China Dituduh Operasikan Kantor Polisi Ilegal di Belanda

Diana Mariska | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:49 WIB
China Dituduh Operasikan Kantor Polisi Ilegal di Belanda
bendera China [antara]

Suara.com - Pemerintah China telah dituduh mendirikan setidaknya dua "kantor polisi" yang keberadaannya tidak dilaporkan di Belanda.

Menurut BBC, media Belanda menemukan bukti bahwa "kantor layanan luar negeri", yang disebut menyediakan layanan diplomatik, digunakan untuk mencoba membungkam para pembangkang China yang berada di Eropa.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan keberadaan pos polisi yang tidak resmi itu adalah ilegal.

Sementara itu, Kedutaan Besar China mengatakan pihaknya tidak mengetahui keberadaan kedua kantor polisi itu.

Penyelidikan itu awalnya dipicu oleh sebuah laporan berjudul Pemolisian Transnasional China Menggila yang dirilis oleh lembaga non-profit Safeguard Defenders yang berbasis di Spanyol.

Menurut organisasi itu, biro keamanan publik dari dua provinsi di China telah mendirikan 54 "pusat layanan polisi luar negeri" di lima benua dan 21 negara. Kebanyakan dari kantor-kantor berada di Eropa, termasuk sembilan kantor di Spanyol dan empat di Italia. Di Inggris, organisasi itu menemukan dua kantor di London dan satu di Glasgow.

Unit-unit tersebut seolah-olah diciptakan untuk mengatasi kejahatan transnasional dan melakukan tugas administratif, seperti pembaruan SIM. Namun, menurut Safeguard Defenders, pada kenyataannya, mereka melakukan "operasi persuasi" yang bertujuan memaksa mereka yang dicurigai menentang rezim China untuk pulang ke negara itu.

RTL News dan platform jurnalisme investigasi, Follow the Money, sebelumnya membagikan kisah Wang Jingyu, yaitu seorang pembangkang China yang mengatakan bahwa ia sedang dikejar oleh polisi China di Belanda.

Berbicara dalam bahasa Inggris, Wang mengatakan kepada wartawan Belanda bahwa dia menerima telepon awal tahun ini dari seseorang yang mengaku berasal dari dari salah satu kantor tersebut.

Selama percakapan, ia mengatakan dirinya didesak untuk kembali ke China guna "menyelesaikan masalah saya. Dan untuk memikirkan orang tua saya."

Sejak itu, dia menggambarkan adanya pelecehan dan intimidasi yang sistematis, yang ia yakini diatur oleh agen pemerintah China.

Menanggapi laporan tersebut, Kedubes China mengatakan kepada RTL News bahwa mereka tidak mengetahui keberadaan kantor polisi tersebut.

Seorang juru bicara Kemlu Belanda mengatakan keberadaan kantor tersebut di Belanda illegal, dan mereka juga berjanji untuk "menyelidiki apa yang kantor tersebut lakukan di sini dan akan mengambil tindakan yang tepat".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemuda Bantul Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Jual, Diekspor hingga ke Belanda

Pemuda Bantul Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Jual, Diekspor hingga ke Belanda

Jogja | Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:40 WIB

Spesifikasi Kunci Vivo V2156FA Bocor Melalui TENAA

Spesifikasi Kunci Vivo V2156FA Bocor Melalui TENAA

Tekno | Rabu, 26 Oktober 2022 | 08:20 WIB

Investor China Investasi Rp100 Miliar untuk Proyek Kereta Gantung Gunung Rinjani

Investor China Investasi Rp100 Miliar untuk Proyek Kereta Gantung Gunung Rinjani

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2022 | 21:12 WIB

Produser Drama A Romance of the Little Forest Bicarakan Persiapan Season 2

Produser Drama A Romance of the Little Forest Bicarakan Persiapan Season 2

Your Say | Selasa, 25 Oktober 2022 | 17:33 WIB

Pernah Bekerja di China, Mantan Pilot AS Ditangkap oleh Polisi Federal Australia

Pernah Bekerja di China, Mantan Pilot AS Ditangkap oleh Polisi Federal Australia

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:06 WIB

Tak Perpanjang Kontrak, Chen Yao Resmi Tinggalkan Tangren Media

Tak Perpanjang Kontrak, Chen Yao Resmi Tinggalkan Tangren Media

Your Say | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:50 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB