Kerap Diobok-obok Polisi, Pecandu Di Kampung Boncos Tak Juga Hilang, Malah Muncul 'Hidden Gem' Para Pemadat

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Kamis, 03 November 2022 | 08:35 WIB
Kerap Diobok-obok Polisi, Pecandu Di Kampung Boncos Tak Juga Hilang, Malah Muncul 'Hidden Gem' Para Pemadat
ILUSTRASI: Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdulrohim saat melakukan penggerebekan sarang narkoba di Kampung Boncos, Jakarta Barat, Selasa (25/10/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

Suara.com - Licin bak belut, begitulah kondisi para pengedar dan pengguna narkoba di Kampung Boncos. Bagaimana tidak, mereka kerap lolos saat petugas dari Polsek Palmerah melakukan razia.

Terhitung sudah tiga pekan terakhir, polisi melakukan operasi di kampung yang identik dengan peredaran narkoba itu.

Selain para bandar, salah satu target petugas yakni menghancurkan gubuk-gubuk liar atau biasa dikenal dengan sebutan “hotel Rp 10 ribu” yang digunakan para pemadat untuk mengkonsumsi sabu.

Gubuk liar yang terbuat dari terpal dan kayu serta bambu bekas ini bak jamur di musim penghujan. Selalu timbul kembali meski telah dibongkar dan dibakar petugas.

Saat pekan ketiga polisi melakukan razia, gubuk tersebut tidak lagi muncul. Lokasi yang biasanya jadi tempat favorit para pecandu tampak sepi. Hanya ada lalat-lalat berukuran besar yang terbang di atas tumpukan sampah depan gubuk.

Alih-alih peredaran narkoba berkurang, ternyata pada pemadat menggunakan tempat lain untuk menikmati barang haram sabu.

Tempat tersebut berada di seberang lokasi yang biasanya disasar petugas. Untuk mencapainya, petugas harus melewati bentangan ilalang liar yang tumbuh di selah bekas tiang pondasi bangunan yang dihancurkan lantaran berada di lahan milik perusahaan swasta.

Tak hanya itu, petugas juga harus melompati saluran air yang memiliki lebar sekira hampir satu meter.

Tantangan belum habis. Petugas kepolisian masih harus melewati jalan setapak dengan lebar sekira setengah meter yang dihimpit dengan beton pagar penanda setinggi 2 meter.

“Saya gak tau pak, saya cuma tidur di sini,” kata salah penjaga lapak tersebut dengan wajah kusut.

“Ngapain kamu tidur di sini. Emang kamu orang mana?,” tanya Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdulrohim.

“Di situ pak,” jawabnya.

Pengakuan pria tersebut tidak membuat petugas percaya begitu saja. Petugas terus menggeledah isi lapak yang terbuat dari triplek di antara beton pagar pembatas.

Dalam ruangan berukuran sekitar 2x5 meter ini banyak coretan-coretan yang menggunakan spidol. Di antaranya “Anak barat orangnya kecil-kecil, adatnye gede-gede, dosisnye tinggi-tinggi”.

Kemudian ada juga tulisan lain juga menandakan jika ingin mengkonsumsi sabu, dikenakan tarif sebesar Rp 10 ribu. “LPK Rp 10 K”.

Dari lapak tersebut petugas mendapati belasan alat hisap sabu. Dan menggiring kuncen lapak untuk dilakukan pemeriksaan.

Emak-emak Melawan

Polisi saat menggerebek kasus peredaran narkoba di Kampung Boncos, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)
Polisi saat menggerebek kasus peredaran narkoba di Kampung Boncos, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)

Petugas yang menggelandang kuncen lapak langsung mendapat protes dari seorang emak-emak. Emak-emak ini berupaya menghalangi petugas untuk membawa pria yang disebut sebagai adiknya.

“Itu adik saya mau dibawa kemana pak? Jangan dibawa. Dia cuma lagi tidur di situ,” kata wanita tersebut.

“Ikut dulu ke Polsek, didata. Kalo emang gak ini (terbukti) dibalikin lagi,” ucap petugas.

