Cuma Mikir Agar Menang Pilpres 2024, Sentilan Fahri Hamzah ke Capres: Makin Cerdas Mereka

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 20 Oktober 2022 | 19:20 WIB
Cuma Mikir Agar Menang Pilpres 2024, Sentilan Fahri Hamzah ke Capres: Makin Cerdas Mereka
Cuma Mikir Agar Menang Pilpres 2024, Sentilan Fahri Hamzah ke Capres: Makin Cerdas Mereka. [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Gelora]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 Fahri Hamzah mengkritik keras para kandidat calon presiden (capres) serta partai politik (parpol) yang hanya memikirkan masalah logistik saja, bagaimana memenangi Pemilu 2024 saja, baik itu Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg). Padahal menurutnya, kondisi ekonomi pada 2023 secara global mengalami resesi, termasuk ekonomi Indonesia yang diprediksi juga akan suram.

Dengan kondisi itu, Fahri menilai seharusnya mereka memikirkan bagaimana cara merebut hati rakyat dan memfasilitasi aspirasi atau kehendak rakyat yang telah memberikan mandat.

Itu disampaikan Fahri dalam diskusi Gelora Talk bertajuk 'Waspada Resesi Ekonomi 2023 Mengintai, Bagaimana Kesiapan Indonesia?', Rabu (19/10/2022) sore.

"Semakin cerdas mereka, seolah-olah cara memenangkan Pemilu itu cuma persoalan teknis, hanya sekedar dengan logistik saja," kata Fahri.

Hal ini, kata Fahri, tentu saja menjadi kecemasan kita bersama mengenai masa depan Indonesia agar tidak menemui jalan buntu.

"Rekonstruksi cara memenangkan hati rakyat tidak dimengerti," katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia tersebut melihat kalau cara berpikir para kandidat capres dan parpol itu hanya mencoba untuk kritis.

Melalui kaca matanya, Fahri memandang bahwa mereka berpikir seolah-olah kalau ada sumber daya alam hanya terkait dengan pendapatan daerah, pendapatan negara, perekonomian nasional dan growth (pertumbuhan) yang tinggi.

"Kalau soal growth tertinggi, sebenarnya daerahnya Lukas Enembe yang sekarang menjadi tersangka. Di bawahnya ada daerah nikel, batubara dan seterusnya. Tetapi kantong-kantong kemiskinan juga ada di sini, inilah yang jadi anomali. Ayo kita memikirkan rakyat, melakukan perubahan di Pemilu 2024," tegasnya.

baca juga
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah dalam diskusi Gelora Talk bertajuk 'Waspada Resesi Ekonomi 2023 Mengintai, Bagaimana Kesiapan Indonesia?', Rabu (19/10/2022) sore. (Dok. Gelora Indonesia)
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah dalam diskusi Gelora Talk bertajuk 'Waspada Resesi Ekonomi 2023 Mengintai, Bagaimana Kesiapan Indonesia?', Rabu (19/10/2022) sore. (Dok. Gelora Indonesia)

Sementara itu, ekonom senior Rizal Ramli mengatakan, banyak keputusan strategis saat ini yang diputuskan oleh para ketua umum parpol, sehingga DPR tidak lagi independen dalam membela kepentingan rakyat.

"Sekarang ini, DPR dikendalikan oleh 9 ketua umum, mereka manut sama pak Jokowi (Presiden Jokowi). Sehingga DPR sedikit sekali yang bersuara independen seperti soal kenaikan BBM," kata Rizal Ramli.

Rizal Ramli menegaskan, kenaikan harga BBM telah memicu inflasi makanan diatas 15,5 persen, dan bisa menjadi 17 persen. Bahkan ia memprediksi nilai tukar rupiah bakal anjlok hingga Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mantan Menko Perekonomian ini juga memprediksi inflasi pada tahun ini bisa menembus 5,5 persen, tapi angka tersebut adalah secara umum karena yang paling dirasakan adalah terkait inflasi makanan.

Potret Ekonom senior Rizal Ramli. (Istimewa)
Potret Ekonom senior Rizal Ramli. (Istimewa)

"Inflasi biasa 5,5 persen, sementara inflasi makanan yang terpenting untuk rakyat dan buruh sebelum kenaikan BBM sudah 13,5 persen. Ini jelas anti-Pancasila, anti-NKRI, kalau sikapnya kayak begini," tegas Rizal Ramli.

Sedangkan Managing Director Political Economic and Policy Studies (PEPS) Prof Anthony Budiawan mengatakan, kondisi ekonomi Indonesia pada 2023 diperkirakan juga akan suram seperti ekonomi global pada umumnya yang mengalami resesi.

Sebab, rezim inflasi Indonesia saat ini dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga The Fed, Bank Sentral AS, kecuali apabila Bank Indonesia (BI) berani melepas spekulatif ketergantungan terhadap kenaikan suku bunga tersebut, dan berani menciptakan capital auto sendiri agar perekonomian nasional tidak mudah terkontraksi .

"Kalau ekonomi Indonesia sekarang masih baik-baik saja, karena masih tertolong dari adanya windfall profit dari harga komoditas dan batu bara. Tetapi tahun 2023 belum tentu, karena kondisi secara ekonomi global mengalami resesi," kata Prof Anthony.

Karena itu, ia menilai menaikkan suku untuk mengatasi resesi ekonomi, bukan solusi, malahan akan memperparah jurang resesi dan makin memperlemah nilai tukar rupiah.

"Hati-hati kalau mau investasikan barang-barang jangka panjang nanti akan terjebak suku bunga dan Semoga rakyat ini mendapatkan beberapa bantuan atau pemerintah mengalokasikan jaring pengaman sosial pada 2023," ujar Anthony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HUT ke-58, Golkar Undang Figur Capres 2024 di Acara Puncak Besok: Ada Ganjar dan Anies

HUT ke-58, Golkar Undang Figur Capres 2024 di Acara Puncak Besok: Ada Ganjar dan Anies

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:42 WIB

Mulanya Bungkam, Ganjar Pranowo Kini Pede Nyapres, Diduga Dapat Petuah dari Jokowi

Mulanya Bungkam, Ganjar Pranowo Kini Pede Nyapres, Diduga Dapat Petuah dari Jokowi

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:08 WIB

'Anies Ancam Keutuhan Bangsa, Ganjar Penerus Jokowi', Guntur Romli Sebut Dua Tokoh Jadi Lawan Sepadan

'Anies Ancam Keutuhan Bangsa, Ganjar Penerus Jokowi', Guntur Romli Sebut Dua Tokoh Jadi Lawan Sepadan

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:08 WIB

Pengamat Nilai Ganjar Serius Maju Nyapres, Sinyal ke PDIP Kalau Tak Cuma Puan yang Siap

Pengamat Nilai Ganjar Serius Maju Nyapres, Sinyal ke PDIP Kalau Tak Cuma Puan yang Siap

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:19 WIB

Terkini

Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?

Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:25 WIB

7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui

7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:20 WIB

Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah

Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:19 WIB

7 Cara Membedakan Parfum Asli dan Palsu, Jangan Tergiur Harga Murah

7 Cara Membedakan Parfum Asli dan Palsu, Jangan Tergiur Harga Murah

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:19 WIB

IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat

IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:18 WIB

7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!

7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:17 WIB

Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK

Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:15 WIB

Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu

Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:15 WIB

Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan

Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14 WIB

Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia

Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:11 WIB

×