Bukan Luhut, Gus Yaqut Bongkar Menteri Kesayangan Presiden: Insya Allah Jadi Wapres

Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 24 Oktober 2022 | 14:29 WIB
Bukan Luhut, Gus Yaqut Bongkar Menteri Kesayangan Presiden: Insya Allah Jadi Wapres
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Dok Kementerian Agama )

Suara.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas baru-baru ini membongkar siapa menteri kesayangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Tak terduga, sosok menteri yang disebut Gus Yaqut bukanlah Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves).

Ternyata, Gus Yaqut mengungkap bahwa menteri yang paling disayangi Presiden Jokowi adalah Menteri BUMN Erick Thohir. Ini diungkap Menag dalam sambutan acara 'Shalawat Kebangsaan' memperingati Hari Santri.

"Yang terhormat dan kita semua hormati, sahabat saya, saudara saya, Menteri BUMN Pak Haji Erick Thohir, menteri yang menurut lebah baganthong tadi itu, menteri yang disayang presiden," ujar Yaqut di Kemayoran, Jakarta seperti dikutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Senin (24/10/2022).

Dengan yakin, Menag Yaqut bahkan mendoakan Erick Thohir menjadi presiden di masa depan. Menurutnya, Menteri BUMN tersebut memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menjadi pemimpin Indonesia.

"Jika Allah SWT menghendaki nanti, Pak Erick yang akan menyayangi menteri-menterinya," doa Yaqut.

Ketua Gerakan Pemuda Anshor (GP Ansor) mengatakan, sosok Erick selalu berhasil dalam mengemban setiap amanah yang diberikan sebagai inspirasi bagi para santri. Yaqut pun meminta pada santri untuk mencontoh rekam jekak Erick.

Ia memaparkan bagaimana Erick menjadi inspirasi selama ini, mulai menjadi pengusaha, menteri dan kelak, Yaqut berharap agar Erick bisa menjadi presiden. Yaqut pun meminta Erick untuk bersabar.

"Insya Allah Pak Erick, sabar sedikit. Minimal wakil presiden, Pak," ucap Menag Yaqut.

Dalam kesempatan ini, Menteri BUMN Erick Thohir juga menyambut peringatan Hari Santri. Menurutnya, Hari Santri bisa menjadi momentum dalam mengkonsolidasikan potensi ekonomi keumatan.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Erick mendorong para santri untuk menjadi pemimpin masa depan dan penerus bangsa. Ia menekankan pentingnya pendidikan dan ekonomi dalam membangun bangsa.

"Tapi yang saya berulang-ulang sampaikan, penting sekali dengan era yang terdisrupsi hari ini, namanya pendidikan dan ekononi harus menjadi pergerakan yang sangat penting," jelas Erick.

Erick sendiri menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Sebagai Ketum MES, ia mengajak umat Islam di Tanah Air untuk tidak sekadar menjadi buih, namun harus menjadi ombak di perekonomian Indonesia.

Menurutnya, ekonomi umat Islam memiliki potensi yang besar, seperti industri halal yang dapat menjadi pertumbuhan bagi Indonesia ke depan.

"Saya berharap pada santri terus meningkatkan kapabilitas bahwa ilmu menjadi bagian penting dan Insyaallah pemerintah saat ini, bapak Presiden sangat komitmen dalam membangun ekonomi pesantren," katanya.

"(Pembangunan ekonomi) melalui BUMN dengan BSI atau bagaimana pendidikan santri jadi prioritas dengan adanya beasiswa yang terus kami upayakan," tandas Erick.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Kunjung Deklarasi Capres dan Cawapres, Megawati Minta Para Kader PDIP Bersabar: Jangan Grusah-grusuh

Tak Kunjung Deklarasi Capres dan Cawapres, Megawati Minta Para Kader PDIP Bersabar: Jangan Grusah-grusuh

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 14:17 WIB

Xi Jinping Cetak Rekor Baru, Jadi Satu-satunya Pemimpin Tiongkok Tiga Periode

Xi Jinping Cetak Rekor Baru, Jadi Satu-satunya Pemimpin Tiongkok Tiga Periode

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2022 | 14:08 WIB

SMRC Sebut Kemungkinan Hanya Muncul 3 Calon di Pilpres 2024

SMRC Sebut Kemungkinan Hanya Muncul 3 Calon di Pilpres 2024

Sumut | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:51 WIB

Presiden Beri Kode-kode Politik Diduga Sindir NasDem Saat HUT Golkar, Ngabalin: Pesan Jokowi kepada Partai Pendukung

Presiden Beri Kode-kode Politik Diduga Sindir NasDem Saat HUT Golkar, Ngabalin: Pesan Jokowi kepada Partai Pendukung

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:57 WIB

Dukung Persiapan Palestina Merdeka, Presiden Jokowi: Indonesia Beri Bantuan

Dukung Persiapan Palestina Merdeka, Presiden Jokowi: Indonesia Beri Bantuan

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:37 WIB

Dukung Palestina Merdeka, Presiden Jokowi Sebut Indonesia Siap Berikan Bantuan Ini

Dukung Palestina Merdeka, Presiden Jokowi Sebut Indonesia Siap Berikan Bantuan Ini

Jabar | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:31 WIB

Terkini

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB