Tak Dijadwalkan, Bareskrim Tunggu Waktu BPOM Siap Diperiksa Kasus Gagal Ginjal Anak

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 09 November 2022 | 13:57 WIB
Tak Dijadwalkan, Bareskrim Tunggu Waktu BPOM Siap Diperiksa Kasus Gagal Ginjal Anak
Tak Dijadwalkan, Bareskrim Tunggu Waktu BPOM Siap Diperiksa Kasus Gagal Ginjal Anak. [ANTARA FOTO/Ampelsa/hp].

Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menunggu ketersediaan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus gangguan ginjal akut yang menyasar anak-anak karena diduga disebabkan penggunaan obat sirop.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Rismanto memastikan pihaknya telah berkirim surat ke BPOM.

"Kami masih menunggu dari BPOM sendiri untuk kesediaannya," kata Pipit saat dihubungi wartawan, Rabu (9/11/2022).

Dijelaskan pemeriksaan terhadap BPOM, spesifik kepada pihak yang berwenang melakukan pengawasan obat. Mereka nantinya diminta untuk menjelaskan secara runut penyebab kasus gangguan ginjal akut.

"Seperti apa yang terjadi permasalahan ini, kan ada bidang-bidangnya, pejabat-pejabat yang membidangi itu, yang kami ingin klarifikasi mereka terhadap permasalahan permasalahan yang kami temukan," kata Pipit.

Namun terkait apakah pemeriksaan, juga dilakukan kepada Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito, Pipit bilang mereka masih berkutat kepada pejabat yang memiliki kewenangan dalam kasus ini.

"Belum ranah ke sana, itu teknis ada yang membidangi yang bisa menjelaskan," katanya.

Dalam pendalaman kasus gagal ginjal akut yang diduga dipicu penggunaan obat sirop, Pipit memastikan pihak bekerja secara objektif dan transparan.

baca juga

"Kami harus benar-benar secara objektif dan semua harus transparan, siapapun terhadap masalah ini. Dalam hal ini juga biar semua masalah ketemu, semua harus terbuka," tegasnya.

Sementara itu, terhadap perusahaan farmasi PT AFI Farma, kepolisian telah memeriksa 28 saksi, termasuk diantaranya direktur utama perusahaan tersebut.

Pipit bilang pemeriksaan tidak akan berhenti pada PT AFI Farma, namun juga berkembang ke pihak yang menyuplai bahan baku obat yang diduga menjadi pemicu gangguan ginjal akut.

"Diduga memang ada kita temukan bahan tambahan namanya. Ada namanya bahan aktif, bahan aktif ini kan seperti misalnya sirop itu adalah paracetamol," katanya.

"Itu berarti kan bahan obatnya paracetamol lah seperti itu kira-kira, nah nanti kami lebih jelasnya mau tanyakan ahlinya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Sudah Periksa 28 Saksi Termasuk Dirut Afi Farma

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Sudah Periksa 28 Saksi Termasuk Dirut Afi Farma

News | Rabu, 09 November 2022 | 12:12 WIB

Daftar Terbaru, 69 Obat Sirup Izin Edarnya Dicabut BPOM Terkait Gagal Ginjal Akut

Daftar Terbaru, 69 Obat Sirup Izin Edarnya Dicabut BPOM Terkait Gagal Ginjal Akut

Health | Selasa, 08 November 2022 | 12:18 WIB

Pelabelan BPOM Tidak Akan Menyasar Depot Air Minum

Pelabelan BPOM Tidak Akan Menyasar Depot Air Minum

Tantrum | Selasa, 08 November 2022 | 10:46 WIB

Buntut Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Resmi Cabut Izin Tiga Perusahaan Farmasi

Buntut Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Resmi Cabut Izin Tiga Perusahaan Farmasi

Sukabumi | Selasa, 08 November 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:26 WIB

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:25 WIB

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:22 WIB

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 18:19 WIB

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:18 WIB

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:15 WIB

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:14 WIB

REDMI Note 17 Pro Max 5G Bawa Baterai 10.000mAh, Bonus Kuota XL 1.000GB

REDMI Note 17 Pro Max 5G Bawa Baterai 10.000mAh, Bonus Kuota XL 1.000GB

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 18:14 WIB

Gerah Dikloning, Piaggio Patenkan Bentuk 3D Vespa: Pabrikan Lain Gak Boleh Bikin Motor Mirip Lagi?

Gerah Dikloning, Piaggio Patenkan Bentuk 3D Vespa: Pabrikan Lain Gak Boleh Bikin Motor Mirip Lagi?

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 18:12 WIB

Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif

Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:10 WIB

×