Sosok Penjual Es Dawet Di Tragedi Kanjuruhan Jadi Misteri, Komnas HAM Ikut Keliling Mencari Tapi Gagal

Bangun Santoso, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:55 WIB
Sosok Penjual Es Dawet Di Tragedi Kanjuruhan Jadi Misteri, Komnas HAM Ikut Keliling Mencari Tapi Gagal
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ikut angkat bicara terkait pengakuan seseorang yang mengaku sebagai penjual es dawet terkait tragedi Kanjuruhan yang viral media sosial.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, sejak berada di Malang, mereka turut mencari sosok pembuat rekaman suara itu. Hasilnya, mereka tidak menemukan sosok tersebut.

Diketahui, pengakuan sosok bersuara perempuan itu viral, menyebut dirinya sebagai penjual es dawet di kawasan Stadion Kanjuruhan dan mengaku mengetahui bagaimana tragedi Kanjuruhan terjadi.

"Apakah ada di sana dan lain sebagainya karena kami tiga kali ke Kanjuruhan, keliling dan cari tukang dawet. Dan bertanya kepada Aremania, kok bisa tukang dawet masuk stadion, itu gimana ceritanya, gitu loh dan mereka juga nyari," kata Anam kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Jakarta pada Rabu (12/9/2022) kemarin.

Karena tidak menemukannya, Anam meminta pihak kepolisian mencari sosok itu. Hal tersebut menjadi penting untuk membuktikan pengakuaannya, karena sudah dianggap meresahkan.

"Sepanjang yang kami lakukan (mencari), kami belum mendapatkannya. Sehingga kami mendorong teman-teman polisi untuk menemukan itu. Siapa yang membikin audio tukang dawet, termasuk juga ayok kita mulai dengan solidaritas dan menghormati korban, seluruh fakta kita cek kebenarannya," ujar Anam.

Viral Di Media Sosial

Mengutip dari Tangsel.suara.com--jaringan Suara.com, sebuah rekaman suara ibu-ibu yang mengaku penjual dawet di pintu 3 Stadion Kanjuruhan viral. Hal itu berdasarkan unggahan akun TikTok EL Natara.

Perempuan dalam rekaman suara menyebut Aremania sudah mabuk saat melihat laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

baca juga

"Suporternya sebelumnya udah pada minum (mabuk) semua, yang meninggal pun itu banyak yang berbau alkohol, yang saya tolong pun (Aremania) ternyata itu pemabuk,” kata perempuan dalam video.

"Nah di pintu 3 sebelah kiri warung saya itu ada anak kecil terjepit, ditolong sama polisi, Pak Arif namanya, polisi asal Batu, terus si Pak Arif ini nolong melindungi tapi dipukuli kepalanya (sama suporter yang mabuk),” sambungnya.

Alkohol menurutnya mendorong para suporter menjadi tak terkendali, hingga dagangannya juga ikut jadi sasaran kemarahan. Dia mengaku juga menyelamatkan sejumlah anggota polisi.

“Kenapa saya tahu, karena saya selamatkan (Pak Arif) di toko saya, polisi ini. Malah saat itu dawet-dawet jualanku dihancurkan, “Ini dawet Mas, jangan! Jangan!," ujarnya.

Kabar Terbaru Penjual Es Dawet

Terbaru beredar kabar, sosok dalam rekaman suara itu terungkap. Hal itu berdasarkan klarifikasi dan permintaan seorang ibu-ibu yang dibagikan oleh akun Twitter @AremaniaCulture, Rabu (12/10/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Trauma, Aremania Ini 11 Hari Bertahan di Kanjuruhan Tunggu 3 Temannya yang Sudah Meninggal

Diduga Trauma, Aremania Ini 11 Hari Bertahan di Kanjuruhan Tunggu 3 Temannya yang Sudah Meninggal

Depok | Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:10 WIB

Dicecar Warganet Soal Penyebar Hoaks Tragedi Kanjuruhan, PSI: Ibu Penjual Dawet Bukan Pengurus

Dicecar Warganet Soal Penyebar Hoaks Tragedi Kanjuruhan, PSI: Ibu Penjual Dawet Bukan Pengurus

Depok | Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Polisi Bersikeras Sebut Gas Air Mata Bukan Penyebab Kematian, Komnas HAM: Tunggu Hasil Laboratorium!

Polisi Bersikeras Sebut Gas Air Mata Bukan Penyebab Kematian, Komnas HAM: Tunggu Hasil Laboratorium!

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 06:25 WIB

Cerita Pilu Penjual Kopi tentang Aremania Tak Mau Pulang dari Stadion Kanjuruhan karena Teman-temannya Meninggal

Cerita Pilu Penjual Kopi tentang Aremania Tak Mau Pulang dari Stadion Kanjuruhan karena Teman-temannya Meninggal

Tantrum | Kamis, 13 Oktober 2022 | 06:24 WIB

Hingga Tengah Malam, Tiga Tersangka Tragedi Kanjuruhan Belum Selesai Diperiksa Penyidik Polda Jatim

Hingga Tengah Malam, Tiga Tersangka Tragedi Kanjuruhan Belum Selesai Diperiksa Penyidik Polda Jatim

Jatim | Kamis, 13 Oktober 2022 | 01:32 WIB

Liga 1 Dihentikan, Borneo FC Manfaatkan Waktu untuk Berbenah

Liga 1 Dihentikan, Borneo FC Manfaatkan Waktu untuk Berbenah

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 02:15 WIB

Heboh 'Penjual Dawet' Penyebar Hoaks di Kanjuruhan Disebut Kader PSI: Buzzer Dibayar Berapa Bu?

Heboh 'Penjual Dawet' Penyebar Hoaks di Kanjuruhan Disebut Kader PSI: Buzzer Dibayar Berapa Bu?

Kaltim | Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×