Pengamat Sebut Ada Kemungkinan Megawati Tersingkir dari PDIP, Puan Sudah Jadi Sasaran Tembak

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 01 November 2022 | 11:42 WIB
Pengamat Sebut Ada Kemungkinan Megawati Tersingkir dari PDIP, Puan Sudah Jadi Sasaran Tembak
Kader kibarkan bendera PDI Perjuangan. (Beritajatim.com/Ist)

Suara.com - PDI Perjuangan hanya satu-satunya partai politik yang dapat mengusulkan capres dan cawapres di 2024 tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

Terkait itu, Managing Director Political Economy and Policy Studies Anthony Budiawan menyebut ketika PDI Perjuangan tidak sejalan dengan penguasa, maka hal itu bisa menjadi bumerang untuk partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri.

"PDIP memang “seksi”, bisa mengusulkan capres sendiri tanpa tergantung partai lain. Tetapi, ketika tidak lagi sejalan dengan penguasa, maka keseksiannya bisa menjadi bumerang: target 'dikudeta'," tulis Anthony Budiawan di akun twitternya @AnthonyBudiawan, Selasa (1/11/2022).

Anthony menilai isu kudeta itu bisa saja terjadi jika pada 2024. Adapun targetnya adalah melengserkan Megawati atau menghilangkan trah soekarno dari PDIP.

Terlebih sebelumnya salah satu relawan Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 sempat berdoa agar Presiden Jokowi bisa jadi Ketum PDIP menggantikan Megawati pada 2024.

"Tidak tanggung-tanggung, target penghancuran langsung diarahkan ke Puan dan Megawati," katanya.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak Presiden Joko Widodo atau Jokowi duduk bersama untuk membahas arah masa depan bangsa dan negara. (Foto dok. PDIP)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak Presiden Joko Widodo atau Jokowi duduk bersama untuk membahas arah masa depan bangsa dan negara. (Foto dok. PDIP)

Selain itu ia juga menyinggung relawan yang mengatasnamakan Sahabat GP 2024 yeng meminta agar KPK segera memeriksa Ketua DPR Puan Maharani dalam skandal E-KTP. Mereka menilai semua nama yang disebut Setya Novanto termasuk Ganjar Pranowo sudah diperiksa KPK, namun sampai saat ini Puan Maharani belum diperiksa lembaga antirasuah.

"Perselisihan semakin keras dan terbuka. Pertama, Puan langsung jadi sasaran tembak. Sekelompok orang mengaku Sahabat GP 2024 minta KPK periksa Puan dalam skandal E-KTP: permintaan wajar atau politis? Puan dianggap penghalang untuk bisa capreskan Ganjar?" kata dia.

"Artinya, Megawati akan dikudeta? Apakah akan ada “PDIP tandingan” dan Megawati tersingkir? Apakah tanda Trah Soekarno akan berakhir?," tanyanya.

baca juga

Selain itu ia juga menanti sikap Megawati melihat isu yang belakangan berkembang di masyrakat.

"Apakah Megawati akan diam saja? Kekuatan Megawati semakin melemah? PDIP sudah terpecah: semakin banyak yang mendukung Ganjar, bahkan mendukung Jokowi? Atau Megawati akan melawan, dan balik “kudeta” Jokowi, melalui parlemen, seperti kejatuhan Gus Dur? Apakah Megawati masih mampu?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Isu Jokowi Bakal Jadi Ketum PDIP dan Geser Megawati, Gibran Rakabuming: Saya Gak Bisa Menjawab

Tanggapi Isu Jokowi Bakal Jadi Ketum PDIP dan Geser Megawati, Gibran Rakabuming: Saya Gak Bisa Menjawab

Bogor | Selasa, 01 November 2022 | 10:31 WIB

Tersiar Isu Liar KIB Pertimbangkan Usung Ganjar dan Kang Emil dalam Pilpres 2024, Golkar Bantah: Itu PAN, Bukan Golkar

Tersiar Isu Liar KIB Pertimbangkan Usung Ganjar dan Kang Emil dalam Pilpres 2024, Golkar Bantah: Itu PAN, Bukan Golkar

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:05 WIB

Ketimbang Megawati, Luhut dan Ganjar Lebih Bikin Jokowi Nyaman

Ketimbang Megawati, Luhut dan Ganjar Lebih Bikin Jokowi Nyaman

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:03 WIB

Berulah Lagi, Eko Kuntadhi Nyinyir Hadis Nabi Muhammad soal Surga, Ganjar Pranowo Kena Senggol

Berulah Lagi, Eko Kuntadhi Nyinyir Hadis Nabi Muhammad soal Surga, Ganjar Pranowo Kena Senggol

Denpasar | Selasa, 01 November 2022 | 09:47 WIB

Fantastis! Lionel Messi Kangkangi Pele, Respon Projo Soal Isu Jokowi Gantikan Megawati sebagai Ketum PDIP

Fantastis! Lionel Messi Kangkangi Pele, Respon Projo Soal Isu Jokowi Gantikan Megawati sebagai Ketum PDIP

Bekaci | Selasa, 01 November 2022 | 09:45 WIB

Bukan Pilpres, Ridwan Kamil Ternyata Diajak Masuk Golkar Buat Pilgub Jabar: Capresnya Tetap Airlangga

Bukan Pilpres, Ridwan Kamil Ternyata Diajak Masuk Golkar Buat Pilgub Jabar: Capresnya Tetap Airlangga

News | Selasa, 01 November 2022 | 09:49 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×