Kenapa 31 Oktober Jadi Perayaan Halloween? Ini Sejarah dan Perkembangannya

Rifan Aditya

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 20:26 WIB
Kenapa 31 Oktober Jadi Perayaan Halloween? Ini Sejarah dan Perkembangannya
Ilustrasi Kenapa 31 Oktober Jadi Perayaan Halloween? (Unsplash)

Suara.com - Kenapa 31 Oktober jadi perayaan Halloween? Mungkin masih banyak di antara kita yang penasaran dengan jawaban dari pertanyaan itu.

Seperti yang diketahui, perayaan Halloween identik dengan pesta kostum menyeramkan, dekorasi horor, mengukir labu, permainan trick or treat dan masih banyak kemeriahan lainnya. Tahukah kalian bahwa tanggal 31 Oktober dan perayaan Halloween ini berkaitan dengan suatu kepercayaan agama?

Beberapa kemeriahan tersebut merupakan tanda datangnya hari pesta Kristen Barat All Saints untuk memulai pergantian musim panas dan panen dengan awal musim dingin yang gelap gulita dan dingin. Halloween atau Allhallowtide biasanya akan berlangsung selama tiga hari. 

Halloween sendiri sebenarnya berawal dari festival Celtic kuno, bernama Samhain yang telah hidup 2.000 tahun lalu di wilayah Irlandia, Inggris Raya, dan Prancis utara. Dalam perayaan Samhaiman sendiri pendeta Celtic membuat sebuah api unggun suci yang besar dengan membakar sejumlah tanaman dan hewan sebagai simbol pengorbanan kepada dewanya. 

Lalu orang-orang akan datang dengan mengenakan kostum horor yang terbuat dari kepala dan kulit hewan. Adapun tujuan mereka menggunakan kostum tersebut yaitu agar hantu orang mati mengira mereka adalah bagian dari kelompoknya. Sehingga hantu-hantu tersebut tidak akan memasuki rumah dan menyebabkan masalah. 

Mereka akan berkumpul dan saling menceritakan nasib satu sama lain. Ketika perayaannya selesai, api perapian di rumah masing-masing yang sebelumnya dipadamkan kemudian dinyalakan lagi untuk membantu melindungi mereka dari berbagai masalah selama musim dingin yang akan datang. 

Masyarakat Celtic mempercayai jika batas antara dunia hidup dan mati menjadi kabur pada setiap malam sebelum tahun baru. Oleh karena itu, mereka menyelenggarakan festival Samhain di tanggal 31 Oktober untuk menghalau hantu atau roh orang mati yang berusaha kembali ke Bumi. 

Di sisi lain, kehadiran roh-roh dunia lain ini juga akan memudahkan Druid, atau para pendeta Celtic untuk membuat prediksi tentang masa yang akan datang. Ramalan tersebut sangat lenting bagi masyarakat Celtic yang hidup di tengah lingkungan alam yang keras dan mudah berubah-ubah.  

Kemudian pada abad ke-8, Paus Gregorius III menetapkan tanggal 1 November sebagai All Saints Day atau hari untuk menghormati semua orang kudus (suci). Peringatan ini juga serupa dengan tradisi Samhain sehingga pada akhirnya mereka mengkolaborasikan menjadi All Hallows Day yang kemudian berubah nama menjadi Halloween. 

baca juga

Perkembangan Halloween 

Halloween berasal dari Eropa, kemudian tradisi ink dibawa ke Amerika Serikat hingga berkembang menjadi sebuah peringatan besar dan menjadi hari libur nasional terbesar kedua setelah natal. 

Pada awalnya, perayaan Halloween sangat terbatas di koloni New England sebab pada saat itu masih pemeluk Protestan yang dinilai kaku. Akan tetapi tradisi Halloween lebih bisa diterima di Maryland dan sejumlah wilayah koloni bagian selatan.

Seiring dengan berjalannya waktu, tradisi Halloween bercampur dengan kepercayaan dan juga kebiasaan semlah kelompok etnis Eropa dan Indian Amerika sehingga akhirnya menjadi seperti sekarang ini. 

Sebenarnya, perayaan Halloween pertama di AS termasuk play parties atau acara publik yang digelar untuk merayakan panen. Pada saar itu, orang-orang akan berkumpul dan berbagi cerita tentang orang mati.

Mereka menceritakan kisah hidup satu sama lain, makan, minum, menari dan bernyanyi. Selain itu, perayaan Halloween saat ini juga berkembang menjadi ajang pencarian jodoh oleh beberapa anak muda. 

Nah itulah penjelasan kenapa 31 Oktober jadi perayaan Halloween oleh sebagian besar warga Eropa dan Amerika. Halloween yang dulu diperingati sebagai hari untuk mengusir hantu, kini mulai mengalami perkembangan dengan sejumlah tradisi menariknya.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Apa Itu Trick or Treat, Begini Awal Mula Dimainkan saat Halloween Tiba

Mengenal Apa Itu Trick or Treat, Begini Awal Mula Dimainkan saat Halloween Tiba

Lifestyle | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 18:55 WIB

30 Twibbon Halloween 2022 Gratis, Pakai untuk Ucapan dan Foto Profil WA, IG dan Facebook

30 Twibbon Halloween 2022 Gratis, Pakai untuk Ucapan dan Foto Profil WA, IG dan Facebook

News | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 18:46 WIB

Sunny Dahye Pakai Kostum Jasmine untuk Rayakan Halloween, Disanjung Mirip Jennie BLACKPINK

Sunny Dahye Pakai Kostum Jasmine untuk Rayakan Halloween, Disanjung Mirip Jennie BLACKPINK

Lifestyle | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 16:45 WIB

Terkini

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

×