Pria berambut ikal itu kemudian meminta identitas kepada emak-emak yang disebut-sebut sebagai kakaknya. Usai adiknya digelandang petugas, emak-emak itu “bernyanyi” jika banyak oknum polisi yang kerap menyambangi lapak tersebut. Bahkan ada oknum yang menggunakan seragam dinas saat berkunjung.

“Banyak pak, polisi-polisi kemari, tuh kemaren ada yang sampai 3 bulan di sini,” kata wanita itu.

Dodi menanyakan oknum polisi yang di maksud ibu itu. Bagaimana ciri-ciri oknum yang dimaksudnya.

“Polisi gimana? Pakai baju dinas,” kata Dodi.

Ibu tersebut memaparkan jika oknum tersebut bukan hanya 1-2 orang melainkan ada beberapa orang berbeda.

“Ada yang pake (seragam) ada yang enggak. Dia ngaku intel Polda,” ungkap ibu tersebut.

Dodi kemudian memberikan ibu itu nomor teleponnya, agar jika ada oknum yang mengaku dari anggota korps Bhayangkara mendatangi tempat tersebut segera menghubunginya.

“Ibu catat aja nomor saya. Kalo ada yang ngaku-ngaku polisi telepon saya," kata Dodi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Pemadat yang Ditangkap di Kampung Boncos Dinyatakan Positif Narkoba

11 Pemadat yang Ditangkap di Kampung Boncos Dinyatakan Positif Narkoba

Jakarta | Kamis, 03 November 2022 | 02:57 WIB

Selain Ringkus 2 Pecatan Polisi, Polsek Palmerah Juga Bekuk 'Tukang Potek Sabu' di Kampung Boncos

Selain Ringkus 2 Pecatan Polisi, Polsek Palmerah Juga Bekuk 'Tukang Potek Sabu' di Kampung Boncos

Jakarta | Rabu, 02 November 2022 | 20:34 WIB

2 Pecatan Polisi Diringkus Asyik Nyabu di Kampung Boncos, Dipecat Akibat Desersi

2 Pecatan Polisi Diringkus Asyik Nyabu di Kampung Boncos, Dipecat Akibat Desersi

Jakarta | Rabu, 02 November 2022 | 19:11 WIB

Ini Pangkat 2 Pecatan Polisi yang Diringkus di Kampung Boncos, Tugas Terakhir di Polsek Kebon Jeruk dan Propam Polda

Ini Pangkat 2 Pecatan Polisi yang Diringkus di Kampung Boncos, Tugas Terakhir di Polsek Kebon Jeruk dan Propam Polda

Jakarta | Rabu, 02 November 2022 | 18:02 WIB

Sarang Narkoba di Kampung Boncos Jakbar Kembali Digerebek, 2 Pecatan Polisi Ditangkap Lagi Asyik Nyabu

Sarang Narkoba di Kampung Boncos Jakbar Kembali Digerebek, 2 Pecatan Polisi Ditangkap Lagi Asyik Nyabu

Jakarta | Rabu, 02 November 2022 | 17:56 WIB

Peredaran Narkoba Meningkat, Kapolda Metro Jaya Imbau Orang Tua Rutin Tes Urine Anak

Peredaran Narkoba Meningkat, Kapolda Metro Jaya Imbau Orang Tua Rutin Tes Urine Anak

Malang | Selasa, 01 November 2022 | 09:46 WIB

Waspadai Peredaran Narkoba di Lingkunganmu! Ini 4 Ciri-Cirinya

Waspadai Peredaran Narkoba di Lingkunganmu! Ini 4 Ciri-Cirinya

Your Say | Senin, 31 Oktober 2022 | 12:34 WIB

Terkini

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:44 WIB

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:40 WIB

Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan

Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:18 WIB

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:15 WIB

Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN

Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:02 WIB

Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK

Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:54 WIB

'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus

'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:48 WIB

Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok

Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:39 WIB

Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji

Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:35 WIB

KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?

KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:34 WIB