Begini Kronologis Awal Terbongkarnya Peredaran Narkoba yang Menyeret Irjen Teddy Minahasa

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:06 WIB
Begini Kronologis Awal Terbongkarnya Peredaran Narkoba yang Menyeret Irjen Teddy Minahasa
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin (tengah). Ia menjelaskan kronologis awal terbongkarnya kasus peredaran narkoba yang menyeret Irjen Teddy Minahasa Putra. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Suara.com - Penangkapan Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa Putra dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu, kini menjadi sorotan publik. Selain menyeret seorang perwira tinggi, peredaran narkoba tersebut juga melibatkan sejumlah anggota Polri.

Dalam keterangan yang disampaikan Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpsu) Kombes Komarudin di Mapolres Jakarta Pusat, ia membeberkan kronologis awal terbongkarnya kasus peredaran gelap narkoba. Ia mengemukakan, terbongkarnya kasus tersebut berawal dari laporan yang disampaikan kepada pihaknya pada Senin (10/10/2022).

"Dari laporan informasi yang kami dapat, kami Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Pusat melakukan upaya pendalaman, pengamatan, penyelidikan hingga pada tanggal 10 Oktober 2022 kami masuk lebih dalam untuk melakukan penggerebekan terhadap orang yang diduga sebagai pelaku penyebaran ataupun pengedar narkoba jenis sabu," ujarnya pada Jumat (14/10/2022).

Saat penggerebekan, petugas kemudian mendapatkan barang bukti berupa sabu dari seseorang berinisial HE. Barang bukti berupa sabu tersebut berjumlah 44 gram yang dibagi dalam dua klip plastik.

"Pada tanggal 10 (Oktober 2022) tepat pukul 8 malam (20.00 WIB) kami melakukan ataupun mengamankan pelaku atas nama inisial HE. Dari tangan pelaku kami mengamankan barang bukti sabu yang dikemas dalam dua buah kantong plastik masing-masing berjumlah 12 gram dan juga 32 gram dengan total sebanyak 44 gram yang kami amankan."

Kemudian, polisi kembali mengembangkan lebih dalam lagi asal barang sabu tersebut. HE kemudian membeberkan, mendapat barang haram tersebut dari seseorang berinisial AR alias Abeng.

"Selanjutnya, HE kami melakukan pendalaman, pengembangan dan pada tanggal yang sama tepat malam hari juga kami lakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki inisial AR alias Abeng di mana berdasarkan keterangan HE bahwa barang tersebut didapatkan dari saudara AR."

Tim kemudian melanjutkan penggeledehan di tempat AR. Namun, polisi tidak menemukan barang bukti saat melakukan penggeledahan.

"Di tempat AR, kami tidak menemukan barang bukti namun dari sini atas pengakuan dari saudara HE, kami melakukan pengembangan kepada saudara AR dan dari saudara AR kami interogasi mengarah kepada saudara AD yang secara kebetulan tempat kosnya persis berdepan-depanan dengan saudara AR."

baca juga

Mendapat petunjuk tersebut, polisi kemudian menggeledah tempat kos AD. Dari situlah, pihaknya baru mengetahui jika AD masih merupakan polisi aktif di Polres Metro Jakarta Barat.

"Kami juga melakukan penggeledahan di sana juga, kami tidak menemukan barang bukti. Namun saudara AD mengakui, bahwa barang tersebut milik yang bersangkutan setelah kami melakukan pendalaman di sana, baru kami ketahui bahwa AD adalah seorang anggota Polri aktif kesatuan Polres Metro Jakarta Barat di mana dari keterangan yang kami lakukan pendalaman bahwa barang yang dimiliki oleh saudara AD ini didapat dari seorang anggota Polri juga berpangkat Kompol."

Selanjutnya, Komarudin melanjutkan, pihaknya melaporkannya kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Setelah dilaporkan, Komarudian berkoordinasid dengan Propam dan Satres Narkoba Polda Metro Jaya.

"Oleh karena itu, saat itu kami langsung melaporkan kepada bapak Kapolda terkait dengan perkembangan tindak lanjut ungkapan yang dilakukan oleh jajaran sat resnarkoba. Atas perintah Bapak Kapolda untuk menindak tegas dan mengungkap peredaran sampai ke akar-akarnya dan beliau memerintahkan kepada kami untuk berkoordinasi dengan Kabid Propam Polda Metro Jaya dan juga bapak Dirnarkoba Polda Metro Jaya untuk melakukan pengembangan. Nah dari sinilah kegiatan pengembangan langsung dipimpin oleh Bapak Dirnarkoba Polda Metro Jaya."

Seperti diberitakan sebelumnya, terbongkarnya jaringan peredaran sabu yang menyeret Teddy Minahasa Putra berawal dari pengakuan sejumlah tersangka yang masih tercatat sebagai anggota aktif Polri, seperti disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ia mengemukakan, ada keterlibatan anggota Polri mulai dari pangkat brigadir kepala hingga AKBP dalam jaringan narkoba yang berhasil dibongkar. Berdasarkan kronologis keterangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kasus yang menyeret jenderal bintang dua ini berawal dari adanya laporan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Termasuk Irjen Teddy Minahasa, 5 Anggota Polisi Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Ini Perannya

Termasuk Irjen Teddy Minahasa, 5 Anggota Polisi Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Ini Perannya

Jakarta | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Terlibat Kasus Narkoba, Irjen Pol Teddy Minahasa Terancam Dipecat Tidak Hormat

Terlibat Kasus Narkoba, Irjen Pol Teddy Minahasa Terancam Dipecat Tidak Hormat

Banten | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:58 WIB

Resmi Tersangka Kasus Narkoba, Mantan Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa Terancam Dipecat hingga Hukuman Mati

Resmi Tersangka Kasus Narkoba, Mantan Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa Terancam Dipecat hingga Hukuman Mati

Sumbar | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:56 WIB

Terkini

Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi

Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Sir Patrick Stewart, Pemeran Professor X, Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Sir Patrick Stewart, Pemeran Professor X, Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:50 WIB

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup

Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:48 WIB

'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan

'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November

Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

×