PM Australia Albanese Bersedia Bertemu Presiden China Xi Jinping di Bali

SiswantoABC Suara.Com
Rabu, 09 November 2022 | 12:49 WIB
PM Australia Albanese Bersedia Bertemu Presiden China Xi Jinping di Bali
PM Australia terpilih Anthony Albanese. Foto menunjukkan Albanese berbicara selama debat pertama pemimpin pada pemilihan federal 2022 di stadion olahraga Gabba di Brisbane, Rabu (20/4/2022). ANTARA/AAP/ Jason Edwards via REUTERS/tm

Di media sosial, Peter Dutton mengatakan mendiskusikan "masalah keamanan, perdagangan dan HAM" dengan Dubes, dan bahwa pertemuannya berjalan kondusif.

"Saya akan terus terlibat dalam dialog yang terbuka dan jujur dalam masalah berkenaan dengan keamanan, keselamatan dan kemakmuran kawasan kita," katanya.

Menlu Australia dan China bicara lewat telepon

Dalam perkembangan lainnya, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan sejawatnya dari China, Wang Yi mengadakan pembicaraan lewat telepon untuk membangun "kepercayaan bersama". Ini menunjukkan adanya regangnya ketegangan dalam hubungan kedua negara.

Pembicaraan kedua menteri ini terjadi sepekan sebelum PM Albanese dan Presiden Xi menghadiri KTT G-20 di Bali.

Selama pandemi COVID-19, Australia dan China tidak banyak berkomunikasi.

Pada masa itu, Beijing menerapkan sanksi perdagangan bernilai miliaran dolar terhadap barang-barang Australia, setelah Canberra mendesak adanya penyelidikan mengenai sebab munculnya virus COVID.

China sebelumnya mendesak Australia harus terlebih dahulu menjawab berbagai keberatan China sebelum hubungan keduanya bisa diperbaiki.

Ini disampaikan Dubes China, mengutip Menlu Wang Yi tentang bagaimana "hubungan baru memerlukan tindakan".

Namun sejak berkuasa bulan Mei lalu, Menlu Australia Penny Wong sudah dua kali bertemu dengan Menlu Wang Yi, pertanda bahwa hubungan kedua negara perlahan mulai membaik.

Baca Juga: PM Anthony Albanese Yakin AUKUS Tidak Akan Mengganggu Hubungan Australia-Indonesia

Menlu Wang Yi mengatakan kedua negara harus bekerja sama membangun kepercayaan dan menempatkan hubungan di jalur yang benar.

"Perbaikan hubungan China-Australia menjadi dasar kepentingan fundamental kedua pihak," kata Wang menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri China mengenai pertemuan hari Selasa tersebut.

Kedua negara harus "mempromosikan usaha membangun saling kepercayaan ... perlahan mengatasi masalah yang ada dan bersama-sama membuat kontribusi positif dalam menangani tantangan yang dihadapi dunia saat ini," kata Wang.

Pernyataan dari pemerintah China mengatakan usaha dari kedua belah pihak sudah membuat hubungan sekarang menjadi lebih positif.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI