Suara.com - Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Bernard Saragih pada Senin (10/10/2022) mengatakan pihaknya masih mencari data jambret HP yang terjadi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Penjambretan itu sudah terjadi pada akhir pekan kemarin.
“Kita belum kantongi identitasnya tapi kita bakal terus melakukan pendalaman,” kata Bernard, saat dikonfirmasi Suara.com.
Bernard juga mengatakan korban belum melaporkan kejadian penjambretan tersebut ke polisi. Peristiwa penjambretan yang viral itu terjadi Sabtu (8/10/2022).
Dari keterangan saksi di sekitar lokasi, petugas juga belum berhasil mengungkap identitas korban. Ia menduga saat itu korban hanya kebetulan melintas.
“Dari keterangan saksi enggak ada yang kenal sama korban,” katanya.
Bernard mengatakan kejadian serupa di tempat tersebut bukan kali pertama. Telah terjadi beberapa kali insiden yang sama, akan tetapi, setiap kali ada petugas, para pelaku ini tidak melakukan aksinya.
“Pernah ada, tapi enggak sering. Itu setiap enggak ada petugas. Petugas kan juga enggak mungkin 24 jam selalu ada di sana,” jelasnya.
Sebelumnya viral di sosial media, seorang pengendara mobil menjadi korban begal handphone alias HP saat menunggu lampu merah di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram, @terangmedia. Dalam rekaman video tercatat waktu kejadian terjadi pada Sabtu (8/10/2022) sekitar pukul 16.19 WIB.
Jambret, yang mengenakan helm tersebut merampas HP milik pengendara mobil saat pintu kaca mobilnya terbuka.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengklaim baru mengetahui adanya peristiwa ini. Namun dia memastikan akan memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan.
"Terima kasih infonya, akan kami selidiki," kata Komarudin saat dikonfirmasi, Minggu (9/10/2022).
Senada dengan itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Bernard Saragih menyebut pihaknya segera melakukan pengecekan ke koko kejadian.
"Sedang kami cek," kata Bernard singkat.