Cara CPR untuk Pertolongan Henti Jantung Seperti Pada Korban Tragedi Halloween Itaewon

Aulia Hafisa

Senin, 31 Oktober 2022 | 17:23 WIB
Cara CPR untuk Pertolongan Henti Jantung Seperti Pada Korban Tragedi Halloween Itaewon
Ilustrasi cara CPR (Martin Splitt/ Unplash)

Suara.com - Henti jantung jadi sebuah fenomena yang cukup mengkhawatirkan, karena secara praktis dapat menyerang siapa saja. Tidak ada salahnya jika Anda belajar dan tahu cara CPR untuk pertolongan henti jantung di tahap awal, sehingga bisa membantu mengurangi risiko fatal yang mungkin terjadi.

Meski ada informasi mengenai cara CPR untuk pertolongan henti jantung di artikel ini, tetap disarankan untuk segera membawa penderita henti jantung segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis profesional.

Sebagai pengetahuan, berikut cara yang bisa Anda lakukan.

Cara CPR untuk Pertoloongan Henti Jantung

Cara CPR yang ada di artikel ini mengacu pada apa yang disampaikan pada salah satu artikel di siloamhospitals.com. Setidaknya terdapat tiga langkah utama yang harus dilakukan saat melakukan proses CPR.

1. Pertama, Kompresi Dada

Langkah pertama adalah tindakan penekanan dinding dada sebagai cara pijat jantung eksternal.

  • Baringkan tubuh penderita henti jantung di permukaan datar
  • Posisikan diri di samping bahu atau leher penderita
  • Letakkan salah satu telapak tangan di bagian tengah dada penderita, kira-kira 1/3 tulang sternum
  • Telapak tangan lain, letakkan di atas telapak tangan pertama
  • Gunakan metode push fast, yakni penekanan sebanyak 100 hingga 120 kali per menit, tekan sedalam 5 hingga 6 cm ke bawah

2. Kedua, Membuka Jalur Nafas

Langkah kedua adalah membuka jalur nafas penderita henti jantung. Caranya adalah mendongakkan kepala penderita dan letakkan satu tangan pada dahinya. Letakkan tangan lain di posisi mengangkat dagu secara perlahan hingga saluran nafas pasien terbuka.

Hal ini memungkinkan udara masuk dan keluar dengan leluasa ke bagian paru-paru.

3. Ketiga, Memberikan Nafas Buatan

Ketika penderita henti jantung belum menunjukkan respon, langkah ketiga yang bisa dilakukan adalah memberikan nafas buatan melalui mulut. Cara ini dilakukan untuk mengembalikan penapasan spontan dari pasien.

Cara ini dilakukan bersamaan dengan kompresi dada, setidaknya dengan hitungan  30 kali kompresi dada dan dua kali bantuan napas.

  • Letakkan mulut Anda ke mulut atau hidung penderita, jika dari mulut ke mulut, jepit hidung penderita dengan tangan
  • Berikan udara dari mulut sebanyak dua kali ke penderita
  • Perhatikan dada pasien, apakah terangkat atau tidak ketika hal ini dilakukan
  • Lakukan kompresi dada lagi sebanyak 30 kali jika pasien tidak menunjukkan tanda bernafas

Sejatinya, cara CPR untuk pertolongan henti jantung ini bisa dipelajari di fasilitas kesehatan terdekat. Namun akan lebih baik jika membawa penderita langsung ke fasilitas kesehatan, sehingga pertolongan yang diberikan benar-benar tepat dan akurat.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Korsel Janjikan Penyelidikan Menyeluruh atas Tragedi Halloween Itaewon

Pemerintah Korsel Janjikan Penyelidikan Menyeluruh atas Tragedi Halloween Itaewon

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:15 WIB

Aksi Pria Ajak Warga Lakukan CPR saat Tragedi Itaewon Viral, Warganet: Itu Sulit, Tetapi Harus Dicoba

Aksi Pria Ajak Warga Lakukan CPR saat Tragedi Itaewon Viral, Warganet: Itu Sulit, Tetapi Harus Dicoba

Video | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:11 WIB

Aktor Korea Lee Jihan Meninggal di Tragedi Halloween Itaewon, Pernah Jadi Bintang Iklan Kopi Indonesia

Aktor Korea Lee Jihan Meninggal di Tragedi Halloween Itaewon, Pernah Jadi Bintang Iklan Kopi Indonesia

Batam | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB