Anies Jual Rekam Jejak Saat Jadi Gubernur DKI Untuk Modal Nyapres, NasDem: Kalau Cuma Visi Misi Bisa Dibuat Orang Lain

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 05 November 2022 | 21:18 WIB
Anies Jual Rekam Jejak Saat Jadi Gubernur DKI Untuk Modal Nyapres, NasDem: Kalau Cuma Visi Misi Bisa Dibuat Orang Lain
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Dok.Antara]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali menanggapi perihal ucapan Anies Baswedan yang memilih untuk menjual rekam jejaknya selama menjadi gubernur DKI Jakarta untuk sebagai modal maju sebagai calon presiden atau capres 2024.

Menurut Ali, kalau hanya visi dan misi saja itu bisa dibuat oleh orang lain. Visi dan misi menjadi salah satu syarat bagi kandidat capres dan cawapres bergelut di Pemilihan Presiden.

"Maksudnya Anies itu orang nggak boleh maju hanya karena modal visi misi. Visi misi itu sesuatu yang bisa dikerjakan oleh orang lain, bisa dibuat oleh orang lain, visi misi itu belum tentu lahir dari gagasan pemimpin itu sendiri," kata Ali kepada Suara.com, Sabtu (5/11/2022).

Oleh sebab itu, Ali menuturkan kalau Anies tidak mau hanya bermodalkan menyampaikan visi dan misi saja kepada masyarakat karena dianggap sebagai retorika semata. Berbicara soal rekam jejak, Anies memang pernah merasakan reshuffle oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat dirinya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Akan tetapi, Ali mengatakan kalau digantinya Anies itu bukan berarti kinerjanya tidak baik. Sebab menurutnya bisa saja Anies memiliki pandangan yang berbeda dengan Jokowi sehingga harus merasakan perombakan kabinet.

Kemudian setelah itu Anies berhasil menjadi gubernur DKI Jakarta. Kata Ali, dari situ Anies mulai menorehkan satu persatu prestasi bahkan hingga dilirik oleh internasional.

"Lembaga internasional sudah memberikan penialain dan menjadi aneh kalau orang dalam negeri itu mengatakan Anies itu tidak melakukan sesuatu. Lembaga-lembaga internasional saja sudah memberikan penghargaan, pengakuan," jelasnya.

Anies Baswedan menyatakan akan menjual rekam jejaknya selama menjadi Gubernur DKI Jakarta kepada masyarakat Indonesia. Ia merasa sudah menorehkan banyak prestasi saat menduduki kursi DKI 1 itu.

Menurut Anies, jika hanya menjual visi dan misi maka masyarakat belum tentu percaya. Pasalnya, visi dan misi baru bicara soal masa depan dan belum dikerjakan.

baca juga

Hal ini ia sampaikan saat meresmikan relawan IndonesiAnies di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).

"Mari kita tawarkan kepada rakyat Indonesia bukan sekedar visi, bukan sekedar karena misi. Karena visi dan misi bisa dikarang. Visi dan misi bisa dibuatkan orang. Tapi yang kita tawarkan adalah rekam jejak karya yang senyatanya sudah dilakukan," ujar Anies di lokasi.

Anies mengatakan, rekam jejak beda dengan visi dan misi karena bisa diuji dan dilihat langsung oleh masyarakat. Sementara sebaliknya, visi dan misi tidak memiliki bukti dan jaminan apapun pelaksanaannya.

"Masa depan belum terjadi yang menulis tak perlu bawa bukti, yang menantang tak bisa punya bukti pula. Tapi rekam jejak, rekam jejak bisa dilihat, rekam jejak bisa dinilai," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Anies memamerkan sejumlah prestasi yang ia klaim selama menjadi Gubernur. Mulai dari mengurus Kepulauan Seribu hingga membuat kebijakan integrasi transportasi.

"Relawan kita semua IndonesiAnies, kita tawarkan pada rakyat Indonesia apa yang sudah dikerjakan di Jakarta sebagai bahan untuk kita tawarkan kepada Indonesia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyatan Ade Armando Dianggap Racun Dunia Demokrasi dan Ancaman Kerukunan Beragama

Pernyatan Ade Armando Dianggap Racun Dunia Demokrasi dan Ancaman Kerukunan Beragama

Cianjur | Sabtu, 05 November 2022 | 20:30 WIB

Aher Digadang-gadang Jadi Cawapres Anies, Bila Tak Dipilih? Begini Jawaban PKS

Aher Digadang-gadang Jadi Cawapres Anies, Bila Tak Dipilih? Begini Jawaban PKS

Banten | Sabtu, 05 November 2022 | 20:05 WIB

Jika Aher Gagal Jadi Cawapres Dampingi Anies? PKS: Kami Tidak Mau Berandai-andai, Lalui Saja

Jika Aher Gagal Jadi Cawapres Dampingi Anies? PKS: Kami Tidak Mau Berandai-andai, Lalui Saja

News | Sabtu, 05 November 2022 | 19:15 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×