Gerindra Harap Ada Parpol yang Gabung Koalisi: Indonesia Negara Besar, Diurus 2 Partai Tak Cukup, 3 Belum Tentu Sanggup

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 02 November 2022 | 18:35 WIB
Gerindra Harap Ada Parpol yang Gabung Koalisi: Indonesia Negara Besar, Diurus 2 Partai Tak Cukup, 3 Belum Tentu Sanggup
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. Hingga saat ini Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya masih menunggu satu atau dua partai bergabung. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang digagas PKB-Gerindra masih membuka partai politik lain yang ingin bergabung.

Setidaknya, Ahmad Muzani mengemukakan, jika koalisi parpol bisa diisi tiga hingga empat partai.

"Ya harapan Pak Prabowo, Pak Muhaimin seperti itu. Koalisi ini tidak hanya dengan Gerindra dan PKB tapi tiga sampai empat partai politik," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/11/2022).

Harapan itu, kata Muzani, masih terbuka sebab para pimpinan partai lain mulai membuka komunikasi kepada Gerindra dan PKB soal kemungkinan bergabung dalam koalisi.

"Sehingga jika dimungkinkan, maka tiga sampai empat parpol koalisi PKB-Gerindra bisa bertambah satu sampai dua partai lagi," tuturnya.

Saat ditanya, partai mana yang mulai dekat untuk bergabung dengan koalisi Gerindra-PKB, Muzani hanya memberikan isyarat saja.

"Sinyalnya nanti belakangan, tapi ya InsyaAllah sudah ada mulai pembicaraan. Warna-warna sudah mulai kelihatan, tapi warna-warna itu gelap lagi, kadang-kadang terang lagi, kira-kira seperti itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Muzani menegaskan, pihaknya tak memiliki handicap sebagai halangan partai lain bergabung dalam koalisi.

Ia menegaskan, bahwa Indonesia sebagai negara besar sehingga perlu kekuatan besar untuk mengurusnya.

baca juga

"Prinsip Pak Prabowo adalah satu, Indonesia begitu besar, Republik Indonesia begitu luas, rakyatnya begitu banyak 270 juta, maka mengurus negara segede ini harus dengan kekuatan yang besar. Termasuk dengan kekuatan partai politik yang juga besar," ungkapnya.

Menurutnya saat ini dibutuhkan banyak partai untuk berkoalisi dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

"Diurus dua partai saja rasanya tidak cukup, tiga partai belum tentu sanggup, karena itu lebih banyak lebih baik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KIB Buka Peluang Gabung PDIP Jika Ganjar Jadi Capres Di 2024, Komarudin Watubun: Ya Terserah, Tunggu Saja Waktunya

KIB Buka Peluang Gabung PDIP Jika Ganjar Jadi Capres Di 2024, Komarudin Watubun: Ya Terserah, Tunggu Saja Waktunya

News | Rabu, 02 November 2022 | 10:16 WIB

Nasdem-PKS-Demokrat Bakal Deklarasi Koalisi pada 10 November? Willy: Belum Ada Kata Sepakat

Nasdem-PKS-Demokrat Bakal Deklarasi Koalisi pada 10 November? Willy: Belum Ada Kata Sepakat

News | Selasa, 01 November 2022 | 21:54 WIB

Bukan Pilpres, Ridwan Kamil Ternyata Diajak Masuk Golkar Buat Pilgub Jabar: Capresnya Tetap Airlangga

Bukan Pilpres, Ridwan Kamil Ternyata Diajak Masuk Golkar Buat Pilgub Jabar: Capresnya Tetap Airlangga

News | Selasa, 01 November 2022 | 09:49 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB