, di luar Al Quran dan hadist.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Maulid Nabi, Bacalah Peringati Hari Lahir Nabi Muhammad SAW Malam Ini

Doa Maulid Nabi, Bacalah Peringati Hari Lahir Nabi Muhammad SAW Malam Ini

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:14 WIB

Mukjizat Nabi Muhammad Membelah Bulan Menjadi Dua dan Konfirmasinya

Mukjizat Nabi Muhammad Membelah Bulan Menjadi Dua dan Konfirmasinya

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:46 WIB

Kisah Nabi Muhammad SAW: Mukjizat Air Mengalir dari Jari Tangannya

Kisah Nabi Muhammad SAW: Mukjizat Air Mengalir dari Jari Tangannya

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:01 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×