Profil KGPAA Paku Alam VIII yang Dinobatkan Jadi Pahlawan Nasional

Aulia Hafisa

Jum'at, 04 November 2022 | 18:57 WIB
Profil KGPAA Paku Alam VIII yang Dinobatkan Jadi Pahlawan Nasional
Ilustrasi KGPAA Paku Alam VIII muda - Profil KGPAA Paku Alam VIII (pict: sejarahkita)

Suara.com - KGPAA Paku Alam VIII secara resmi akan menerima gelar dari Pemerintah sebagai tokoh Pahlawan Nasional. Penyerahan gelar tersebut akan berlangsung di Istana Negara pada tanggal 7 November 2022. Bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini Profil KGPAA Paku Alam VIII.

Sebelumnya diberitakan melalui akun Twitter  Mahfud MD @mohmahfudmd bahwa KGPAA Paku Alam VIII masuk dalam daftar tokoh yang akan menerima gelar Pahlawan Nasional.

"Twips. Pemerintah akan anugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 5 putera pejuang dan pengisi kemerdekaan Indonesia. Kepada daerah-daerah dan instiusi-institusi warisannya dipersilakan melakukan tahniah (syukuran). Penganugerahan gelar oleh Presiden akan dilakukan di Istana Negara tanggal 7 November 2022," Tulis Mahfud Md selaku Menko Polhukam melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd, Kamis (3/11/2022).

Mungkin diantara kamu masih ada yang belum mengetahui siapa sosok KGPAA Paku Alam VIII. Nah oleh karena itu, bagi yang ingin mengenalnya lebih dekat, yuk simak profil KGPAA Paku Alam VIII yang dirangkum dari berbagai sumber.

Profil KGPAA Paku Alam VIII 

KGPAA (Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya) Paku Alam VIII ini adalah Raja Paku Alam dari tahun 1937 - 1989. Selain sebagai raja, KGPAA Paku Alam VIII juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Yogyakarta I usai proklamasi kemerdekaan RI. 

Melansir dari situs resmi Pemprov DIY, KGPAA Paku Alam VIII bukan hanya sebagai pemimpin, tapi juga pejuang yang berjuang untuk kemerdekaan RI. Peran Paku Alam VIII bagi bangsa dan negara begitu besar, terutama kiprah dan perhatiannya tentang dunia pendidikan.

Diketahui juga, guna meningkatkan kemajuan pendidikan rakyat di Kadipaten Pakualaman, Paku Alam VIII tidak pernah letih melakukan pemberantasan buta huruf dengan mengajarkan baca tulis kepada rakyatnya.  KGPAA Paku Alam VIII juga bersama Sultan Hamengku Buwono IX memberikan dukungan penuh atas berlangsungnya pendidikan yang ada di Yogyakarta.

Hal tersebut terbukti dengan dibangunnya  perguruan tinggi seperti, UGM, UNY (yang dulu dikenal dengan nama IKIP), dan IAIN. Selain itu, didirikannya juga SD Puro Pakualaman (yang dulu dikenal dengan nama Sekolah Rakyat) serta SMP Puro Pakualaman. 

baca juga

Tak berhenti sampai disitu, pada Juni 1979,  dibanguni Yayasan Notokusumo. Melalui yayasan tersebut, Paku Alam VIII secara resmi membuka sekolah dalam bidang Akademi Administrasi Negara serta Akademi Keperawatan Notokusumo.

Nah demikian sekilah informasi mengenai Profil KGPAA Paku Alam VIII, yakni Raja Paku Alam (1937 - 1989) yang akan menerima gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah bersama 4 tokoh lainnya di pada 7 November 2022. 

Beberapa nama 4 tokoh lainnya yang mendapat gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah  yaitu Dr dr HR Soeharto (Jawa Tengah), dr R Rubini Natawisastra (Kalimantan Barat), H Salahuddin bin Talabuddin (Maluku Utara), dan KH Ahmad Sanusi (Jawa Barat).

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil K.H Ahmad Sanusi, Ulama Jawa Barat yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Profil K.H Ahmad Sanusi, Ulama Jawa Barat yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

News | Jum'at, 04 November 2022 | 18:43 WIB

Tunggu Sepuluh Tahun Lamanya, Paku Alam VIII Akhirnya jadi Pahlawan Nasional

Tunggu Sepuluh Tahun Lamanya, Paku Alam VIII Akhirnya jadi Pahlawan Nasional

Jogja | Jum'at, 04 November 2022 | 17:09 WIB

Profil Soeharto Sastrosoeyoso, Dokter Pencetus IDI Diberi Gelar Pahlawan Nasional

Profil Soeharto Sastrosoeyoso, Dokter Pencetus IDI Diberi Gelar Pahlawan Nasional

News | Jum'at, 04 November 2022 | 15:31 WIB

Terkini

Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:15 WIB

51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang

51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:12 WIB

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:11 WIB

Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus

Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:09 WIB

Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum

Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:09 WIB

Tak Cukup Blokir Situs, Kemkomdigi Gandeng OJK dan Bank Putus Rantai Judi Online

Tak Cukup Blokir Situs, Kemkomdigi Gandeng OJK dan Bank Putus Rantai Judi Online

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:07 WIB

Komisaris PTPP Aisyah Zakiyyah Dituding Keponakannya, Menteri PU: Buktikan, Kalau Benar Hadiah Umrah

Komisaris PTPP Aisyah Zakiyyah Dituding Keponakannya, Menteri PU: Buktikan, Kalau Benar Hadiah Umrah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:05 WIB

Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia

Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:00 WIB

×