20 Daerah yang Mencatat Kasus Gagal Ginjal Akut, Paling Ngeri DKI Jakarta

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:35 WIB
20 Daerah yang Mencatat Kasus Gagal Ginjal Akut, Paling Ngeri DKI Jakarta
Ilustrasi gagal ginjal akut (Unsplash/Robina Weermeijer)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sementara ini total kasus gagal ginjal akut mencapai 241, yang tersebar di 22 provinsi. Kemudian, sebanyak 133 orang dinyatakan meninggal dunia.

Pernyataan tersebut Budi sampaikan dalam konferensi pers di Gedung Adhyatma Kemenkes, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2022). Ia juga menyebut jika setelah melewati tahap identifikasi, angka kematian meningkat hingga 55 persen.

Budi juga mengatakan rata-rara pasien yang menderita penyakit gagal ginjal akut ini berasal dari kalangan anak-anak. Di mana yang paling banyak dialami oleh bayi berusia di bawah lima tahun atau balita.

Adapun daftar wilayah yang mencatat kasus gagal ginjal akut. Tersebar di 20 provinsi, data ini diurutkan dari angka yang paling tinggi hingga rendah.

  1. DKI Jakarta: 51 kasus dengan 27 di antaranya meninggal dunia
  2. Jawa Barat: 31 kasus dengan 17 di antaranya meninggal dunia
  3. Jawa Timur: 30 kasus dengan 13 di antaranya meninggal dunia
  4. Aceh: 23 kasus dengan 15 di antaranya meninggal dunia
  5. Bali: 15 kasus dengan 10 di antaranya meninggal dunia
  6. Banten: 10 kasus dengan 5 di antaranya meninggal dunia
  7. Sumatera Barat: 10 kasus dengan 5 di antaranya meninggal dunia
  8. Sumatera Utara: 9 kasus dengan 6 di antaranya meninggal dunia
  9. DIY: 7 kasus dengan 3 di antaranya meninggal dunia
  10. Jawa Tengah: 6 kasus dengan 4 di antaranya meninggal dunia
  11. NTB: 3 kasus (3 meninggal)
  12. Jambi: 2 kasus (2 meninggal)
  13. NTT: 2 kasus (2 meninggal)
  14. Sulawesi Tenggara: 2 kasus dan 1 di antaranya meninggal dunia
  15. Sumatera Selatan : 2 kasus dan 1 di antaranya meninggal dunia
  16. Kalimantan Selatan: 1 kasus (1 meninggal)
  17. Kalimantan Timur: 1 kasus (1 meninggal)
  18. Riau: 1 kasus (1 meninggal)
  19. Kalimantan Utara: 1 kasus
  20. Papua: 1 kasus

Sementara dua provinsi lainnya belum diketahui. Kemenkes hanya membagikan jumlah keseluruhan tanpa rincian lebih lanjut.

Lalu, Budi mencatat gejala yang paling banyak dialami penderita adalah oliguria (air kencing sedikit) dan anuria (tidak ada air kencing sama sekali)

Sementara penyebabnya, Budi mengatakan bahwa pihak Kemenkes masih belum bisa mengidentifikasi. Namun, ia memastikan jika penyakit yang datang secara tiba-tiba ini tidak ada kaitannya dengan pemberian vaksin Covid-19. 

Sebagai bentuk kewaspadaan, Kemenkes meminta para orang tua memantau jumlah dan warna urin yang pekat pada anak. Jika jumlahnya berkurang dari 0,5ml/kgBB/jam dalam 6-12 jam atau bahkan tidak ada urine selama 6-8 jam, maka anak harus segera dibawa ke rumah sakit.

Nantinya, pihak rumah sakit diminta melakukan pemeriksaan fungsi ginjal yaitu ureum dan kreatinin. Jika hasilnya menunjukkan peningkatan, maka perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan diagnosa.

Diketahui pula sebelumnya bahwa Kemenkes telah memberi instruksi agar semua apotek di Indonesia untuk sementara waktu tidak menjual obat sirup. Para tenaga kesehatan pun diminta untuk tidak memberikan resep obat cair kepada pasien.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Sakit Ini Skrining Anak-anak Mengarah Gagal Ginjal Akut

Rumah Sakit Ini Skrining Anak-anak Mengarah Gagal Ginjal Akut

Sumbar | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:31 WIB

5 Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut yang Telan Banyak Nyawa Anak Indonesia

5 Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut yang Telan Banyak Nyawa Anak Indonesia

Health | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:12 WIB

Presiden Buka Trade Expo Indonesia, Pertamina Boyong 50 UMKM dan Siap Go Global

Presiden Buka Trade Expo Indonesia, Pertamina Boyong 50 UMKM dan Siap Go Global

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:57 WIB

Tetap Waspada, Kenali Penyakit Gagal Ginjal pada Anak dari Gejala Berikut

Tetap Waspada, Kenali Penyakit Gagal Ginjal pada Anak dari Gejala Berikut

Batam | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:57 WIB

Lima Tahun Bersama, Coki Pardede dan Tretan Muslim Memilih Berpisah

Lima Tahun Bersama, Coki Pardede dan Tretan Muslim Memilih Berpisah

| Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:45 WIB

TC di Eropa, Timnas Indonesia U-20 akan Jajal Ketangguhan Turki

TC di Eropa, Timnas Indonesia U-20 akan Jajal Ketangguhan Turki

Bola | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:36 WIB

Terkini

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:30 WIB

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:17 WIB

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB