Pedas! BEM UI Kritik Jokowi Pendusta, Ma'ruf Amin Malah Dibilang Cuma Foto Pajangan di Kelas SD

Dany Garjito, Elvariza Opita

Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:54 WIB
Pedas! BEM UI Kritik Jokowi Pendusta, Ma'ruf Amin Malah Dibilang Cuma Foto Pajangan di Kelas SD
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Iriana Jokowi berpamitan ke Wakil Presiden Ma'ruf Amin sebelum bertolak ke Beijing, China di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (25/7/2022). (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Kritikan mahasiswa bukan lagi hal asing di era demokrasi Republik Indonesia. Bahkan di era Presiden Joko Widodo ini saja sudah ada beberapa agenda unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa untuk mengkritik dan menyampaikan aspirasi mereka terhadap jalannya pemerintahan.

Salah satu yang cukup vokal adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia. Prinsip yang sama pun terlihat di unggahan Twitter BEM UI pada Selasa (25/10/2022) kemarin.

BEM UI terlihat mengunggah poster yang memperlihatkan sosok Jokowi dan wakilnya, Ma'ruf Amin, di balik podium. Tampak Jokowi dengan gestur khasnya tengah menyampaikan pidato.

Namun terlihat pula hidung Jokowi di foto tersebut memanjang selayaknya tokoh animasi Pinokio. Gambar ini tampaknya dimaksudkan untuk mendukung penilaian BEM UI atas pemerintahan Jokowi yang penuh dusta, termasuk dianggap tidak mampu menyejahterakan rakyat seperti janji sang presiden.

"Kerja! Kerja! Kerja! Tapi sia-sia..." kritik BEM UI di posternya, dikutip Suara.com, Rabu (26/10/2022). "#CUKUPSUDAH : KAMI LELAH."

"Lebih dari setengah masa jabatan Jokowi-Ma'ruf Amin telah berjalan, tetapi tak ada satupun janji-janji politik yang terpenuhi sempurna," sambung BEM UI lewat cuitan berikutnya.

BEM UI bahkan menilai janji-janji Jokowi dan Ma'ruf Amin semasa kampanye hanyalah cara untuk memuluskan jalan menuju kekuasaan. Mirisnya, kini semua janji itu seolah menjadi angin lalu karena Jokowi dan Ma'ruf Amin justru tidak bekerja merealisasikannya.

Hal inilah yang menjadi alasan BEM UI menuding Jokowi hanyalah pendusta semata. Namun mayoritas warganet ternyata lebih memperhatikan kritikan BEM UI kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Bagaimana tidak? Sebab BEM UI terang-terangan menyebut Ma'ruf Amin hanya seperti foto pajangan yang seolah tidak punya kontribusi terhadap pemerintahan Indonesia.

"Jokowi adalah contoh baik bagi kita tentang seorang Presiden yang dipilih dengan suara rakyat, tetapi tidak pernah menunjukan keberpihakannya pada rakyat dan sering memperburuk sendi-sendi kehidupan rakyat," kecam BEM UI.

"Ditambah lagi seorang Wakil Presiden yang tugasnya tidak lebih dari sebagai simbol dan pajangan di depan kelas-kelas sekolah dasar," lanjutnya. "Bagaimana mungkin kita menuju kemajuan jika negara ini dipimpin oleh pendusta dan sebuah foto pajangan?"

Sejatinya ini bukan kali pertama BEM UI mengecam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun kritikan kali ini sampai menjadi trending topic di Twitter pada Rabu (26/10/2022). Postingan organisasi mahasiswa tersebut tampak dipenuhi kecaman warganet.

BEM UI bukan hanya dinilai tidak memahami tugas dan wewenang wapres, warganet menilai BEM UI melakukan tebang pilih dalam membela kepentingan rakyat. Pasalnya BEM UI disebut-sebut tidak berkenan mendorong pengesaan RUU Perampasan Aset Koruptor.

Aksi Mahasiswa UI merobek dan membakar foto Rektor UI Ari Kuncoro saat melakukan aksi di Taman Rotunda, Selasa 12 Oktober 2021 (depokToday.com)
Aksi Mahasiswa UI merobek dan membakar foto Rektor UI Ari Kuncoro saat melakukan aksi di Taman Rotunda, Selasa 12 Oktober 2021 (depokToday.com)

"Ya mbok dibaca undang-undangnya, posisi wakil sejak dulu bukannya begitu. Ada ada saja kaum muda ini!" cuit warganet.

"Baca komen-komen yang masuk mestinya kalian tu malu. Ga cuma dibully tapi kalian juga dimaki... Tau kenapa? Karena kami udah muak dengan sikap kalian yang kekanak-kanakan. Percuma jadi mahasiswa kalo mengkritik dengan cara yang tidak intelek... Berani ga kalian menyuarakan RUU Perampasan Aset Koruptor?" komentar warganet.

"Silahkan mengkritik tapi penting menjaga kesopanan karena kalian mahasiswa, bukan abal-abal. Kritik sekeras-kerasnya dan demo lah, tapi jangan mencaci maki apalagi menghina. Siap kah kalian jika diperlakukan sama seperti yang kalian lakukan? Jaga adab, tunjukan sopan santun & intelektualitas," ujar warganet lain.

Meski begitu, masih ada beberapa warganet yang menyuarakan dukungannya untuk BEM UI yang terus vokal mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantas Ganjar Pranowo Ditegur, Pernyataan Siap Nyapres Diduga Demi Jokowi 'Kudeta' Megawati dari PDIP?

Pantas Ganjar Pranowo Ditegur, Pernyataan Siap Nyapres Diduga Demi Jokowi 'Kudeta' Megawati dari PDIP?

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 08:38 WIB

Presiden Optimis, Januari Nanti Gedung-gedung Sudah Berdiri di IKN

Presiden Optimis, Januari Nanti Gedung-gedung Sudah Berdiri di IKN

Kalbar | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:05 WIB

Soal Capres 2024, Surya Paloh dan Jokowi Punya Selera Berbeda, Elit NasDem: Presiden Lebih ke Ganjar

Soal Capres 2024, Surya Paloh dan Jokowi Punya Selera Berbeda, Elit NasDem: Presiden Lebih ke Ganjar

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:17 WIB

Profil Dede Budhyarto, Komisaris PT Pelni Ribut dengan Fadli Zon Gegara Khilafah

Profil Dede Budhyarto, Komisaris PT Pelni Ribut dengan Fadli Zon Gegara Khilafah

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:37 WIB

Bijak, Ma'ruf Amin: Kalau Beda Capres Katakan Lakum Capresukum, Walana Capresuna

Bijak, Ma'ruf Amin: Kalau Beda Capres Katakan Lakum Capresukum, Walana Capresuna

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:55 WIB

Terkini

UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan

UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:45 WIB

Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono

Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:42 WIB

Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap

Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:40 WIB

Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?

Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:36 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh

Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:30 WIB

Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung

Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:21 WIB

Wamendagri Wiyagus: PAKU Integritas Tak Hanya Soal Urusan Hukum, Melainkan Juga Pelayanan Publik

Wamendagri Wiyagus: PAKU Integritas Tak Hanya Soal Urusan Hukum, Melainkan Juga Pelayanan Publik

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:13 WIB

Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan

Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:08 WIB

Klaim Bawa Kabar Gembira ke Istana, Kepala BGN Mau Lapor Efisiensi Anggaran ke Prabowo

Klaim Bawa Kabar Gembira ke Istana, Kepala BGN Mau Lapor Efisiensi Anggaran ke Prabowo

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:01 WIB

Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit

Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:58 WIB