Suara.com - Pemerintah telah resmi membentuk tiga daerah otonom baru (DOB) di Papua dengan setingkat provinsi. Ketiga provinsi baru di Papua tersebut adalah Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Ketiga provinsi baru di Papua tersebut sudah disepakati pembentukannya di DPR dan pemerintah, seiring dengan disahkannya tiga Undang-Undang tentang Provinsi Papua Selatan, Papua tengah dan Papua Pegunungan, pada Juli 2022 silam.
Terkait dengan pembentukan tiga provinsi baru itu, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri melantik tiga Penjabat Gubernur, pada Jumat (11/11/2022) di Jakarta. Siapa sajakah ketiga Penjabat Gubernur tersebut?
1. Apolo Safanpo – Pj Gubernur Papua Selatan
Sebelum dilantik menjadi PJ Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanfo adalah Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan.
Apolo yang lahir pada 24 April 1975 itu juga pernah menjadi akademisi di Universitas Cendrawasih Papua, pada kurun waktu 2003 hingga 2017.
Sejumlah posisi yangpernah ia pegang di Universitas Cendrawasih diantaranya Ketua Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Cendrawasih pada 2003-2005.
Lalu pada 2005 hingga 2012 ia menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Teknik Universitas Cendrawasih. Pada 2012 hingga 2017, Apolo Safanfo menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Cendrawasih.
Jika melihat riwayat pendidikannya, Apolo Safanfo merupakan lulusan Teknik Sipil di UNS Solo. Ia lalu melanjutkan S2 Teknik Lingkungan di ITS Surabaya. Dan ia meraih gelar doktor di bidang Teknik Sipil di Universitas Diponegoro Semarang.
2. Ribka Haluk – Pj Gubernur Papua Tengah
Sama seperti Apolo Safanfo, sebelumnya Ribka Haluk juga merupakan Staf Ahli Mendagri, yakni bidang Aparatur dan Pelayanan Publik.
Sebelumnya, perempuan kelahiran 10 januari 1971 ini juga pernah dua kali jadi Penjabat Bupati.
Ribka mendapatkan gelarsarjananya di Universitas Cendrawasih. Ia lalu melanjutkan ke pendidikan magister Ilmu Administrasidi Universitas Garut. Setelah itu, ia kembali ke Universitas Cendrawasih untuk meraih gelar doktor.
Pengalaman Ribka di pemerintahan daerah cukup banyak, diantaranya adalah:
- Kasubdin Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Jayawijaya pada 2001
- Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabuppaten Jayawijaya pada 2004
- Kasubbag Tata Usaha Kabupaten Jayawijaya pada 2009
- Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Jayawijaya pada 2010
- Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Jayawijaya pada 2011
- Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial dan Masyarakat Terisolir Provinsi Papua pada 2013
- Kadis Sosial dan Permukiman Provinsi Papua pada 2014
- Pj Bupati Kabupaten Mappi pada 2017
- Pj Bupati Kabupaten Yalimo pada 2021
3. Nikolaus Kondomo – PJ Gubernur Papua Pegunungan
Berbeda dengan Apolo Safanfo dan Ribka Haluk, Nikolaus Kondomo merupakan seorang jaksa. Sebelum ditunjuk menjadi PJ Gubernur Papua Pegunungan, ia bertugad di Kejaksaan Agung sebagai Staf Ahli bidang Hubungan Antarlembaga dan Kerja Sama Internasional.
Nikolaus menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Lalu ia merain gelar Magister Hukum di Universitas Cendrawasih.
Dalam kariernya sebagai jaksa, ia pernah menduduki sejumlah jabatan, diantaranya:
- Kepala Kejaksaan Negeri Fak-fak pada 2007
- Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Papua pada 2012
- Kepala Kejaksaan Negeri Sleman pada 2014
- Asisten Pengawasan Kejati Jatim pada 2015
- Koordinator di Kejagung Datun: Jam Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung RI pada 2017
- Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah pada 2018
- Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua pada 2019
Kontributor : Damayanti Kahyangan