Australia akan Kirim Tentara untuk Ikut Latih Pasukan Ukraina

Diana Mariska | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:15 WIB
Australia akan Kirim Tentara untuk Ikut Latih Pasukan Ukraina

Suara.com - Australia mengumumkan akan mengirim sebanyak 70 tentara ke Inggris untuk membantu melatih pasukan Ukraina di sana.

Dalam pengumuman yang disampaikan pada Kamis (27/10), Australia juga menyebut akan mengirim 30 lagi kendaraan lapis baja untuk memperkuat kemampuan Ukraina dalam perang melawan Rusia.

"Kami perkirakan konflik ini akan berlarut-larut," kata Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, kepada televisi ABC.

Para tentara Australia itu direncanakan tiba di Inggris pada Januari mendatang dan akan bergabung dalam pelatihan internasional yang dipimpin Inggris.

Meski demikian, mereka tidak akan diturunkan ke medan perang di Ukraina, ujar Menhan Marles.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, menyampaikan rasa terima kasih kepada Australia atas bantuan terbaru yang diberikan negara itu.

"Kendaraan-kendaraan lapis baja [Bushmaster] telah menunjukkan hasil luar biasa di medan perang, dan kami meminta tambahan. Kami akan selalu mengingat dukungan dari Australia," kata Kuleba di Twitter.

Dukungan teranyar itu akan menjadikan total bantuan Australia untuk Ukraina mencapai sekitar 655 juta dolar Australia (sekitar Rp6,58 triliun) sejak konflik di Ukraina dimulai pada Februari 2022.

"Kami sadar bahwa Ukraina saat ini perlu didukung dalam jangka yang lebih panjang jika kita menginginkan Ukraina punya kemampuan untuk menyelesaikan konflik ini dengan caranya sendiri," kata Marles.

Australia adalah salah satu negara non-NATO yang menjadi penyumbang terbesar di kubu Barat untuk Ukraina.

Australia sudah memasok bantuan serta peralatan pertahanan untuk Ukraina serta melarang ekspor alumina dan bijih aluminium, termasuk bauksit, dari Rusia.

Selain itu, Australia juga telah menjatuhkan sanksi terhadap ratusan individu dan entitas Rusia.

Sementara itu, pasukan Ukraina telah bergerak memasuki Provinsi Kherson, yang sebelumnya, diduduki Rusia.

Pergerakan tentara Ukraina itu membuat Moskow terancam kalah, bersamaan dengan momen saat Rusia menggelar latihan untuk mengantisipasi perang nuklir.

Rusia juga menuduh Kiev memerintahkan dua organisasi untuk membuat bom radioaktif, tetapi tudingan itu kemudian dibantah oleh Ukraina. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sisi Unik Pulau Pasir, Lebih Dekat ke NTT Tapi Punya Australia

Sisi Unik Pulau Pasir, Lebih Dekat ke NTT Tapi Punya Australia

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:00 WIB

5 Tim Peserta Piala Dunia 2022 yang Masih Mengandalkan Pemain-pemain Tua, Argentina dan Portugal Termasuk

5 Tim Peserta Piala Dunia 2022 yang Masih Mengandalkan Pemain-pemain Tua, Argentina dan Portugal Termasuk

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 21:30 WIB

3 Fakta Pulau Pasir: Hampir Digugat Warga Adat NTT, Ternyata Memang Milik Australia

3 Fakta Pulau Pasir: Hampir Digugat Warga Adat NTT, Ternyata Memang Milik Australia

Lifestyle | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:57 WIB

Lawan Drone Rusia, AS Ingin Kirim Rudal Pencegat HAWK ke Ukraina

Lawan Drone Rusia, AS Ingin Kirim Rudal Pencegat HAWK ke Ukraina

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 17:07 WIB

Tingginya Angka Pembunuhan dan Hilangnya Perempuan Pribumi Australia

Tingginya Angka Pembunuhan dan Hilangnya Perempuan Pribumi Australia

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:43 WIB

Bangkai Paus Langka Ditemukan Warga Lokal di Australia

Bangkai Paus Langka Ditemukan Warga Lokal di Australia

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:30 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB