Jejak Kontroversi Gus Nur, Terbaru Jadi Tersangka Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 11:23 WIB
Jejak Kontroversi Gus Nur, Terbaru Jadi Tersangka Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama
Sosok Gus Nur (Youtube/Gus Nur 13 Official)

Suara.com - Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dan Bambang Tri Mulyono resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan penistaan agama. Bambang Tri adalah orang yang menggugat ijazah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sedangkan Gus Nur adalah pemilik akun Youtube Gus Nur 13 Official. 

Mereka diduga menyebarkan ujaran kebencian serta penistaan agama yang disebarkan akun lewat YouTube Gus Nur 13 Official. Keduanya menjadi tersangka terkait unggahan dalam akun Youtube tersebut. Tengah disorot, simak kontroversi Gus Nur berikut ini.

Kontroversi Gus Nur

Sugi Nur Rahaja atau lebih dikenal dengan nama Gus Nur merupakan penceramah kondang yang sering berdakwah di media sosial. Sosok Gus Nur dinilai provokatif bagi sebagian orang karena kerap menyebutkan hal-hal kontroversial yang bahkan berujung pada ranah hukum.

1. Bermasalah dengan NU

Pada September 2018 lalu, Gus Nur sempat diperiksa sebagai saksi terlapor atas kasus pencemaran nama baik Banser NU dan Ansor. Forum Pembela Kader Muda NU melaporkan Gus Nur ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda dengan dugaan menghina NU dan Banser dalam video durasi satu menit 26 detik yang diunggah di media sosial. Polda Jatim menetapkan Gus Nur sebagai tersangka pada November 2018.

Kasus penghinaan NU tersebut kemudian masuk persidangan pada 23 Mei 2019. Selanjutnya pada 24 Oktober, majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjara pada Gus Nur karena dinilai terbukti menyebarkan informasi yang menimbulkan muatan penghinaan terhadap Generasi Muda NU.

Selain hinaan tersebut, Gus Nur beberapa kali viral karena melontarkan sejumlah kalimat-kalimat yang dinilai melecehkan banser pada 2017 lalu. 

2. Menuding Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Bermental PKI

baca juga

Gus Nur juga sempat mengecam habis-habisan kasus penusukan Syekh Ali Jaber saat  dakwah di Lampung pada 13 September 2020 lalu. Ia menuding bahwa pelaku penusukan bermental PKI. 

Bahkan, Gus Nur sempat tertawa sinis merespons dugaan sementara yang menyebut pelaku yang berusia 24 tahun itu mengalami gangguan jiwa. Pasalnya karena bukan baru kali itu saja kasus yang menimpa ulama disebut pelakunya adalah orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.

Selain itu Gus Nur sempat meminta Polri agar jangan percaya begitu saja dengan informasi orang tua Alfin. Ia juga mengingatkan jangan sampai membuat pernyataan yang semakin membuat umat Islam marah.

3. Kritik Pemerintahan Jokowi

Bukan hanya itu, Gus Nur juga sering melontarkan kritikan-kritikan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam platform media sosial, Gus Nur menyebut Pemerintahan Jokowi penuh dengan kebohongan.

"Tiada hari tanpa bohong, tiada hari tanpa nipu, tiada hari tanpa dusta. Kalau ditanya gimana rezim ini, ya udah nggak ada baiknya di mata saya. Jelek laknatullah, ini saya, dan saya pertanggungjawabkan di hadapan Allah," kata Gus Nur saat berbincang dengan Refly Harun di channel YouTube Refly Harun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Nur dan Bambang Tri Jadi Tersangka Penistaan Agama

Gus Nur dan Bambang Tri Jadi Tersangka Penistaan Agama

Kalbar | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 10:27 WIB

Kisah Bambang Tri Mulyono, Penulis Buku Jokowi Undercover yang Ditangkap Polisi Setelah Gugat Ijazah Palsu Presiden

Kisah Bambang Tri Mulyono, Penulis Buku Jokowi Undercover yang Ditangkap Polisi Setelah Gugat Ijazah Palsu Presiden

Purwokerto | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:34 WIB

Nah Loh, Dokter Tifa Mendadak Hapus Tweet Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Ada Apa?

Nah Loh, Dokter Tifa Mendadak Hapus Tweet Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Ada Apa?

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:22 WIB

Penggugat Ijazah Palsu Presiden Jokowi Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama

Penggugat Ijazah Palsu Presiden Jokowi Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama

Bekaci | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 08:26 WIB

Resmi! Bambang Tri Mulyono dan Gus Nur Tersangka Kasus Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama

Resmi! Bambang Tri Mulyono dan Gus Nur Tersangka Kasus Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 21:13 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×